Edition 175/XVI/2015
 Search    Edition
Cari Artikel
 
Select Edition     
 

‘Rebranding’ Program KB di Indonesia
Dalam peringatan Hari Keluarga Nasional di Palu, Wakil Presiden RI, Prof Dr Boediono, mengatakan bahwa dari data sementara Sensus Penduduk Indonesia 2010 diperoleh tanda-tanda bahwa jumlah penduduk Indonsia tahun ini akan sekitar 4 atau 5 juta lebih banyak dari perkiraan para ahli. Jumlah penduduk hasil Sensus yang akan diumumkan oleh Presiden SBY pada tanggal 16 Agustus itu kalau benar di atas perkiraan para ahli, menurut Wakil Presiden, merupakan pertanda bahwa pertumbuhannya meningkat kembali. Kita semua harus bekerja keras menyelesaian masalah yang bakal ditimbulkannya dan berusaha mengembalikan keberhasilan penanganan program KB seperti masa lalu.
Selengkapnya...pdf

Program Penyiapan Kehidupan Berkeluarga Remaja
Keterbatasan remaja memperoleh akses terhadap informasi yang benar seputar kesehatan reproduksi, bisa berakibat fatal bagi remaja. Meskipun pendidikan seks telah lama diusulkan agar masuk dalam kurikulum pendidikan, nampaknya perdebatannya masih cukup alot, sementara korban terus berjatuhan.
Itu sebabnya, perlu adanya kegiatan yang menyenangkan, mengasyikkan, mencerdaskan dan memenuhi kebu-tuhan pembelajaran. Dan langkah yang tepat kalau program KB juga menjamah ranah masalah remaja khususnya masalah Kesehatan Reproduksi Remaja.
Selengkapnya...pdf

BERTERIMA KASIH PADA PENYELENGGARA
Minggu ini, dalam rangka Peringatan Hari Proklamasi Kemerdekaan RI yang ke 69, Presiden RI menganugerahkan berbagai penghargaan kepada para penyelenggara negara dari berbagai lembaga di negeri tercinta ini. Apa yang dilakukan Presiden adalah kewajiban konstitusional yang diatur UU. Kebiasaan ini merupakan bagian dari budaya yang biasa dilakukan oleh semua kalangan yang menyelenggarakan perhalatan besar. Dalam UU, Presiden sebagai Kepala Negara, diberikan hak dan wewenang prerogatif menerbitkan dan menganugerahkan penghargaan dan tanda jasa. Sebagai Kepala Negara, penghargaan itu diberikan kepada seorang pegawai atau pejabat, atau bahkan kepada rakyat yang berjasa, menurut kategori dedikasi dan jasa-jasa yang disumbangkan kepada negara dan bangsa.

Ketua LPM Unsoed Purwokerto, Jateng, Ir H Sukardi, MS
Program Magang Jangan SMA ‘Tok’

Berbagai kegiatan yang dilakukan Lembaga Pengabdian Masyarakat Universitas Jenderal Soedirman (LPM Unsoed) Purwokerto, Jawa Tengah, khususnya di pedesaan, arahnya adalah untuk peningkatan derajat kesehatan dan pendapatan keluarga, guna meningkatkan kesejahteraan. "Jadi, kegiatan LPM sesuai dengan kesejahteraan keluarga dan masyarakat. Kemudian dilihat dari segi pendidikan, kesehatan dan ekonomi, ini memang kerjanya LPM yang mengarah ke sana," kata Ketua LPM Unsoed Purwokerto, Jawa Tengah, Ir H Sukardi, MS.
Selengkapnya...PDF

Hj Erlinda Syamsu Rahim, Ketua Tim Penggerak PKK Solok
Ingin Ayomi Masyarakat dengan Posdaya

Di balik sosok keibuannya, ternyata tersimpan perhatian besar terhadap keadaan kehidupan masyarakatnya. Adanya warga miskin di Kabupaten Solok sekitar 14 persen, mendorong Hj Erlinda Syamsu Rahim mencoba mencari solusi. Ia pun rela pergi jauh dari Kabupaten Solok, Sumatera Barat, dan berpanas-panasan menyambangi desa di Kecamatan Pengasih, Kabupaten Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta, hanya untuk belajar Posdaya.
Selengkapnya...pdf

Posdaya ‘Link and Match’ dengan KKN Unesa
Ketua Yayasan Damandiri Prof Dr H Haryono Suyono bersama Rektor Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Prof Dr Muchlas Samani, MPd pada 24 Juli 2011 melakukan kunjungan kerja dan dialog interaktif KKN Tematik Posdaya Unesa di Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Dialog interaktif juga dilakukan sewaktu rombongan melongok Pondok Pesantren Al Masyhudiah di Desa Sumput, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik.
Selengkapnya pdf

Ketok Tular KB Pria
Penghargaan tertinggi bidang KB untuk BKKBN kodya Jakarta Barat tahun 2002 beberapa waktu lalu, cukup pantas diberikan mengingat banyak usaha yang dirintis dalam bidang KB dinilai cukup berhasil. Contohnya, program peningkatan partisipasi pria. BKKBN kodya Jakarta Barat merupakan instansi daerah pertama yang mampu meningkatkan partisipasi pria mengikuti program KB hingga 3 persen.

‘COMMUNITY COLLEGE’ ALTERNATIF SOLUSI PENYALURAN BAKAT DAN MINAT
Kecenderungan orang tua ikut memutuskan apa yang harus dan tidak boleh dilakukan anak sangat berpengaruh pada pengembangan karier anak. Pasalnya, masing-masing anak punya bakat sendiri. Selain itu, keadaan masyarakat saat ini sudah sangat majemuk dan demokratis maka program community college berbasis pada masyarakat di sekitar sangat tepat.

Selamat Jalan Pelopor KB Nasional
Mantan Gubernur DKI Jakarta yang berhasil membawa Jakarta sebagai kota Metropolitan Letjen TNI (Marinir/Purn) Ali Sadikin telah dipanggil menghadap Sang Khalik dengan tenang pada Selasa 20 Mei 2008 bertepatan dengan 100 tahun Kebangkitan Nasional. Almarhum wafat di Rumah Sakit Glen Eagles Singapura sekitar pukul 18.30 waktu setempat setelah lima minggu dirawat. Almarhum yang kelahiran Sumedang, Jawa Barat 7 Juli 1927, dimakamkan Kamis 21 Mei 2008 di TPU Tanah Kusir, Jakarta.
Sebagai Bangsa yang besar kita semua merasa kehilangan seorang figur tokoh bangsa terutama sekali mereka yang berkecimpung dalam Gerakan Keluarga Berencana dan Kependudukan.
Selengkapnya...PDF

SINGKAWANG GELAR GERAKAN SERIBU AKSEPTOR TIONGHOA
Gerakan Seribu Akseptor Tionghoa gagasan Majelis Adat Budaya Tionghoa (MABT) Singkawang, merupakan terobosan untuk kembali menggalakkan program Keluarga Berencana di Kota Madya Singkawang propinsi Kalimantan Barat. Gerakan yang akan digelar Walikota Singkawang, Awang Ishak April 2007, ini sejalan dengan upaya pemerintah yaitu meningkatkan kualitas kesejahteraan keluarga utamanya pengentasan keluarga-keluarga berpendapatan rendah dari kemiskinan, termasuk warga miskin Tionghoa di Singkawang. Kenyataan menunjukkan Singkawang yang hampir separo (lk 42%) terdiri dari etnis Tionghoa, masih ditemui keluarga beranak banyak, bahkan ada yang punya 16 orang anak.

Grindulu Mapan untuk Pacitan
Tanggal 19 Februari 2013 Kabupaten Pacitan berulang tahun ke-268, suatu usia yang cukup panjang yang mestinya membawa kebahagiaan dan kesejahteraan bagi rakyatnya. Sejak jaman dahulu kala Pacitan terkenal sebagai tempat berburu atau tempat pengungsian bagi mereka yang tersisih dalam pertempuran, belum seluruhnya memberi kemakmuran yang merata. Banyak tokoh yang berasal dari Pacitan sempat atau sedang menjadi “orang terkenal”, menjabat sebagai direktur, dirjen, rektor, menteri, menko, wakil ketua DPA dan bahkan Presiden SBY juga berasal dari Pacitan, ikut memberi semangat bagi masyarakat Pacitan untuk bangkit seperti kota dan kabupaten lain di Jawa Timur khususnya dan di Indonesia pada umumnya.
Selengkapnya pdf

Ketua LPM Unmer Malang Ir H Agus Suprapto, MSc,Ph.D
Posdaya Berbasis Sekolah Mandirikan Siswa

Melalui tujuh perguruan tinggi yang berada di bawah naungan Universitas Merdeka Malang, sosialisasi Posdaya berbasis sekolah bisa terlaksana dengan baik. Siswa SMA yang semula kurang mengerti dunia usaha, jadi tahu banyak pentingnya memiliki bekal kemandirian dari pendidikan life skill yang diajarkan sejumlah perguruan tinggi binaan Unmer Malang.
Lembaga Pengabdian Masarakat (LPM) Unmer Malang untuk tahun pelaksanan 2007 memiliki tujuh jarring pembinaan Posdaya berbasis sekolah di tujuh tujuh perguruan tinggi Yaitu, Universitas Muhammadiyah Malang, Universitas Tulung Agung, Universitas Negeri Malang, IKAHA Jombang, STIE Malang Kuceswara, Universitas Merdeka Malang dan Universitas Merdeka Madiun.
Selengkapnya...PDF

Ketua LPPM Unsoed Prof Ir Totok Agung Dwi Haryanto, MP, PhD
KKN Tematik Posdaya KKN Lebih Terfokus

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Jateng, menurut Ketua LPPM Unsoed Prof Ir Totok Agung Dwi Haryanto, MP, PhD, baru dibentuk empat bulan yang lalu. Lembaga baru ini hasil dari penggabungan Lembaga Penelitian (LP) dan Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) Unsoed.
Pada masa yang lalu, tambah Prof Ir Totok Agung Dwi Haryanto, MP, PhD, kerja sama dengan Yayasan Damandiri terutama dilakukan oleh LPM. Oleh karena itu, sejak LP digabung dengan LPM empat bulan lalu, kerja sama dengan Yayasan Damandiri dilakukan oleh LPPM.
Selengkapnya...pdf

Mengapa Sabtu Libur?
Di awal tahun 1990-an, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negera (PAN), TB Silalahi, pernah mengusulkan kepada Presiden Soeharto (pada waktu itu) agar hari Sabtu dijadikan hari libur nasional, khususnya bagi pegawai negeri di seluruh Indonesia. Alasan yang dikemukan oleh menteri PAN antara lain untuk efisiensi, baik dalam penggunaan listrik, telepon dan sarana-sarana penunjang lain milik pemerintah, sehingga biaya penggunakan sarana tersebut berkurang. Usulan tersebut oleh presiden belum mendapatkan respon yang menggembirakan dengan alasan usulan tersebut masih dipertimbangkan, utamanya bagaimana reaksi perusahaan atau industri terhadap kemungkinan hari Sabtu diliburkan tersebut.
Selengkapnya...PDF

KOMITMEN PRESIDEN SBY ADALAH KOMITMEN KITA SEMUA
Lebih satu dasawarsa lalu, semasa orde baru, saya berkesempatan mengunjungi Tunisia untuk menyaksikan pelaksanaan program KB di negeri itu. Negara yang terletak di Afrika Utara ini menghadap ke Eropa dan Timur Tengah. Sisilia hanya 138 kilometer dari ibukota Tunisia, Tunis. Dari Tunis ke Paris sekitar dua jam penerbangan. Ke Jenewa juga sekitar dua jam, sedangkan ke Roma hanya 45 menit.
Selengkapnya...PDF
Selengkapnya...PDF


Pangan Lestari Galakkan Posdaya
Penganugerahan Damandiri Award 2012 dalam rangka Hari Ulang Tahun Yayasan Damandiri ke-16 mendapat tanggapan positif dari Bupati Pacitan, Jawa Timur, Drs Indartato, MM. Penerima Damandiri Award Kategori Pemerintah Daerah ini, mengungkapkan kekagumannya atas progam-program yang digagas Yayasan Damandiri selama ini. Terutama keberadaan Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya) bagi masyarakat Pacitan.
Selengkapnya pdf

Nyaris Tak Mampu Selesaikan Karya Ilmiah
Perjuangan seorang mahasiswa meraih gelar S-1 (Strata satu) tidak boleh dianggap enteng. Bahkan dalam menyusun penelitian bak ilmiawan guna melahirkan karya ilmiah berwujud skripsi sebagai bukti kelulusan pun, diperlukan uji nyali dan keterampilan berpikir nan cermat. Shiny Islamiyah, SPsi dan Qori Qonita, SPd telah berjuang melewati semua itu hingga kini mengenyam buah ketekunan yang manis. Pantaslah kalau keduanya meraih penghargaan Supersemar Award dari Yayasan Supersemar.
Selengkapnya...pdf

Hj Sri Suryawidati
Wanita Pertama DIY jadi Bupati

Sejak berhasil mengembangkan Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya) di tiap-tiap dusun, Kabupaten Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, selalu mengantongi banyak penghargaan sebagai kabupaten terbaik di bidang pemberdayaan masyarakat. Pasalnya, hanya butuh waktu dua tahun, Kabupaten Bantul berhasil bangkit dari bencana alam dahsyat 27 Mei 2006 silam, yang memorakporandakan hampir seluruh isi Kabupaten Bantul. Kini, lewat kepemimpinan bupati perempuan bernama Hj Sri Suryawidati, Kabupaten Bantul kian mempertajam Posdaya yang sudah tersebar di 933 dusun.
Selengkapnya pdf

Dies Natalis ke-55 UST Yogyakarta
Membangun Kemandirian Masyarakat melalui Posdaya

Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) Yogyakarta, pada 21 Desember 2010 lalu mengadakan Dies Natalis ke-55. Acara yang seharusnya diselenggarakan pada 15 Nopember 2010 itu diundur karena pada Oktober dan Nopember sebelumnya Yogyakarta dilanda bencana erupsi gunung Merapi.
Menyadari kondisi internal maupun eksternal, baik itu bersifat lokal maupun regional bahkan nasional, sejak Oktober hingga sekarang kita semua prihatin karena bencana erupsi Merapi," kata Rektor UST Ki Prof Dr Djohar, MS ketika memberikan sambutan pada Dies Natalis UST ke-55, tepatnya 21 Desember 2010 lalu, di ruang pertemuan Kampus Kebangsaan UST Jl Kusumanegara 157 Yogyakarta.
Selengkapnya...pdf

RIAU PEDULI PEMBANGUNAN MANUSIA
Minggu lalu Badan Koordinasi Kegiatan Kesejahteraan Sosial (BK3S) Propinsi Riau yang dipimpin oleh Ibu Dra Hj. Septina Primawati Rusli, MM. mengadakan pertemuan dengan semua pengurus Koordinasi Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S) dan organisasi sosial kemasyarakatan dari kabupaten/kota seluruh propinsi Riau di Pekanbaru. Dalam pertemuan yang dihadiri oleh Ketua Umum Dewan Nasional Indonesia untuk Kesejahteraan Sosial (DNIKS), Prof. Dr. Haryono Suyono, telah dibahas berbagai usaha yang sedang dirintis oleh atau bisa dilaksanakan oleh lembaga-lembaga sosial, masyarakat dan pemerintah daerah di Riau bersama masyarakat desa. BK3S Riau yang baru saja disegarkan tidak bercita-cita muluk.

MUMPUNG MASIH TAHUN BARU
Hari ini liburan panjang tahun-tahun baru, Tahun Baru Hijriah dan Tahun Baru Masehi telah berakhir. Liburan panjang yang bagi sebagian orang merupakan kesempatan silaturahmi kepada keluarga yang tempat tinggalnya jauh, terpaksa diakhiri. Bagi sebagian, berakhirnya masa liburan memberi harapan baru bahwa barang dagangannya, usaha rumah makannya, atau kegiatan ekonomi lainnya, bakal mulai marak. Bagi sebagian, rejeki liburan di desa, yang menjadi ramai karena keluarga kota berkunjung ke desa, kembali sepi. Perubahan keramaian usaha itu merupakan harapan dan tantangan yang menarik di tahun politik ini. Kita harus mulai bekerja keras dan tidak boleh beranggapan bahwa hari-hari ini masih liburan Tahun Baru.

Program Penanaman Nilai Harus Sesuai Kebutuhan Anak
Meski telah masuk kurikulum 1994, pendidikan budi pekerti dinilai belum cukup efektif. Salah satu buktinya adalah perilaku generasi muda masih jauh dari etika moral. Malah sebaliknya krisis moral makin parah melanda bangsa ini. Bagi beberapa sekolah, terutama swasta, penanaman nilai budi pekerti dilakukan lewat beberapa cara. Bagaimana pihak sekolah menyiasati agar penanaman budi pekerti dapat mengubah perilaku siswa?

Pelayanan KB Gratis FPPM Cimenyan
SATU KALI MENGGEBRAG 69 AKSEPTOR KB DIDAPAT

Sejak berlangsung reformasi hingga saat ini, kondisi ekonomi masyarakat belum dapat dikatakan pulih. Menurunnya kemampuan masyarakat dalam memenuhi biaya hidup sebagai akibat banyaknya masyarakat yang kehilangan lapangan pekerjaan menyebabkan keperluan lain seperti kesehatan, Keluarga Berencana (KB) banyak terabaikan. Bidang kesehatan dan KB yang jauh sebelum reformasi telah menjadi gerakan masyarakat kini harus kembali menjadi beban pemerintah dengan segala keterbatasan dana. Hal tersebut merupakan tantangan sekaligus peluang yang harus dihadapi oleh aparatur pemerintah di semua tingkatan agar mampu menggerakan masyarakat guna terwujudnya masyarakat yang sehat, makmur dan mandiri..
Selengkapnya...PDF

PKBI Terus Perjuangkan Isu Kespro
Kespro adalah keadaan seseorang ditinjau dari organ dan fungsi reproduksi yang dapat, ada, atau menggambarkan apakah pada dirinya tidak ada kelainan atau kelemahan. Informasi kesehatan seksual dan reproduksi yang tidak memadai tentu akan menjadi pemicu risiko perilaku remaja terhadap kesehatan seksual dan reproduksi.
Selengkapnya...pdf

Kaderisasi, PR Sangat Penting Yayasan Damandiri
Ketua LPPM Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Jawa Tengah, Prof Totok Agung, PhD menyampaikan selamat ulang tahun kepada Yayasan Damandiri ke-16 pada Januari lalu, dengan harapan semoga panjang umur. “Bagaimanapun Yayasan Damandiri telah menunjukkan kiprahnya yang semakin bermanfaat bagi masyarakat Indonesia dan hasilnya tersebar luas di seluruh tanah air,” katanya semangat.
Selengkapnya pdf

Penghargaan Membuat Kebanggaan
Banyak orang yang baik di dunia ini dan ingin menolong orang lain dengan berbagai caranya masing-masing. Orang semacam ini disebut sebagai penambah atau orang yang menambah sesuatu kepada orang lain. Orang semacam itu adalah orang yang membuat orang lain hidup lebih menyenangkan dan lebih berarti. Hal ini biasanya sengaja dilakukan, agar orang lain dapat berubah menjadi lebih baik, lebih bernilai dan dalam bahasa Jawa orang disebut “diuwongkan” atau dimanusiakan. Seseorang akan merasa bangga bila dihargai sebagai manusia yang terhormat dan bermartabat. Seperti yang dikatakan oleh Frank Tyger dalam bukunya John C Maxwell berjudul Winning With The People, bahwa persabahatan itu terdiri dari telinga yang bersedia untuk mendengar, hati yang memahami, dan tangan yang menolong.

Yayasan Melati Rangsang Gerakan Kepedulian Sosial
Tidak semua orang tua mampu menyekolahkan anak balitanya ke play group maupun taman kanak-kanak. Terlebih, bagi balita yang terlahir dari keluarga pra sejahtera. Untuk membeli susu kebutuhan balita saja para orang tua kalang kabut mencari uang, apalagi menyekolah anak dengan biaya cukup tinggi. Melalui Bina Keluarga Balita (BKB) yang dikembangkan BKKBN, ketidakmampuan keluarga pra sejahtera menyekolahkan balitanya ke pendidikan pra sekolah dapat teratasi.

Gebyar Sosialisasi KB melalui Media
Tujuan akhir program Keluarga Berencana (KB) adalah menurunkan total fertility rate (TFR) melalui peningkatan peserta KB. Dalam hal ini, media me-miliki peran penting dalam berpartisipasi menyebarkan informasi kepada masyarakat luas. Karena itu, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) telah menyiapkan dana sebesar Rp 141 milyar untuk program advokasi Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE).
Selengkapnya pdf

BKKBN Alokasikan Anggaran Tahun 2007 sebesar Rp 1 triliun lebih
Berdasar Rapat Konsolidasi Perencanaan Program, BKKBN telah mengalokasikan anggaran Program KB pada tahun anggaran tahun 2007 sebesar Rp 1, 045 triliun. Kenaikan sebesar 34 persen bila dibandingkan pada tahun anggaran 2006 ini, dinilai cukup signifikan dengan kebutuhan gerakan KB pada tahun-tahun mendatang. Selengkapnya...PDF

Menabung, Perkuat Pemberdayaan Keluarga
"Buat makan saja susah, apa yang mau ditabung," itulah ucapan bernada
pesismistik, statis, dan apatis yang kerapkali terlontar dari
sebagian masyarakat kita tentang menabung. Pandangan ini jelas
memperlemah tekad untuk menabung. Padahal mungkin saja yang terjadi
justru sebaliknya. Justru karena tidak memaksakan diri menabung, maka
terus-menerus hidupnya susah. Bahkan banyak di antara masyarakat kita
yang hidupnya, "gali lubang, tutup lubang" karena tidak pandai
berhemat dan mengesampingkan menabung. Seyogianya, betapapun sulit
kehidupan, kita harus memaksakan diri untuk menabung


Prof Dr dr Hasbullah Thabrani, Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Masyarakat UI
Rindukan Masyarakat Terlindungi Kesehatannya

Bagi pria Asli Betawi ini, ketekunan dan perjuangan yang panjang disertai do'a yang tak pernah putus kepada Tuhan Yang Maha Esa-lah yang membawa dirinya kini menjadi Dekan di Fakultas Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia. Siapa yang mengira kalau lulusan Fakultas Kedokteran ini pernah menjadi loper koran ketika melanjutkan kuliah S3 di Amerika Serikat.

BKKBN Pusat Ajak DPD
Antisipasi Perkembangan Penduduk yang Pesat

Sebagai dampak dari kelahiran tahun dalam kisaran waktu 1980-1990-an, pada tahun 2007 lalu jumlah remaja usaia 21-24 tahun sebanyak 64 juta jiwa. Dalam waktu dekat mereka akan membentuk keluarga-keluarga baru, dengan tingkat pengetahuan dan pemahaman mengenai reproduksi sehat yang masih rendah.

Kondisi ini diperparah dengan adanya pergeseran usia perkawinan dari kisaran 25-27 tahun (wanita) kembali keusia perkawinan 20-24 tahun yang menyebabkan usia subur wanita untuk memiliki anak kembali panjang, sementara untuk menggunakan alat kontrasepsi berbagai kendala kembali menghadang baik dari bidang agama, ekonomi maupun sosial budaya.
Selengkapnya...PDF

Pemimpin yang Membangun Jaringan
Seandainya anda suatu ketika tiba-tiba dipromosikan menjadi seorang pemimpin di suatu perusahaan atau instansi pemerintah, apa yang hendak anda lalukan? Padahal anda tahu bahwa anda belum pernah memimpin dan belum mempunyai pengalaman untuk itu?

Posdaya Jadikan Bengkulu Kota Pelajar
Kerisauan hatinya terhadap kualitas Sumber Daya Manusia Indonesia, khususnya yang ada di tanah kelahiranya, membuat pria tegap kelahiran Tolo, Bengkulu, 24 Desember 1961, yang kini menjabat sebagai Walikota Bengkulu ini menekankan pentingnya pendidikan bagi setiap generasi muda. Bahkan ia bercita-cita untuk menjadikan daerahnya menjadi Kota Pelajar.
Selengkapnya...PDF

Harganas 2011 Momentum Keluarga Bersatu Padu
Hari Keluarga Nasional (Harganas) yang diperingati setiap tanggal 29 Juni menjadi momen berkumpulnya seluruh anggota keluarga untuk saling berkasih-sayang. Bertepatan dengan hari libur nasional dan libur sekolah, Harganas XVIII tahun 2011 yang dipusatkan di Kabupaten Bandung Barat, Jabar, menjadi waktu yang pas untuk menggaungkan kembali semangat membangun keluarga.
Selengkapnya pdf

Posdaya Ujung Tombak Pengentasan Kemiskinan di Sulawesi Tengah
Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya) sebagai forum silahturahmi gerakan masyarakat untuk melaksanakan pembangunan dengan mengutamakan kebersamaan, gotong royong, saling peduli antara yang kaya kepada yang miskin, dan yang miskin mau bekerja keras untuk meningkatkan derajat kesejahteraan keluarganya mendapat apresiasi. Bahkan, Posdaya dijadikan sebagai ujung tombak pemberdayaan keluarga di seluruh wilayah Provinsi Sulawesi Tengah.

Linda Amalia Sari Agum Gumelar, SIP
Posdaya Berdayakan Kaum Ibu dan Masa Depan Generasi Penerus

Wajah TKI bernasib tragis Sumiyati terus membayang di pelupuk matanya. Meski sudah kembali ke tanah air, Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Linda Amalia Sari Agum Gumelar, SIP mengaku masih terngiang-ngiang mendengar semangat luar biasa wanita asal Dompu, NTB, ini yang bercita-cita menjadi guru Bahasa Indonesia. "Dia (Sumiyati) bekerja di Saudi Arabia, karena ingin mengumpulkan uang untuk kuliah agar bisa menjadi guru Bahasa Indonesia," ucap Linda Agum Gumelar bernada sendu.
Selengkapnya...pdf

Kuliah Kerja Sibermas di Gorontalo
Minggu depan, resminya tanggal 29 Juni 2010, bangsa Indonesia akan merayakan Hari Keluarga Nasional yang ke-17. Semua kalangan diajak secara perorangan atau bersama keluarga masing-masing merayakan Hari yang penting itu dengan bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa bahwa keluarganya berada dalam keadaan sehat dan sejahtera. Bagi keluarga yang belum mencapai keadaan yang bahagia dan sejahtera diharapkan tidak putus asa dan meneruskan perjuangan untuk mencapai keadaan yang lebih bahagia dan sejahtera bersama rekan-rekan lain di desa atau kampung halamannya. Menyongsong hari yang sangat penting itu Rektor Universitas Negeri Gorontalo, Prof. Dr. Ir. Hi. Nelson Pomalingo, M.Pd, memutuskan untuk mempersiapkan sekitar 1500 - 2000 mahasiswanya dalam pelatihan untuk membantu keluarga di seluruh provinsi melalui Kuliah Kerja Sibermas (KKS), mengembangkan keluarga yang bahagisa dan sejahtera sesuai dengan sasaran dan target-target Millennium Development Goals (MDGs).

Kebersamaan dalam Kepedulian
Tayangan Gemari Show di TVRI Pusat Jakarta tanggal 24 September 2010 lalu menampilkan "Aksi Sosial Peduli Lebaran". Selain berupaya meningkatkan produsen oleh-oleh khas kampung halaman, DNIKS juga memberikan contoh untuk ikut serta menunjang kualitas SDM yang ada di kampung halaman.
Selengkapnya...pdf

Substansi RUU tentang Pornografi
Perkembangan pornografi akhir-akhir ini sudah jauh menyimpang dari nilai-nilai budaya dan agama, bahkan sudah dianggap menjadi ancaman terhadap hancurnya akhlak generasi muda, sendi-sendi tatanan keluarga dan masyarakat. Kehadiran RUU Pornografi sangat tepat. RUU Pornografi diharapkan menjadi alat efektif untuk menghentikan penyebaran pornografi yang semakin tidak terkendali.
Selengkapnya...PDF

Program Damandiri Konsisten dan Berkelanjutan
Bagaimanakah kerja sama Yayasan Damandiri dengan mitranya, terutama yang bergerak dalam bidang perbankan? Apa komentar mereka tentang Yayasan Damandiri? Yang jelas, ada yang unik dalam Rapat Kerja Yayasan Damandiri dengan mitra di Bandung, Jawa Barat, beberapa waktu lalu. Dalam Raker tersebut, selain mengundang Bank Bukopin selaku mitra kerja Yayasan Damandiri, tercatat mitra dari Bank Pembangunan Daerah (BPD) berjumlah 13 BPD, dan dari Bank Perkreditan Rakyat (BPR) pun 13 BPR. Ada apa di balik angka 13?
Selengkapnya...PDF

Jangan Pisahkan Lansia dengan Non Lansia
Usia lanjut bukan hambatan untuk terus berkarya. Namun sayangnya banyak para lanjut usia (lansia) kita yang merasa "terpenjara" setelah tidak lagi bekerja di kantoran atau memasuki masa pensiun. Itu sebabnya, banyak cara ditempuh agar keberadaan lansia bisa lebih diberdayakan.

Kalau di masa lalu kita seringkali mendengar program Bina Keluarga Lansia (BKL), saat ini mungkin sudah nyaris tenggelam dengan banyak bermunculannya forum-forum kegiatan lansia. Forum-forum kegiatan lansia ini menurut Kepala BKKBN Pusat dr Sugiri Syarief, MPA sebenarnya hanya sebagai jendela informasi bagi lansia yang membutuhkan sarana untuk mengeksplorasikan diri, namun ternyata menjadi semacam perkumpulan yang cukup banyak diminati.
Selengkapnya...PDF

Prof Dr Dorodjatun Kuntjoro Jakti
Ini Kesempatan Terakhir

Hasil sensus penduduk 2010 yang cukup menyentak banyak orang, telah mengundang banyak pakar mengurai spekulasinya. Di antaranya, Ekonom Universitas Indonesia Prof Dr Dorodjatun Kuntjoro Jakti yang menyatakan perlu waktu lama untuk menyiapkan kembali program pengendalian penduduk, jika program ini terlupakan.
Selengkapnya...pdf

LPPM Unmuh Surabaya Bina Posdaya PAUD Aisyiyah
Tidak semua orang tua mampu menyekolahkan balitanya di play group. Padahal pendidikan pra sekolah atau belakangan sering disebut pendidikan usia dini (PAUD) ini diyakini bisa merangsang motivasi belajar anak untuk memasuki jenjang pendidikan Sekolah Dasar (SD). Menyadari pentingnya pendidikan usia dini ini, LPPM Universitas Muhammadiyah Surabaya membina Pos Pemberdayaan Pendidikan Anak Usia Dini (Posdaya PAUD) Aisyiyah sebagai basis pendidikan dasar bagi anak-anak dan basis pemberdayaan kaum ibunya.

Kespro Remaja Harus Mendapat Prioritas
Informasi seputar kesehatan reproduksi (kespro) hingga saat ini belum banyak menyentuh kaum remaja. Hampir semua akses kepada pelayanan kesehatan reproduksi dan program-program pemerintah lebih banyak diberikan kepada mereka yang telah dewasa. Padahal, jumlah remaja saat ini mencapai hampir setengah dari jumlah penduduk negeri. Suatu nilai yang harus dibayar mahal, bila remaja mencari lewat caranya sendiri dan salah dalam memahami pentingnya menjaga kesehatan reproduksi.

Posdaya Mempunyai Jiwa Semangat Gotong Royong Masyarakat Indonesia
Paradigma pembangunan di abad ke 20 ini sudah berubah tidak lagi terfokus pada pembangunan fisik semata tetapi Pembangunan Berwawasan Penduduk (Population Centered Development). Pembangunan suatu bangsa tidak diukur dari bangunan fisik semata tetapi bagaimana Indeks Pembangunan Manusianya (IPM) atau Human Development Indexs (HDI) dari suatu bangsa, begitu pentingnya arti pembangunan manusia itu, sampai-sampai dalam Human Development Report dituliskan " The Real Wealth of a Nation is its People."
Selengkapnya...PDF
Selengkapnya...PDF

MoU Yayasan Damandiri dengan Pemkab Kulonprogo
Posdaya Bangun Karakter dan Budaya Kepedulian

Dibutuhkan komitmen pimpinan pada tingkat desa, kecamatan maupun kabupaten untuk mau dan mampu melakukan pembinaan secara intensif. Sehingga diperlukan koordinasi dan kerja sama yang harmonis dari lintas sektor agar Posdaya dapat berkembang di masyarakat. Komitmen itulah yang disambut positif Yayasan Damandiri dalam acara Sosialisasi Posdaya dan penandatanganan MoU antara Yayasan Damandiri dengan Pemerintah Kabupaten Kulonprogo (DIY) dan didukung tujuh perguruan tinggi pada 1 Pebruari 2012 di Gedung Kaca Kabupaten Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Selengkapnya pdf

Korupsi dan Kemiskinan
Akhir-akhir ini kita dikejutkan oleh berita-berita tentang perseteruan antara pimpinan penegak hukum yaitu Polri dan KPK. Usaha saling serang diantara keduanya terlihat jelas dipertontonkan dihadapan publik dan tidak ada lagi rasa saling hormat-menghormati sesama anak bangsa, bahkan terkesan saling menjatuhkan satu sama lain. Mereka merasa memiliki wewenang dan tanggung jawab masing-masing, merasa benar dan telah sesuai dengan prosedur dalam melaksanakan tugasnya, tidak terlalu peduli bahwa akan berdampak pada timbulnya perseteruan antara lembaga penegak hukum itu sendiri.

Nunung Setiyani Wanita yang Selalu Siap Tempur
Dunia jurnalistik terkadang menjadi tantangan menarik untuk mengembangkan kepekaan nalar seseorang. Tidak mengherankan bila seorang wanita rela mengorbankan kebersamaan dengan keluarga, berkutat dengan laporan pemberitaan, cepat, tepat, akurat dan aktual, demi tuntutan tugas yang dibebankan. Idealnya, mereka adalah pekerja keras yang siap tempur, mampu bekerja 24 jam non stop. Berdasar pengalaman ini pula, Nunung Setiyani, reporter dan presenter yang akrab dengan pemirsa Liputan 6 SCTV, mencoba mengatur hidup sefleksibel mungkin agar kebersamaan dengan anak dan suami tidak terganggu karena rutinitas kerja yang tak menentu.

Pencapaian Sasaran MDGs dan Posdaya
Pelaksanaan Pembangunan Manusia Indonesia di beberapa daerah sudah mulai menggelitik dan terlihat hasilnya. Pelaksanaan ini diperkuat dengan dikeluarkannya Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2010 yang ditujukan kepada para pejabat negara, termasuk para menteri, gubernur, bupati/walikota di seluruh Indonesia untuk segera menyelesaikan pencapaian sasaran MDGs yang waktu pelaksanaan tinggal 5 tahun lagi. Pada tahun 2015 yang akan datang Indonesia akan mencapai sasaran yang diharapkan dan dapat tampil di kancah dunia serta menjadi pelopor pelaksanaan MDGs di tingkat akar rumput.
Selengkapnya...pdf

PEKAN KOMIK DAN ANIMASI NASIONAL III
Bertempat di Gedung Pusat Perfilman H Usmar Ismail, Jakarta, digelar Pekan Komik dan Animasi Nasional (PKAN) III mulai tanggal 9 hingga 16 Pebruari 2001 lalu. Tema yang ditajukan adalah 'Mencari Karakter Kartun Indonesia'.

GERAKAN MASYARAKAT UNTUK ENTASKAN KEMISKINAN
Membangun keluarga sejahtera dari reruntuhan keluarga yang sebagian besar dalam kondisi miskin secara turun menurun bukan suatu pekerjaan yang mudah. Bahkan dalam keadaan angka kemiskinan menurun, kalau kita tanyakan kepada keluarga miskin, umumnya akan dijawab bahwa kemiskinan telah diturunkan secara terus menerus kepada anak cucunya tanpa diketahui lagi kapan kemiskinan itu bisa diputus rantainya. Karena itu, seperti halnya program KB yang terkenal di masa lalu, bukan berhasil karena dibangun klinik di mana-mana saja, tetapi program itu dikembangkan menjadi gerakan nasional untuk merubah budaya anak banyak menjadi budaya baru dua anak cukup laki perempuan sama saja.



Dengan Program Posdaya
Semua Kegiatan Pembangunan Tidak Tercecer

Posdaya yang merupakan forum silaturahmi, advokasi, komunikasi, informasi, edukasi dan koordinasi di mana seluruh kegiatan yang tercerai berai atau berjalan sendiri-sendiri bisa dipadukan dalam Posdaya. Misalnya dalam rembuk desa dengan Posdaya semua permasalahan mulai dari balita, remaja sampai lansia dapat diketahui dan dirembuk bersama. Jadi fungsi Posdaya adalah untuk mendorong masyarakat memetakan persoalan yang ada dan menemukan solusi segala persoalan yang ada di masyarakat.
Selengkapnya...pdf


Syuting ‘Gemari Show’ TVRI NTB
Posdaya Bangkitkan Lagi Gotong Royong

Syuting Gemari Show yang direkam TVRI Nusa Tenggara Barat (NTB) di alun-alun Kota Mataram, NTB, pada 24 Oktober 2012 lalu berjalan sukses. Acara terkait program Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya) gagasan Prof Dr Haryono Suyono itu, direkam dan disiarkan di seluruh NTB, dan akan disiarkan secara nasional.
Selengkapnya pdf

STIMIK Bani Saleh Bekasi
Siapakan ’Pilot Project’ Pengembangan Posdaya

Untuk membantu mengembangkan kegiatan di Posdaya, STIMIK Bani Saleh Bekasi melakukan penguatan wawasan di bidang manajamen dan teknologi. Tentunya melalui program ’pilot project’ yang melibatkan dosen, mahasiswa dan kader-kader Posdaya.
Pos-pos pemberdayaan keluarga (Posdaya) yang sudah tumbuh di Kota Bekasi, Jawa Barat dan didukung fasilitasinya oleh Pemkot Kota Bekasi melalui Kantor Badan Pemberdayaan Masyarakat (Bapermas)-nya perlu dikuatkan lagi. Sehingga bisa lebih optimal dan mampu lebih memberdayakan masyarakatnya lagi.


Posdaya Palembang Segarkan Budaya Gotong Royong
Seperti halnya di daerah lainnya, banyak masyarakat menunggu program Posdaya. Yang pasti, gerakan masyarakat ini sangat bermanfaat untuk mengentaskan kemiskinan, dan selama ini dicari dan ditunggu para bupati dan walikota, termasuk Walikota Palembang.
Selengkapnya pdf

Dr dr H Sugiri Syarief, MPA, Kepala BKKBN Pusat
Kesejahteraan Rakyat Harus Dimulai dari KB

Sejak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mencanagkan revilatalisasi gerakan program KB (Keluarga Berencana), serta disambut berbagai institusi dan kalangan, Program KB berkembang dan bergairah kembali. Perkembangannya cukup membahagiakan. Presiden menilai betapa pentingnya program KB untuk mendukung upaya-upaya menyejahterakan rakyat. Tanpa ada program KB, kemungkinan upaya-upaya yang dilakukan sangat sulit untuk berhasil. Tetapi dengan bantuan KB, semua bisa kita lakukan dengan lancar dan sukses.

MENGISI KEMERDEKAAN MELALUI PEMBERDAYAAN KELUARGA
Hampir satu minggu ini kita bergembira merayakan Ulang Tahun Kemerdekaan RI yang ke 65 dengan penuh rasa syukur kehadirat Tuan Yang Maha Kuasa yang mengijinkan serta memberikan limpahan rahmat kemerdekaan yang sangat membahagiakan. Selama enampuluh lima tahun semua pihak berjuang mati-matian membangun bangsa dan negara ini dengan penuh tanggung jawab. Ada yang tidak puas dan merasa belum merdeka, banyak pula yang merasa bersyukur bahwa berkat perjuangan sesepuh bangsa yang kita cintai, perjuangan mengisi kemerdekaan telah membuahkan banyak hasil yang positip. Rakyat makin sehat, makin panjang usaianya, makin pandai dan cerdas, makin mampu mengolah sumber daya alam melalui kerja keras dan bermanfaat, serta makin mengenal persahabatan dalam kebersamaan dengan bangsa-bangsa lain yang lebih maju di dunia.

HARI KELUARGA DAN PEMBANGUNAN KELUARGA
Hari ini seyogyanya seluruh keluarga Indonesia beramai-ramai mensyukuri keberhasilan keluarga masing-masing dalam rangka Peringatan Hari Keluarga Nasional atau Hari Keluarga yang ke 16. Secara nasional peringatan resmi HKN itu diadakan di Istana Negara bersama Presiden RI dan tokoh-tokoh pejuang pemberdayaan keluarga yang berasal dari seluruh penjuru tanah air. Melalui Kepala BKKBN mereka melaporkan apa saja yang telah diperjuangkan dalam rangka pemberdayaan keluarga untuk melepaskan anggotanya dari kebodohan dan kemiskinan. Seperti nenek moyangnya kita berharap keluarga Indonesia tetap bersatu dan damai untuk bersama-sama mempertahankan dan mengisi kemerdekaan negara RI yang tercinta.

Pantai Taman Pacitan di Masa Datang…
Jika Anda pernah ke Pantai Taman di Pacitan, Jawa Timur, Anda akan terpesona menatap pegunungan di seberang laut yang menjorok ke pantai. Tapi, pemandangan itu tak seberapa indah jika di masa datang pantai ini berhasil di renovasi. Jika tak ada aral, di tempat ini kelak akan dibangun sejumlah hotel atau homestay, penginapan bagi para turis, sekaligus ditanam terumbu karang di bawah lautan untuk mendatangkan ribuan ikan. Mungkinkah ini terealisir?

KELUARGA BAHAGIA
Bulan Agustus lalu bagi bangsa Indonesia merupakan bulan penuh berkah. Sebagai ummat Islam, dalam rangkaian bulan suci Ramadhan, sebagian besar bangsa Indonesia diberikan kesempatan berpuasa sebulan penuh yang diakhiri dengan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1434 H dengan sangat meriah. Jutaan keluarga pulang mudik untuk berusaha saling bersilaturahmi, saling maaf memaafkan, peduli sesamanya, saling bertukar pemberian dan tidak jarang saling kaget karena pemberian ukuran baju atau celananya terlalu kecil, terlalu besar dan atau tertukar dengan keluarga lainnya. Semua itu menjadi bahan untuk saling bercanda dan maaf memaafkan.

Bupati Pacitan Drs H Indartato, MM
Pacitan Berhasil Dirikan Posdaya 2000 Lebih

Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya) masih tetap marak di Kabupaten Pacitan. Pangan lestari merupakan hal pokok yang terus diupayakan melalui berbagai cara. Berawal dari gerakan tersebut, sudah 2000 lebih Posdaya berdiri di Kabupaten Seribu Goa ini.

‘Lifetime Achievement Award’ untuk “Bapak Posdaya”
Atas kerja kerasnya mengendalikan laju pertumbuhan penduduk untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mantan Menteri Negara Kependudukan dan Kepala BKKBN Prof Dr Haryono Suyono dianugerahi Lifetime Achievement Award oleh Ikatan Peminat dan Ahli Demografi Indonesia (IPADI).

SMA Negeri I Ciampea Kembangkan PAUD
SMA Negeri I Ciampea, Bogor, Jawa Barat, boleh berbangga hati. Lewat tangan dingin para guru dan arahan Pusat Pengembangan Sumberdaya Manusia (P2SDM) Institut Pertanian Bogor (IPB) yang dimotori Yayasan Damandiri, sekolah ini berhasil mendorong siswanya untuk mengembangkan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di masyarakat. Keterlibatan aksi sosial siswa SMA ini tentu saja berbuah manfaat, tidak hanya untuk kepentingan siswa tapi juga makin mengharumkan nama sekolah.
Selengkapnya...PDF

MUNGKINKAH SEKOLAH MODEL BERTARAF INTERNASIONAL ADA DI SETIAP KABUPATEN/KOTA?
Mau tidak mau pada tahun-tahun ke depan, pemerintah harus terus berupaya menyelenggarakan pendidikan bertaraf internasional yang siap membangun sumber daya manusia, mampu berkompetisi di era kecanggihan teknologi abad 21. Salah satu formula yang telah dilakukan pemerintah melalui Kantor Departemen Pendidikan Nasional adalah membangun Sekolah Model yang ditujukan khusus untuk murid sekolah Taman Kanak-Kanak dan Sekolah Dasar. Bagaimanakah mekanisme pelaksanaan Sekolah Model yang mulai diluncurkan sejak 2003 lalu di enam kota di Indonesia, Banyuwangi, Kuningan, Sukabumi, Makasar, Pagar Alam dan Baturaja?

Pelajar Tulung Agung Dapat BBM Damandiri
Pelajar SMU/SMK/MAN se-Tulung Agung, Jawa Timur, tanggal 3 Oktober 2003 lalu menerima dana Bantuan Belajar Mandiri (BBM) sebesar Rp 300.000 per orang dari Yayasan Dana Sejahtera Mandiri (Damandiri). Sayangnya, dana yang sedianya diberikan untuk lebih dari 50 siswa, baru terealisasi untuk 16 orang. "Masih tersedia 75 orang lagi yang berhak mendapat kesempatan menerima BBM ini," tukas Wakil Ketua I Yayasan Damandiri Prof Dr Haryono Suyono saat menyerahkan bantuan BBM kepada 16 siswa secara simbolis di Pendopo Kabupaten Tulung Agung, Jawa Timur.



KKN Tematik Posdaya Diminati Mahasiswa UPI
Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya) selalu menarik bila dipandang dari berbagai sudut. Kompleksitas program dan sasarannya telah mengundang banyak mahasiswa untuk terjun langsung menyelami Posdaya. Hal ini pula yang menjadi alasan mengapa KKN Tematik Posdaya banyak digemari dan dipilih oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, Jawa Barat.
Selengkapnya pdf

Pemkab Demak Berantas Kemiskinan dengan Posdaya
Oleh karena banyaknya sisi positif dari Posdaya, Pemerintah Kabupaten Demak sangat mendukung sepenuhnya kegiatan Posdaya. Ini dikatakan Wakil Bupati Demak Drs Herwanto ketika membuka acara Gebyar Posdaya tahun 2014 di Kabupaten Demak pada 22 Oktober 2014 lalu. “Kami bertekad untuk terus memprioritaskan strategi pemberdayaan masyarakat, mengingat hal tersebut upaya serius Pemkab Demak dalam memberantas kemiskinan dan mengangkat derajat kesejahteraan masyarakat,” ucapnya tegas di hadapan Ketua Yayasan Damandiri Prof Dr Haryono dan peserta pertemuan.

MoU Yayasan Damandiri, Universitas Trilogi dan Coop TV
Sosialisasikan Posdaya dan Ekonomi Kerakyatan

Sebagai upaya menyosialisasikan program Posdaya dan pemberdayaan ekonomi kerakyatan yang efektif, Yayasan Damandiri bersama Universitas Trilogi dan Coop TV menjalin komunikasi dengan melakukan penandatangan kerja sama (MoU). Acara ini dilaksanakan dalam rangkaian acara Gelanggang Dagang Posdaya, di halaman Kampus Universitas Trilogi belum lama ini.

Dr Endah Ronawulan, SpKJ
Dokter Akupunktur Kecantikan yang Beralih Jadi Dokter Jiwa

Pengalaman mengajarkan banyak arti kehidupan. Begitu pula yang dialami Dr Endah Ronawulan, SpKJ. Siapa sangka dokter cantik yang akrab dengan pasien-pasien gangguan jiwa ini memiliki latar belakang sebagai ahli akupunktur kecantikan. Berbekal keyakinan bahwa setiap orang mampu mengatasi emosinya dengan baik, Endah optimis semua pasien sakit jiwa bisa hidup normal seperti sedia kala. Justru, stigma yang berkembang di masyarakat yang men-cap mereka gila lah yang sulit disembuhkan.
Selengkapnya...pdf

SDM UNGGUL TUNTUTAN PENDIDIKAN ERA GLOBAL
Dalam menghadapi globalisasi, desentraliasi serta krisis multidimensi yang melanda Indonesia saat ini, kualitas sumber daya manusia (SDM) semakin perlu ditingkatkan. Bangsa yang maju dan mampu bersaing adalah bangsa yang unggul dalam bidang SDM nya. Bangsa yang maju adalah bangsa yang memiliki SDM berkualitas. SDM berkualitas hanya dapat diciptakan melalu pendidikan, sehingga pendidikan merupakan "soko guru" pembangunan bangsa.



TNI Kawal Posdaya di Jambi
Gelanggang Olah Raga (GOR) Kota Baru di Provinsi Jambi, pada Selasa 5 Maret 2013 lalu sangat meriah. Ribuan orang memenuhi gedung persegi empat itu, termasuk ratusan seragam hijau para TNI. Gubernur Jambi Drs H Hasan Basri Agus, MM dan istri Hj Yusniana hadir dalam acara itu. Bersama penggagas Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya) Prof Dr Haryono Suyono semua memeriahkan acara syuting peluncuran Posdaya di Provinsi Jambi.

DNIKS Bentuk Pokja Akrab Bencana di Posdaya
Menyikapi banyaknya musibah bencana alam belakangan ini, Dewan Nasional Indonesia untuk Kesejahteraan Sosial (DNIKS) belum lama ini menggelar Lokakarya Penyusunan Panduan Pelatihan Penanggulangan Bencana Berbasis Masyarakat dan Perhatian Khusus untuk Penyandang Disabilitas (penyandang cacat).
Menurut Ketua DNIKS Prof Dr Haryono Suyono, ada dua bentuk pelatihan yang perlu diketahui peserta lokakarya yang sebagian besar anak muda, dan ada pula penyandang disabilitas. Yaitu, siaga bencana dan akrab bencana.
Selengkapnya...pdf

Sekretaris K3S Kota Bekasi Hidayat:
Posdaya Ajak Partisipasi Seluruh Lapisan Masyarakat

Pengaruh urbanisasi ke kota Jakarta, menyebabkan penduduk dari berbagai daerah yang tidak mendapat lahan bermukim mencari solusi untuk menjadikan daerah terdekat Ibukota sebagai lahan tempat tinggal mereka. seperti yang terjadi pada masyarakat Kota Bekasi yang sebagian penduduknya merupakan masyarakat urban dari berbagai daerah di Indonesia, telah menyebabkan melemahnya sikap gotong royong dalam masyarakat.
Selengkapnya...PDF



DNIKS MENGADAKAN HEARING PUBLIK DENGAN DPD RI
Atas undangan Sekretaris Jendral DPD RI, Ibu Dr. Ir. Siti Nurbaya Bakar, MSc., pada tanggal 8 September 2008, Ketua Umum DNIKS, Prof. Dr. Haryono Suyono, didampingi oleh Pokja RUU Kesos DNIKS, mengadakan hearing publik di gedung DPD-DPR RI. Dalam hearing publik itu Ketua Umum memberikan paparan pengantar yang tentang pokok-pokok pikiran pembangunan sosial di Indonesia dengan harapan agar anggota DPD RI bisa memperjuangkan kepentingan pemberdayaan keluarga di Indonesia. Pemberdayaan keluarga tersebut merupakan pendekatan baru dalam bidang pembangunan sosial yang diharapkan akan memicu pembangunan keluarga sejahtera dan sekaligus memicu pencegahan munculnya sisa-sisa pembangunan berupa kelompok masyarakat yang tertingal atau masyarakat penyandang masalah sosial.

Ully Sigar Rusady : Kita Butuh Perubahan Perilaku Masyarakat
Siapa yang tidak mengenal penyanyi konservasi alam kondang, Ully Sigar Rusady, yang kini lebih suka dipanggil Ully 'Hary' Sigar Rusady. Hary adalah nama sang suami yang sejak sebelum menikah sudah akrab dan sama-sama "gila" naik turun gunung dan keluar masuk hutan rimba di hampir seluruh kepulauan Nusantara. Peraih penghargaan Kalpataru pada tahun 2001 lalu ini, sepertinya memiliki magma tersendiri dalam upaya pemberdayaan lingkungan. Lama tak muncul di blantika musik Indonesia, benarkah Ully kini telah berpaling dari dunia menyanyi?

SELAMAT JALAN PAK PUDJO
Bulan lalu, tepatnya Kamis sore, 19 Mei 2011, Bapak Dr HR Pudjo Rahardjo, MPIA telah meninggalkan kita semua untuk menghadap Sang Khalik. Bapak Pudjo Rahardjo bukan seorang pemimpin politik sehingga kepergiannya tidak menimbulkan kehebohan atau menggoyahkan percaturan politik nasional maupun internasional. Namun kepergiannya membawa kesedihan bagi ribuan sahabat dan para pelaksana pembangunan yang merasakan sentuhan pencerahan selama berpuluh-puluh tahun. Ribuan kerabat termasuk dosen, mahasiswa dan handai taulan yang bersahabat atau pernah mendapat pencerahan dari pak Pudjo datang melawat atau mengirim simpati duka cita melalui pesan elektronik.
Selengkapnya...pdf

Burhanuddin Abdullah, BERSYUKUR DIKARUNIAI AMANAT TINGGI
Untuk duduk sebagai orang nomor satu di lingkungan Bank Indonesia tentu bukan hal mudah. Berbagai tantangan dan hambatan dilaluinya dengan susah payah. Siapa yang menyangka kalau karier yang dirintis Burhanuddin Abdullah dari bawah, mulai dari Departemen Pertanian, Kepala Urusan Luar Negeri, menduduki salah satu Direktur di Bank Indonesia, sampai akhirnya membawa tokoh satu ini ke arah top manajemen Bank Sentral di Indonesia.

Drs Ghozali H Situmorang Apt, MSc, Sekjen Kementerian Sosial
Program CSR Bantu Atasi Persoalan PMKS

Bila ditinjau dari pendekatan pembangunan kesejahteraan sosial, persoalan sosial ini dibagi dua domain besar. Domain pertama disebut masyarakat PMKS (Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial). Yaitu, masyarakat yang karena hal tertentu dia mengalami masalah sosial. Sedangkan, domain kedua, potensi dan sumber kesejahteraan sosial (PSKS). Yang termasuk dalam hal ini adalah mereka-mereka yang diharapkan menopang agar PMKS ini dapat diatasi.
Selengkapnya...PDF

Wajib Belajar 12 Tahun, Mungkinkah?
Pemenuhan kebutuhan pendidikan sangat penting bagi kelangsungan pembangunan SDM bangsa. Komitmen pemenuhan kebutuhan pendidikan bagi setiap warga negara tanpa terkecuali merupakan kewajiban negara. Salah satu upaya memenuhi kebutuhan pendidikan dilakukan melalui program Wajib Belajar 9 Tahun. Untuk mempercepat peningkatan mutu SDM pembangunan berkualitas, bagaimana dengan komitmen gerakan Wajib Belajar 12 Tahun?

Rumah Sakit Puri Mandiri Kedoya
Tahun 2009 Sediakan Alat Sedot Lemak

Berbagai terobosan menarik bakal diluncurkan Rumah Sakit Puri Mandiri Kedoya, Jakarta, menjelang pergantian tahun 2008. Rumah sakit yang lebih dikenal dengan produk unggulan persalinan ini akan diperkuat dengan produk-produk baru, seperti liposuction, hemodialisa, laparascopi dan katarak.
Selengkapnya...PDF



Bila Bandung Bebas Anak Jalanan?
Setiap anak tidak ingin besar di jalan dan mendapat pendidikan dari jalanan, tempat di mana dia berkembang. Tak dapat dipungkiri, keberadan anak jalanan terutama setelah adanya "revolusi" besar-besaran dengan banyaknya orang tua yang menjadi korban PHK (pemutusan hubungan kerja) dan krisis ekonomi yang melilit perut rakyat miskin, kehidupan jalanan berubah menjadi ladang mata pencarian anak-anak dan remaja putus sekolah.

Dari Peringatan 40 Hari Wafat Pak Harto di Astana Giribangun, Jateng:
‘Pak Harto Adalah Seorang Pemimpin Bangsa’

Saat rembang petang menjelang maghrib, hujan yang semula rintik-rintik mulai deras disertai embusan angin. Pohon-pohon bergoyang ketika angin meniup bukit hijau bernama Astana Giribangun, yang terletak di Karanganyar, Solo, Jawa Tengah. Tak pelak, daun-daun yang menguning pun ikut berguguran. Di Masjid Giribangun, seorang pria bertubuh tinggi tegap dan berhidung bangir, berkulit putih dibalut kemeja hitam dengan kopyah hitam, terlihat khusyuk di saf terdepan melaksanakan salat sunah. Semua jamaah masjid agaknya sangat mengenali pria itu. Pria berwajah ganteng itu tak lain, Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto.
Selengkapnya...PDF

Kukesra Mandiri Garapan Yayasan Indra dan BPR YIS
Membangun kesempatan lewat dukungan penguatan usaha ekonomi produktif, guna meningkatkan kesejahteraan ratusan ribu kelompok atau puluhan juta keluarga pra sejahtera dan sejahtera I, menjadi tanggung jawab semua pihak. Ini tanpa kecuali Yayasan Indonesia Damai Sejahtera (Indra) dan Bank Perkreditan Rakyat Yekti Insan Sembada (BPR YIS) Boyolali, Surakarta, Jawa Tengah.

Hj RR Truly Sjachroedin
Posdaya Tingkatkan Kualitas SDM

Ketua Umum Badan Koordinasi Kegiatan Kesejahteraan Sosial (BK3S) Provinsi Lampung Hj RR Truly Triwulandari Sjachroedin ZP, di tengah kesibukannya ia masih sigap memimpin lembaga sosial, membantu pemerintah provinsi dalam pengentasan permasalahan sosial. Selain sebagai istri Gubernur Provinsi Lampung Drs Hi Sjachroedin, ZP, SH yang berpangkat terakhir Komisaris Jenderal (Purnawirawan) Polisi ini, tetapi ia juga sibuk mengemban berbagai jabatan sosial, mulai menjadi Ketua Umum BK3S, Dekranasda, Ketua TP PKK, Ketua DPW Pengajian Muslimat Siger Maghfiroh (PMSM) Provinsi Lampung, Penasehat Darma Wanita Persatuan Provinsi Lampung, ketua dewan pembina BKOW (Badan Koordinasi Organisasi Wanita) Provinsi Lampung.

HARI PENDIDIKAN NASIONAL
Hari ini, 2 Mei 2015, adalah Hari Pendidikan Nasional. Di seluruh tanah air semua komponen pendidikan hampir pasti memperingati hari yang sangat bersejarah ini dengan penuh kebanggaan. Para orang tua sangat bersyukur bahwa melalui pengorbanan dengan mengirim anak-anaknya ke sekolah, anak-anak itu berubah menjadi sosok manusia yang sangat berbeda dengan orang tuanya dalam hal pengetahuan yang dikuasinya.

Prof Haryono Ajak Mahasiswa UI Kembangkan Posdaya
Konsep dokter keluarga sudah dirancang sejak Menteri Kesehatan dijabat Prof Dr dr Farid Anfasa Moeloek, SpOG di era Presiden BJ Habibie. Namun hingga kini sulit berkembang. Penyebabnya, di samping penyebaran dokter di Indonesia belum merata, paradigma sehat juga belum membudaya. Sementara, Indonesia yang sudah merdeka 65 tahun belum memiliki Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN).
Selengkapnya...pdf

PLKB Kembali Bergairah Kembangkan Posdaya
Permasalahan yang dihadapi Indonesia dalam mengatasi kemiskinan saat ini sangat kompleks, karena dipengaruhi oleh globalisasi, tekanan pasar dan kurangnya contoh yang baik, sehingga penduduk Indonesia mengalami perubahan drastis. Ini dikemukakan Wakil Ketua Yayasan Damandiri Prof DR Haryono Suyono pada Pertemuan Penelaahan Program Pengembangan SDM Melalui Pola Kemitraan, yang diikuti Lembaga Pangabdian Masyarakat (LPM) dari Perguruan Tinggi di Wilayah Barat.

ASTUTY CENTER
Dambaan Masyarakat Cinangka

Dalam pandangan kasat mata, penduduk Desa Cinangka, Sawangan, Depok, hidup makmur dengan hasil pertanian yang melimpah. Namun siapa sangka di balik kehijauan yang melatarbelakangi setiap rumah penduduk, ternyata banyak kepala keluarga dan pemuda putus sekolah idak memiliki mata pencaharian. Itu sebabnya, kehadiran Asuty Center di tengah-tengah masyarakat Cinangka diharapkan mampu menjawab permasalahan mereka.

Semangat Proklamasi dalam Pengentasan Kemiskinan
Suasana hari ulang tahun kemerdekan Republik Indonesia ke-63 masih terasa di segenap lapisan masyarakat. Rasa senang dan riang gembira terpancar di wajah-wajah mereka, seakan melupakan beban hidup yang dialami dari hari ke hari. Bagaimana tidak kalau sebagian masyarakat masih menghadapi ketidakpastian dalam beberapa hal, seperti harga kebutuhan pokok yang mahal, kesempatan kerja yang terbatas dan mahalnya biaya pendidikan.
Selengkapnya...PDF



Damandiri Lahir dari Kekompakan dan Kepedulian
Kekompakan para konglomerat di masa lalu dalam menggalang dan membangun kemitraan mengentaskan kemiskinan menjadi titik awal tauladan penggerak gerakan pemberdayaan masyarakat dalam rangka membantu pemerintah mengentaskan kemiskinan. Mengapa demikian? Pasalnya, dari hasil pengumpulan dana para konglomerat inilah, Yayasan Damandiri yang dibangun atas ide almarhum Bapak HM Soeharto (Presiden RI kedua), bisa tetap eksis hingga saat ini dalam memberdayakan keluarga-keluarga kurang mampu.
Selengkapnya...PDF

KKN Posdaya Pembelajaran Pemuda Bakti Bangsa
Anak muda harus menjaga dedikasinya. Sejak sebagai pelajar, mahasiswa hingga berkarier harus tetap menjaga dedikasi. Anak muda juga harus menjaga persatuan dan kesatuan. Anak muda garda terdepan bangsa. Jika anak mudanya berprestasi, maka Negara akan semakin kesohor dan dikenal di dunia internasional.
Selengkapnya pdf

‘Saya Ingin Menciptakan Sosok Wanita Ideal’
Setelah dipercaya Presiden Megawati masuk dalam jajaran Kabinet Gotong Royong, Hj Sri Redjeki Sumaryoto memiliki keinginan untuk menciptakan sosok perempuan ideal. Dalam arti, perempuan Indonesia harus bebas buta huruf, mampu baca tulis, mandiri, berdaya guna, kreatif dan mampu produktif. Selain itu, yang paling utama, perempuan Indonesia harus bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

MENCEGAH LEDAKAN HIV/AIDS
Awal bulan ini, 1 Desember 2007, mereka yang peduli nasib bangsanya memperingati Hari AIDS sedunia. Peringatan ini bukan dimaksud untuk mengelu-elukan sekitar 39,5 juta penyandang HIV/AIDS, atau untuk mengucapkan selamat datang kepada sekitar 4,3 juta penderita HIV baru. Peringatan itu juga bukan menghormati sekitar 2,9 juta orang penderita AIDS yang meninggal dunia. Peringatan Hari AIDS sedunia tersebut adalah upaya komunikasi, informasi dan pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan komitmen terhadap pencegahan dan pelayanan yang manusiawi terhadap para penderita yang akan tetap bertambah jumlahnya. Peringatan itu adalah peringatan kepada kita semua bahwa Virus HIV masih tetap menjalar kepada siapa saja dan dimana saja.
HIV Epidemic Update Desember 2007

Selengkapnya...PDF
Selengkapnya...PDF




Bupati Bantul Hj Sri Surya Widati:
Saya Memiliki Kesan Tersendri Terhadap Prof Haryono Suyono

Bupati Bantul Hj Sri Surya Widati mengaku memiliki kesan tersendiri terhadap Prof Dr H Haryono Suyono baik semasa masih menjabat Kepala BKKBN, Menteri, maupun sekarang sebagai Ketua Yayasan Damandiri. Menurutnya, program-program yang dilaksanakan Bapak Haryono Suyono kaitannya dengan penurunan angka kemiskinan, program-program untuk pemberdayaan sangat menyentuh kepada masyarakat kecil.
Selengkapnya pdf

TELAH LAHIR, ASTUTI CENTER DI CINANGKA
Warga Cinangka, Sawangan, Depok saat ini boleh berbangga hati karena di daerah perkampungan yang agak jauh dari perkotaan itu bakal dibangun Pusat Pemberdayaan Keluarga yang diberi nama Astuti Center. Melalui Astuti Center, diharapkan lahir pemain-pemain lokal yang dapat menjadi pionir dalam mengembangkan pemberdayaan keluarga sebagai modal pembangunan bangsa.

Nanda Harumkan Keluarga dan Sekolah
Cilegon tak hanya memiliki pabrik baja. Kota di Provinsi Banten ini ternyata banyak bermunculan "mutiara bangsa", khususnya remaja yang piawai di bidang seni tari. Nanda Dhita Permatasari salah satunya. Bersama Sanggar Duta Seni Krakatau Steel kini Nanda kerap tampil di pentas seni tari, bahkan ia berhasil meraih uang secara mandiri.
Selengkapnya...pdf

GAGAL GINJAL
Salah satu milis yang saya terima dari Ibu Dani, danixxx@hotmail.com sebagai berikut : Dokter Harun , Ibu saya penderita Gagal Ginjal kronis , dan saat ini sedang dalam perawatan ahli dokter penyakit Dalam serta dianjurkan untuk menjalani cuci darah.. Mohon Informasi mengenai penyakit Gagal Ginjal untuk bahan informasi kami sekeluarga

Ketua LP3M UST Yogyakarta Dewo Broto
Dari KKN Tematik Posdaya UST,300 Posdaya Terbentuk

Hampir 300 Posdaya yang sudah terbentuk dari hasil karya Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Posdaya mahasiwa Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) Yogyakarta. Dengan semakin banyak Posdaya yang terbentuk dan mandiri, diharapkan dapat membantu menekan angka kemiskinan dengan pemberdayaan masyarakatnya.
"Dalam kerja sama dengan Yayasan Damandiri, UST sudah melaksanakan semaksimal mungkin KKN Tematik Posdaya melalui mahasiswa. Mahasiswa UST sudah beberapa kali diterjunkan dalam program ini," kata Ketua LP3M UST Yogyakarta Dewo Broto
KKN Tematik Posdaya UST ini memiliki misi, apabila di lokasi belum terbentuk Posdaya, kemudian mahasiswa berusaha membentuknya. Setelah terbentuk dilakukan pembinaan dan pendampingan.
Selengkapnya...pdf

KB Pria Jaktim Meningkat
Gencarnya Petugas Pembantu Keluarga Berencana (PPKB) Kota Administrasi Jakarta Timur sosialisasikan KB pria di wilayahnya, telah meningkatkan jumlah partisipasi KB pria dari 100 orang yang ditargetkan menjadi 102 peserta KB aktif pria. Bahkan, masing-masing kecamatan di Jakarta Timur kini telah memiliki paguyuban KB pria.
Selengkapnya...PDF

Page: <Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 Next>
 

Gemari | KBI Gemari | Dharmais | Harian Pelita | Majalah Amanah | Dradio 103.4 FM
Damandiri | Trikora | Dakab | Gotong Royong | Yastroki | Supersemar | Yamp | Indra


Home | Profil | Kontak Kami | Buku Tamu
Redaksi Damandiri : redaksi@gemari.or.id
Copyright © 2003 gemari.or.id
designed by Gemari Online