Edition 187/XVII/2016
 Search    Edition
Cari Artikel
 
Select Edition     
 

Workshop Penelitian Ilmiah Unmer Malang
Membangun Kemitraan Perguruan Tinggi, SMK dan Posdaya

Universitas Merdeka Malang mempunyai komitmen yang sangat tinggi untuk mensukseskan kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) melalui program pengabdian kepada masyarakat. Upaya itu, antara lain, dengan menggelar Acara Workshop Penelitian Ilmiah dengan Tema Kemitraan Perguruan Tinggi, SMK dan Posdaya Dalam Rangka Menyiapkan Masyarakat Terampil pada 28 Oktober 2015 di Aula Kampus Universitas Merdeka Malang, Jawa Timur.

Ledakan Penduduk Usia Muda
Haryono Show 31 Desember 2008 Pkl 08:00-09:00 wib disiarkan oleh D FM 103,4 Mhz Bersama Prof Dr Haryono Suyono, Drs Soedarmadi dengan tema "Ledakan Penduduk Usia Muda".
Melihat kondisi kependudukan Indonesia, selama ini bisa kita lihat bahwa keberhasilan program KB pada era sebelumnya itu sudah nampak ada hasilnya. Tetapi kita tidak buru-buru bahwa hasil itu sudah menggembirakan, tetapi ada konsekwensinya dimana dalam program KB yang lalu itu sudah bisa menurunkan angka kelahiran tetapi kita harus mewaspadai juga adanya penduduk-penduduk muda yang meningkat. Karena dari hasil kelahiran-kelahiran yang lalu sekarang sudah sampai pada umur 15 sampai 20 tahun itu bertambah sehingga kalau kita gambarkan piramida penduduk bagian bawah itu melebar, umur 0, 5 , 10 ini besar, sekarang ini sudah mulai mengecil dan yang membesar itu pada umur-umur sekitar 15, 18, 30, 35, itu merupakan peledakan dari penduduk umur muda. Inilah yang harus kita waspadai, dan berbagai kegiatan atau program itu harus kita arahkan kepada SDM untuk mendapatkan kesempatan kerja. Apalagi mereka berpendidikan sudah cukup lumayan, apakah SD, SMP ini mereka harus diperhatikan. Konsekwensi kedua adalah kondisi penduduk harapan hidup kita itu panjang juga sehingga sekarang itu penduduk yang berumur dewasa, umur yang tua (60 tahun Keatas) itu cukup besar dan mencapai 3 atau 4 kali lebih besar dibanding pada kondisi jumlah penduduk di tahun 1970. Penduduk yang berumur tua ini mereka berpendidikan, dan berpengalaman, ini juga harus diberikan kesempatan untuk berpartisipasi dalam pembangunan. Kalau tidak diberikan perhatian oleh pemerintah melalui program-program tertentu para penduduk senior kita ini akan protes atau paling tidak diperlukan perhatian secara khusus. Kondisi inilah yang harus mendapatkan perhatian bagi kita semua khususnya dari pemerintah untuk memberikan fasilitas-fasilitas untuk ini.
Haryono Show Selengkapnya...
Sesi 1
Sesi 2
Sesi 3
Sesi 4


Merubah Visi Misi Masyarakat dalam Ber-KB
Di era kepemimpinan Drs Sugiri Syarif, MPA, Badan Koordinasi keluarga Berencana Nasional (BKKBN) kini memiliki visi dan misi baru, yang dituangkan dalam grand strategy BKKBN. Visi terbaru adalah seluruh keluarga ikut KB, dengan misi mewujudkan keluarga kecil bahagia sejahtera.
Selengkapnya...PDF
Selengkapnya...PDF

Walikota Palembang Sambut Positif
Konsep Pembangunan Model Posdaya

Jika melihat Prof Dr Haryono Suyono bisa jadi akan ingat spiral. Karena mantan Kepala BKKBN Pusat ini sangat identik dengan keberhasilan program Keluarga Berencana (KB) pada beberapa dekade silam.
Berkat kinerjanya yang berhasil menjalankan program KB sehingga membuat Indonesia bisa lolos tidak terjadi ledakan penduduk 1 milyar. Kalau India sudah berlipat-lipat hingga menembus angka 1 milyar dan Indonesia masih berada pada posisi 240 juta jiwa. Sudah seharusnya sekarang Indonesia berterima kasih kepada tokoh nasional yang satu ini, ujar Walikota Palembang dua periode (2003-2008, 2008-2013) ini.
Selengkapnya pdf

Indonesia Belum Jamin Raih Sertifikasi Bebas Polio 2005
Jakarta, KBI Gemari
Keberhasilan pelaksanaan Pekan Imunisasi Nasional tahun 2002 yang melebihi target beberapa waktu lalu, belum menjamin Indonesia mencapai Sertifikasi Bebas Polio 2005. Karenanya, untuk memastikan itu masih harus dibarengi dengan kerja keras bersama negara-negara wilayah regional Asia Tenggara untuk terus memantau adanya kasus lumpuh layu sebagai akibat virus polio dengan imunisasi rutin polio sehingga virus polio benar-benar punah dari muka bumi.


Grup Musik Perkusi Penyandang Disabilitas
Rekomendasikan Walikota Solo Raih Penghargaan

Suasana pertemuan itu tiba-tiba hening. Semua orang tampak duduk terhenyak dan tak bergeming. Lantunan lagu yang dibawakan seorang gadis dengan judul “Tanah Airku” berduet dengan laki-laki diringi irama musik yang serasi dan kompak diam-diam memecah kegaduhan peserta acara Sosialisasi dan Koordinasi Program Pengembangan Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya) Pemerintah Kota Solo, Jawa Tengah pada Selasa pagi 26 Maret 2013 lalu.

700 Ribu Posdaya
Antar Keluarga Indonesia Sejahtera

Keberhasilan pengembangan komitmen kebersamaan dalam upaya membantu masyarakat, utamanya keluarga-keluarga Indonesia melalui Posdaya terus diperkuat. Bersama mitra, Damandiri semakin intens menguatkan komitmen dalam membantu membangun kesejahteraan keluarga di berbagai dukuh di desa maupun kelurahan yang telah diawali sejak beberapa waktu lalu di 100 kabupaten/kota. Untuk menyukseskan pencapaian sasaran peningkatan delapan fungsi utama keluarga agar bisa berperan dalam pemberdayaan SDM anggotanya, atau meningkatkan IPM, atau meningkatkan pencapaian sasaran dan target MDGs, sampai batas akhir disepakati dalam Sidang PBB (Persatuan Bangsa-Bangsa) pada 2015, diperlukan tidak kurang dari 700.000 - 750.000 Posdaya.
Selengkapnya...pdf

Penanganan Trafficking dan Kerja Paksa
Pembantu Rumah Tangga (PRT) dan Pembantu Rumah Tangga Anak (PRTA) merupakan salah satu kelompok marginal dan rentan terhadap berbagai bentuk kekerasan dan pengabaian haknya sebagai warga negara. Namun secara regulasi, keberadaan PRT dan PRTA masih belum diatur oleh peraturan perundangan pemerintah secara khusus dan langsung.
Selengkapnya...PDF

Dari Gebyar Posdaya dan Deklarasi Posdaya Kota Gorontalo Semua Posdaya Kota Gorontalo Siap Berkarya
Keberadaan Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya) terus mendapat perhatian serius kepala pemerintah daerah di berbagai pelosok tanah air. Tak tanggung-tanggun ribuan kader kerap dihadirkan dalam mengawali gebrakan upaya pengembangan dan pembentukannya. Bahkan, tempat acara itu berlangsung pun disulap laksana perhelatan acara mega bintang yang terkenal. Seperti yang dilaksanaan Pemerintah Kota (Pemkot) Gorontalo, Provinsi Gorontalo, saat menggelar Gebyar Posdaya sekaligus Deklarasi Posdaya Kota Gorontalo pada Kamis malam 4 Februari 2016 lalu.

51,5% Remaja Lakukan Hubungan Seksual di Tempat Kos
Bandung, KBI Gemari
Sebuah polling yang dilakukan Lembaga Swadaya Masyarakat Sahabat Anak Dan Remaja Indonesia (Sahara Indonesia) menyebutkan bahwa 44,8 persen mahasiswa dan remaja Bandung telah melakukan hubungan seks sebelum menikah. Tragisnya, tempat yang digunakan untuk melakukan seks hampir sebagian besar berada di wilayah kos-kosan bagi mahasiswa yang kuliah di PTN dan PTS terbesar di Bandung. Bagaimana para mahasiswa ini menjadikan tempat kos-kosan sebagai ajang prostitusi dan atas dasar apa mereka bisa terjebak dalam budaya seks bebas?


POKSI 01 Cililitan Jaktim Budidayakan Anggrek
Berbagai kegagalan dalam menghimpun usaha keluarga pra sejahtera, tidak membuat Ny Ratnaningsih Karso patah semangat. Semua usaha itu ditekuninya dengan sungguh-sungguh tanpa pernah berkecil hati. Dari usaha ikan hias, kerupuk udang hingga akhirnya ia menemukan pangsa pasar yang tepat untuk budidaya anggrek. Dari keseriusannya menanam anggrek, sepanjang jalan raya Cililitan, Jakarta Timur, yang menjadi area budidaya anggrek Ny Ratna bersama kelompoknya pun bakal bermekaran bunga langka ini.


Gerak Posdaya Bantul Didukung SKPD
Bupati Bantul Hajjah Ida Idham Samawi, bersyukur Posdaya atau Pos Pemberdayaan Keluarga di Bantul, sudah berkembang sedemikian baiknya sehingga Bantul sering dikunjungi kabupaten lain untuk belajar Posdaya ini. “ Posdaya atau Pos Pemberdayaan Keluarga di Bantul bisa berjalan sangat baik dikarenakan di dalam memberdayakan masyarakat ini, Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang ada terlibat dalam kegiatan Posdaya dalam memberikan anggaran dan pelatihan. Kita berlakukan setiap SKPD menjadi bapak asuh di daerahnya masing-masing,” kata Bupati Bantul Hajah Ida Idham Samawi, di sela-sela mengikuti Rakernas AIDS IV di Hotel Ina Garuda Yogyakarta, DI Yogyakarta, pada Senin 3 Oktober 2011 lalu.
Selengkapnya pdf

MENYONGSONG INDONESIA DAMAI
Besok pagi kita akan memperingati Hari Tentara Nasional Indonesia (TNI) tanggal 5 Oktober 2014. Kita bersyukur dan bangga karena selama ini bangsa Indonesia selalu bisa mengatasi gejolak yang terjadi tanpa harus beramai-ramai menggoncangkan dunia. Itu semua karena kita mempunyai TNI yang mempunyai kewibawaan dan dekat dengan rakyat. TNI yang sejak lama selalu membantu berbagai program pembangunan tidak dengan senjata, tetapi melalui sikap yang ramah terjun ke desa-desa mengajak dan bersama rakyat mempersiapkan diri menghadapi dan menyelesaikan tantangan yang bisa mengurangi daya tahan dan kemampuan untuk membangun keluarga dan masyarakatnya.

Bung Karno dan Pak Harto di Mata Para Tokoh
Nama Bung Karno dan Pak Harto tak pernah lepas dari kebangkitan bangsa ini. Keduanya telah mengharumkan bangsa Indonesia dengan kehebatan masing-masing. Tapi, keduanya juga pernah dihujat segelintir orang, meskipun nama mereka tetap harum. Lalu, bagaimanakah Proklamator Bung Karno di mata Bupati Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Drs H Sri Purnomo Yusgiantoro, Msi dan Drs YB Jarot Budihardjo, Kepala Biro Organisasi Setda DI Yogyakarta? Bagaimana pula Presiden kedua RI Pak Harto di mata beliau?

Apa Indikasi Bedah Caesar?
Ibu Si, 32 tahun, bertanya melalui milis sebagai berikut: dr Harun, saya ibu dengan dua anak. Anak pertama usia 3 tahun, lahir secara normal, ditolong oleh bidan dengan berat badan 3100 gram. Kehamilan kedua berjalan normal, dan pada kehamilan menjelang delapan bulan, kami pindah ke Jakarta. Di Jakarta, saya memeriksakan kehamilan saya pada seorang ahli Kebidanan, dan dinyatakan kehamilan berjalan normal. Total peemeriksaan kehamilan yang saya lakukan delapan kali, enam kali pada bidan dan dua kali pada dokter kebidanan dan semua dinyatakan normal.
Selengkapnya pdf

Lomba Poster Kependudukan Internasional
United Nations Population Fund (UNFPA) atau Dana Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Kependudukan bekerjabsama dengan Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) kembali menggelar Lomba Poster Kependudukan Internasional. Lomba ini dilakukan untuk mendorong remaja lebih mamahami tentang masalah kependudukan, kesehatan reproduksi dan jender. Itu sebabnya tema lomba kali ini tentang Kesetaraan Jender.

BERLOMBA MENGAJAK NASABAH BARU KE BPR NUSAMBA
Keberhasilan BPR Nusamba Group membantu para nasabah dinilai sangat menggembirakan. Para nasabah makin maju dan tetap setia menjadi mitra. Nasabah diperlakukan sebagai raja dan permaisuri dengan diberikannya penghargaan dan penghormatan.

Posdaya Dahlia Batusangkar Wujudkan Impian Jadi Kenyataan
Tak pernah terbayangkan. Sebuah desa yang cukup jauh dan dikelilingi sejumlah bukit, di wilayah Sumatera Barat, memiliki tingkat kebersamaan dan kegotongroyongan yang relatif tinggi. Sehingga, ketika Posdaya Dahlia, di Nagari Lubuk Jantan, Kecamatan Lintau Buo Utara, Kabupaten Tanah Datar, mendapat respon positif warga, tokoh masyarakat dan pemerintah setempat.

MEMBANGUN EKONOMI KERAKYATAN
Hari ini dikenal sebagai Hari Koperasi, hari yang tiap tahun didambakan sebagai momentum untuk menyegarkan gerakan ekonomi kerakyatan, suatu tatanan ekonomi yang beradab, suatu tatanan yang dijiwai semangat saling peduli dan kebersamaan. Tatanan ekonomi kerakyatan yang didambakan itu dilandasi jiwa gotong royong yang kuat antar anggotanya. Oleh karena itu, sejak awal pembentukan koperasi, pemilihan pemimpin dan penerimaan anggotanya selalu dilakukan dengan musyawarah dan mufakat disertai pemberian kepercayaan kepada semua anggota untuk menugasi salah satu anggotanya menjadi pemimpin dan anggota lainnya berjuang keras menyuburkan gerakannya dan siap berbagi sesamanya.

Posdaya Giring Masyarakat Mandiri
Keistimewaan Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya) adalah menggiring masyarakat sampai menjadi mandiri. Sosialisasi ataupun pelatihan tidak akan cukup bila tidak digiring sampai selesai. Hal ini pula yang mendorong Ketua TP PKK Kota Sawah Lunto, Sumatera Barat, Emnidar Amran untuk mengembangkan Posdaya di derahnya.
Selengkapnya pdf

Koperasi Wanita Setia Bhakti Miliki Aset Rp 70 M dengan Omset Per Bulan Mencapai Rp 9 M
Kelompok arisan ibu-ibu kadang meresahkan kaum suami pada umumnya yang merisaukan gaji tiap bulan banyak kepotong untuk uang arisan di banyak tempat. Kebiasaan ngerumpi, ngomong ngalor ngidul, dan membanggakan status keluarga kadang menjadi santapan lezat bagi kaum perempuan di dalam forum arisan. Padahal, arisan punya nilai jual cukup tinggi lho. Tidak percaya?

Posdaya Merupakan Program Pro Rakyat
Sore itu gedung Siti Padmirah Silver College di Jakarta masih ramai. Ternyata, para tamu dari Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, yang berjumlah delapan puluh orang tengah menanti Ketua Yayasan Damandiri Prof Dr Haryono Suyono. Untunglah, akhirnya penggagas Posdaya itu muncul tepat waktu. Maka, acara pun dilanjutkan kembali, dan tentunya para tamu pun terlihat sumringah.
Selengkapnya pdf

SMAN 3 Surabaya Sering Juarai Paskibra
Sejak ada penawaran program magang bagi siswa dan guru dari Universitas Muhammadiyah Surabaya, Jawa Timur, SMA Negeri 3 Surabaya pun tak mau kalah dengan sekolah lainnya. Pihak sekolah kemudian menyeleksi dan konsultasi dengan guru Bimbingan Penyuluhan (BP), siapa-siapa saja yang berhak mendapat kesempatan emas itu.

Temu Kader BKKBN Seluruh Indonesia
Posdaya Wahana Sinergi Membangun Kesejahteraan

Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya) sebagai salah satu wujud nyata dalam membantu pemerintah mencapai Millennium Development Goals (MDGs) pada 2015. Keberadaanya bukan untuk menyaingi lembaga-lembaga yang ada. Namun justru sebagai wahana bersinergi membangun kesejahteraan keluarga Indonesia. Langkah inilah yang dilakukan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Pusat pada 18 Juni 2013 dengan menggelar Temu Kader Kelompok Bina Keluarga Balita (BKB), Bina Keluarga Remaja (BKR), Bina Keluarga Lansia (BKL), Keluarga Harmonis Sejahtera, Pengelola Kelompok UPPKS dan PPKS seluruh Indonesia.

HM.SUDOMO BANTU LABORATORIUM BAHASA INGGRIS
Generasi muda harus mau belajar keras menguasai bahasa internasional. Kalau tidak generasi muda akan ketinggalan dari generasi muda bangsa lain. Oleh karena itu orang-orang tua harus mendorong demi kemajuan kaula muda, termasuk menyiapkan berbagai sarana dan prasarana seperti laboratorium bahasa.

Obsesi Raih Juara Umum Lomba TP PKK
Meski saat ini masih menduduki urutan ke-3 di bawah Jakarta Barat dan Jakarta Timur dalam meraih peringkat Juara Umum pada lomba Tim Penggerak PKK Tingkat Propinsi DKI Jakarta, namun di tahun mendatang TP PKK Jakarta Pusat bertekad untuk meraih juara umum.
Selengkapnya...PDF

Dialog Publik di Universitas Trilogi
Picu PT Asuransi Jasa Raharja Miliki Program Prefentif

Dalam sebuah dialog publik yang diselenggarakan PT Asuransi Jasa Raharja Cabang DKI Jakarta di Kampus Universitas Trilogi beberapa waktu lalu, Ketua Yayasan Damandiri Prof Dr Haryono Suyono menyayangkan program asuransi yang berkembang pesat di Indonesia ini belum memiliki program prefentif. Dalam artian, hanya memperbaiki program kecepatan untuk melayani kecelakaan, pengobatan, termasuk pro aktif mendatangi masyarakat dan mendatangi premi. Dengan adanya program prefentif, keuntungan yang dimiliki Jasa Raharja bisa lebih tinggi seperti yang pernah dilakukannya 50 tahun silam.

KITA BANGUN KOTA SAYANG ANAK, IBU DAN PEDULI KELUARGA MISKIN
Hari hari ini kader politik calon pemimpin bangsa sedang hangat-hangatnya meyakinkan seluruh penduduk Indonesia yang mempunyai hak pilih datang ke tempat pemungutan suara tanggal 9 April. Mereka menjanjikan cita-cita yang tinggi bahwa apabila terpilih nanti akan memperjuangkan program-program pembangunan yang bisa mengangkat martabat bangsa, membawa keluarga Indonesia menjadi makin bahagia dan sejahtera.

Tak Ada Kata Tua untuk Belajar
Febian (18) mungkin bisa menjadi sumber inspirasi bagi remaja-remaja seusianya. Di usianya yang ke 14, dia harus mengendap di penjara karena jenis kejahatan yang dilakukannya. Namun keberadaannya di balik jeruji justru menjadi sisi menguntungkan bagi pengembangan pribadinya. Dia jadi dikenal sebagai Febian berotak cerdas, pintar merangkai kata indah, santun dalam sikap dan tingkah laku.
Selengkapnya...PDF
Selengkapnya...PDF

Bupati Malang Dukung Pengembangan
Posdaya Berbasis Koperasi dan Masjid

Bupati Malang, Jawa Timur, Drs H Rendra Kresna, BcKU, SH, MM, MPM, aktif mensupport masyarakat di Kabupaten Malang dalam pengembangan koperasi maupun Posdaya berbasis masjid, sebagai hasil kolaborasi dengan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik Posdaya.
Selengkapnya pdf

DR Sudarti 40 TAHUN BERKECIMPUNG DI DUNIA ANGKA
Kegemaran wanita satu ini di bidang studi matematika dan ilmu pasti alam samasa duduk di SLTA, mendorongnya untuk melanjutkan studi di Akademi Statistik. Bahkan, kepiawaiannya dalam bidang statistik mengantar wanita setengah baya ini duduk sebagai Kepala Badan Pusat Statistik (BPS). Siapa lagi kalau bukan DR Sudarti, sosok yang kini mengepalai lembaga yang cukup strategis bagi kepentingan pengambilan keputusan.

Mendiknas Dukung Kembangkan Wajib Belajar 12 Tahun
Pendidikan adalah kunci kehidupan. Melalui pendidikan, setiap manusia "dimanusiakan" sehingga ia bisa hidup dan dapat memaknai kehidupannya secara bermartabat. Oleh karena itu, tersedianya pendidikan berbiaya murah apalagi gratis, siapa yang tak ingin? Sejalan dengan semangat otonomi daerah belakangan ini, wajib belajar sembilan tahun mulai terdengar gaungnya lagi.

Dari Seminar dan Diskusi Penanggulangan Kemiskinan dalam Kontinum Waktu dan Dimensi di Jakarta:
Pengentasan Kemiskinan Perlu Gotong Royong

Masalah pemberantasan kemiskinan bukan hanya menjadi tugas pemerintah, melainkan juga masyarakat termasuk Yayasan Damandiri. Seluruh komponen masyarakat harus bersatu agar target pembangunan milenium yang telah dipatok tercapai pada 2015, kalau memungkinkan bisa dicapai pada 2009.

MENYONGSONG HARI KELUARGA NASIONAL
Dalam suasana pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI untuk memimpin pembangunan bangsa dan negara tercinta ini, BKKBN dan rekan rekan kerjanya dari seluruh Indonesia pada tanggal 14 Juni konon akan memusatkan Peringatan Hari Keluarga Nasional ke XXI di Surabaya. Direncanakan Peringatan Hari Keluarga Nasional kali ini dihadiri oleh Presiden SBY, yang secara kebetulan beliau adalah anak mantan Kepala BKKBN Kabupaten Pacitan. Kehadiran Presiden diharapkan bisa dijadikan momentum untuk mengingatkan kita semua bahwa pembangunan akan efektif apabila pemeran dan penerima pembangunan itu, yaitu keluarga, dipersiapkan melalui usaha pemberdayaan yang paripurna. Pemberdayaan itu dimulai melalui ajakan mengatur keluarga dengan jumlah anak secara ideal, dua orang saja, laki-laki atau perempuan sama saja. Selanjutnya, kedua anak itu dipelihara kesehatannya, di kirim ke sekolah sejak dini, diberdayakan secara sungguh-sungguh agar dengan semangat tinggi bisa bekerja atau membuka usaha serta didukung dengan lingkungan hidup yang sehat dan menyenangkan sehingga setiap anak tumbuh dalam suasana aman dan tentreram.

Komite Perdamaian Dunia
Sosialisasikan Bilboard Bersatu untuk Indonesia

Di tengah hiruk pikuk kampanye Pilpres 2009, di mana masing-masing kandidat saling serang untuk menjatuhkan "saingan", the World Peace Committee (Komite Perdamaian Dunia), justru menawarkan kesejukan bagi seluruh Bangsa Indonesia. Institusi Kemasyarakatan Internasional yang memiliki jaringan di seluruh dunia serta punya pengaruh kuat pada dunia internasional itu, meluncurkan kampanye sejuk bertema "Bersatu Untuk Indonesia". Salah satu bentuk kampanye melalui pemasangan Bilboard secara permanen di berbagai lokasi strategis di seluruh Indonesia.
Selengkapnya...PDF

Berdayakan Masyarakat Peternakan Lele Sederhana
Kelurahan Lempuing di Bengkulu salah satu kelurahan yang dekat dengan pantai dan mengalami kerusakan cukup parah pada waktu gempa tahun 2000. Meskipun terjadi gempa tetapi serta merta masyarakatnya tidak meratapi nasib kurang baik yang mereka alami. Dengan kegigihan serta dukungan semua lapisan masyarakat, akhirnya bisa bangkit kembali.
Selengkapnya...PDF




Pahlawan yang Peduli Rakyat
Para pembaca yang budiman,
Bulan Nopember ini, tepatnya tanggal 10 November, bangsa Indonesia meperingati Hari Pahla-wan Nasional. Biasanya pada hari besar seperti ini disertai penganugerahan penghargaan kepada para pahlawan bangsa yang dimasa lalu berjuang dengan cita-cita merebut kemerdekaan, kebebasan dari kebodohan dan kemiskinan. Pahlawan-pahlawan bangsa di masa lalu mengantar kita merdeka dan langsung membangun sumber daya manusia dan infrastruktur agar penduduknya makin cerdas dan mampu bekerja keras membangun anak bangsanya yang umumnya sangat terbelakang.


Pencanangan Gerakan Nasional Peningkatan Mutu Pendidikan 2 Mei 2002
Jika tak ada aral, Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) A Malik Fadjar akan mencanangkan Gerakan Nasional Peningkatan Mutu Pendidikan pada 2 Mei mendatang, bertepatan Hari Pendidikan Nasional. Ini terungkap saat seminar keliling bertajuk "Peningkatan Mutu Pendidikan Anak Keluarga Kurang Mampu" di Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar, Sulawesi Selatan, 20 Maret lalu.

Membangun Karakter Bangsa melalui Gerakan Pramuka
Merosotnya kegiatan penanaman nilai-nilai luhur kebangsaan, berdampak pada kian menyeruaknya hal-hal negatif ke permukaan. Tawuran antarpelajar, antarmahasiswa, antarkampung, tawuran antaretnis, bahkan DPR RI. Fenomena demonstrasi yang tidak santun, bahkan demonstrasi yang disertai pengrusakan semakin menggejala. Disusul dengan kenakalan remaja lainnya yakni penyalahgunaan narkoba, free sex, traficking, pencurian, perampokan, bahkan sampai dengan pembunuhan sadis.
Selengkapnya...pdf

Koperasi Bintang Anugerah Nikmati Kredit Sudara dari Bank Bukopin
Kiprah Bank Bukopin di Jawa Timur antara lain membantu kelancaran Usaha Kecil dan Menengah (UKM), beasiswa bagi para mahasiswa, termasuk koperasi. Salah satu koperasi yang mendapat kucuran dana dari Bank Bukopin yakni Koperasi Bintang Anugerah. Koperasi yang terletak di Desa Kutisari, Kecamatan Tenggilis Mejoyo, Kotamadya Surabaya, Jawa Timur, ini berdiri pada 6 Juli 1999. Awalnya hanya mempunyai keuntungan Rp 750.000 seusai rapat anggota tahunan (RAT) di bulan Desember 1999. Namun beberapa tahun kemudian meraup laba bersih hingga bernilai jutaan.



Yayasan Damandiri Semoga Panjang Umur
Tanggal 15 Januari 2010 adalah hari ulang tahun yang ke 14 bagi Yayasan Damandiri. Sebagai suatu yayasan yang bergerak di bidang sosial kemasyarakatan umur 14 tahun adalah masih kanak-kanak, masih mencari jati diri. Namun di balik umur yang kanak-kanak tersebut ternyata YDSM telah banyak berbuat bagi negara, terutama dalam membantu pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan atau mengurangi penduduk miskin di Indonesia.
Selengkapnya...PDF

Unirow Siap Meneruskan Program Posdaya
Setiap tahun Universitas Ronggolawe (Unirow) Tuban, Jawa Timur, menerjunkan mahasiswa KKN tidak kurang dari 2000 orang. Dalam setia kegiatan KKN banyak Posdaya berhasil didirikan maupun diperkuat sebagai wujud pengadian perguruan tinggi kepada masyarakat dalam membantu membangun peningkatan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendukung program pemerintah daerah menangani masyarakat miskin.

Tunjukkan Merah Putih sampai Puncak Gunung Limo
Hari Raya Idul Fitri 1431 H baru saja dinikmati umat Muslim di Seluruh dunia. Tradisi tahunan warga metropolitan untuk mudik atau pulang kampung saat menjelang Hari Raya Idul Fitri bukanlah hal asing. Bahkan, sepertinya sudah menjadi kewajiban tersendiri. Begitu juga yang dirasakan oleh 2.225 warga Pacitan yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha dan Pekerja Jasa Binatu (Appjabi).
Selengkapnya...pdf

SELAMAT TAHUN BARU 2010
Tahun 2009 yang baru saja kita tinggalkan merupakan kulminasi dari upaya bangsa ini menampung aspirasi rakyat banyak dalam proses pembangunan dengan pendekatan yang makin demokratis di Indonesia. Setelah bertahun-tahun bangsa ini membangun bersama rakyat melalui kepemimpinan yang diterjemahkan dari falsafah Pancasila, dalam tahun 2009 secara penuh aspirasi kekuasaan rakyat kita ditampung melalui hampir seluruh proses pemilihan para pemimpin bangsa. Seluruh anggota DPRD, DPR, DPD, Presiden dan Wakil Presiden dipilih langsung oleh rakyat. Apakah dengan demikian kita bertambah nyaman memasuki Tahun 2010 ?

GERAKAN MAHASISWA MENDONGKRAK PARTISIPASI
Minggu ini persada Nusantara dipenuhi berbagai kejutan yang tidak banyak disambut seperti halnya peristiwa negatif atau kontroversial. Yang pertama adalah Peringatan Hari Disabilitas Internasional yang ditayangkan melalui Acara Gemari Show TVRI Nasional, Peringatan resmi dengan mendatangkan Menko Kesra dan Menteri Sosial RI, Gerak Jalan bersama Ibu Negara RI yang diikuti puluhan ribu penyandang Disabilitas di seluruh tanah air serta menghasilkan Rekor Muri. Kedua, Seminar Nasional Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematik Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya) yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI bersama Yayasan Damandiri.

Mendekatkan Diri Kepada Allah
Para pembaca yang budiman,

Pada saat Majalah Gemari sampai ke tangan pembaca, saudara kita yang beragama Islam pasti sedang melaksanakan Ibadah Puasa untuk satu bulan penuh, sungguh suatu kesempatan yang sangat baik untuk makin mendekatkan diri kepada Allah, Tuhan Yang Maha Kuasa. Suatu kesempatan yang diberikan olehNya sekali sebulan secara penuh setiap tahun disertai kemudahan yang diberikanNya untuk menghapus segala macam dosa yang telah kita perbuat sekaligus mengumpulkan segala syarat untuk nantinya dipersembahkan kepadaNya tatkala pada waktunya kita dipanggil menghadap mempertanggungjawabkan segala perbuatan dan amal ibadah yang telah kita persembahkan kepadaNya.


Nusantara Medical Center
Bantu Ringankan Beban Korban Banjir

Banjir, ternyata, meninggalkan sisa. Sejumlah korban banjir yang rumahnya terendam banjir selama Pebruari lalu mulai muncul berbagai gangguan kesehatan seperti gatal-gatal, diare, ispa dan gangguan kesehatan lainnya. Sekitar 480 orang dari 250 KK warga Rt 010/Rw 05 Poncol Kelurahan Kuningan Barat, Kecamatan Mampang, Jakarta, merasakan penyakit itu.
Selengkapnya...PDF

Balangan, Raih Satya Lencana Pengabdi Pembangunan
Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan merupakan kabupaten baru pemekaran dari Kabupaten Hulu Sungai Utara. Meski Kabupaten Balangan usianya baru tiga tahun namun upaya untuk memberdayakan masyarakatnya tidak kalah dengan kabupaten lain. Jajaran Pemerintah Kabupaten Balangan beserta seluruh dinas didukung semua pihak termasuk partisipasi pihak swasta menjadikan Balangan kawasan yang cukup menggeliat. Kendati demikian Bupati Balangan Ir.H.Sefek Effendi ME mengaku masaih banyak pekerjaan rumah yang harus dirampungkan khususnya pembangunan bagi masyarakat yang tinggal di pedalaman.
Selengkapnya...PDF

HUT ke-51 PWRI Jawa Tengah
Deklarasi Pembentukan 800 Posdaya di Ranting PWRI Jateng

Puncak peringatan HUT ke-51 Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Jawa Tengah dipusatkan di Pendopo Wijaya Kusuma Sakti Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah pada 4 September 2013. Acara tersebut ditandai dengan penandatanganan deklarasi pembentukan 800 Posdaya di ranting-ranting PWRI di seluruh Jawa Tengah oleh Ketua PB PWRI Prof Dr Haryono Suyono, Wakil Gubernur Jawa Tengah Drs H Heru Sudjatmoko MSi, Bupati Cilacap H Tatto Suwarto Pamuji dan Ketua PWRI Jawa Tengah H Goernito.

Prof Dr Maria Farida Indrati, SH, MHum
Guru Besar Bidang Hukum Perundang-undangan UI
Perlu Kita Kobarkan Semangat Keindonesiaan

Memasuki perjalanan kebangkitan nasional bangsa ini, termnyata masih menyisakan berbagai persolan yang memprihatinkan. Selain mengalami krisis keteladanan dan rawannya perpecahan akibat sikap kedaerahan maupun kelompok atau individu-individu, juga nyaris tidak ada lagi yang bisa dibanggakan untuk mengakui diri sebagai orang Indonesia. Padahal, semestinya perjalanan seratus tahun perjalan kebangkitan nasional sudah bisa membawa bangsa ini ke arah kemajuan dalam bingkai persatuan yang kokoh kuat.
Selengkapnya...PDF

Ibu Negara Hj Ani Bambang Yudhoyono:
PAUD ‘Basic Education’ yang Tak Bisa Diabaikan

Ibu Negara Hj Ani Bambang Yudhoyono saat membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Indonesia Tahun 2013 di Istana Negara, yang lalu menegaskan pada usia 0-6 tahun seorang anak akan menyerap semua hal tanpa kecuali. Tidak hanya hal yang baik-baik saja tapi juga hal yang kurang baik.

Selamat Datang Para Menteri Baru
Para pembaca yang budiman,

Pada waktu Gemari tiba ditangan pembaca, para Menteri baru telah dilantik oleh Presiden Jokowi dan mulai bekerja. Selamat datang para Menteri baru. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa memberkati anda semua dan memberi petunjuk serta kemudahan agar usaha yang dijalankan pemerintah lancar dan berhasil merangsang pembangunan keluarga dan penduduk yang sejahtera. Harapan ini sangat didambakan rakyat banyak karena selama ini dikabarkan pembangunan telah dilaksanakan secara gegap gempita tetapi kualitas penduduk Indonesia yang dicerminkan oleh Human Development Index (HDI) yang dilaporkan oleh PBB (UNDP) hampir tidak pernah berkutik.


Kopsis SMAN 35 Jakarta Sarat Manfaat
Koperasi Sekolah tidak sekadar menyediakan kebutuhan perlengkapan sekolah. Tetapi juga bisa menjadi wahana pembelajaran siswa tentang koperasi untuk kepentingan mereka sendiri dan kepedulian kepada orang lain. Itu yang menyebabkan koperasi sekolah berbeda dengan koperasi-koperasi pada umumnya. SMA Negeri 35 Jakarta mencoba menerapkan manajemen koperasi sekolah dengan memberdayakan siswanya untuk terjun langsung berkecimpung di dunia per-koperasian.
Selengkapnya...PDF

MENDIDIK ANAK BANGSA HIDUP BERSAMA UNTUK MAJU
Bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional, 2 Mei 2012, Gubernur Sumatera Barat, Prof. Dr. H. Irwan Prayitno, Psi, MSc. menggelar suatu acara yang sekaligus mewarnai upaya untuk mendidik anak bangsa menyegarkan persatuan, kesatuan dan budaya gotong royong untuk membangun dan maju bersama. Acara ini sekaligus mengawali rangkaian acara pendidikan untuk membudayakan perhatian dan kecintaan terhadap sesama untuk mengentaskan kemiskinan dan mengantar pembangunan keluarga sejahtera. Karena kecintaan terhadap sesama itu, maka peringatan Hari Pendidikan Nasional 2012 dikaitkan dengan upaya merangsang kepedulian, harmoni dan pemberdayaan terhadap tiga generasi, yaitu generasi anak-anak, remaja dan pemuda serta penduduk lanjut usia menyongsong Hari Lanjut Usia Nasional 2012. Upaya menyegarkan kembali budaya gotong royong sesama anak bangsa.

Dari Peringatan Hari Keluarga Nasional ke-16 di Kabupaten Klaten, Jateng
Pengurus Posdaya Harus Masyarakat Biasa

Memperingati Hari Keluarga Nasional ke-16 tahun 2009, Pemerintah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, menyelenggarakan temu kader PPKBD (Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa) di Pendopo Pemkab Klaten, Selasa 9 Juni 2009. Acara yang dihadiri Ketua Yayasan Damandiri Prof Dr Haryono Suyono ini membahas pula tentang Program Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya) untuk pengentasan kemiskinan di Kabupaten Klaten.
Selengkapnya...PDF

RA Kartini, Kemandirian Perempuan dan MDGs
Semangat Raden Ajeng (RA) Kartini membangun kaumnya tak pernah padam. Api perjuangan terus mengilhami dan memotivasi kaum perempuan untuk bangkit menunjukkan jati dirinya. Langkah perjuangannya di era penjajahan Belanda telah menjadikan kaum perempuan semakin kuat dan mandiri. Partisipasi kaum perempuan pun dalam pembangunan semakin tinggi.
Selengkapnya...pdf

Posdaya Bahagia Gelar Baksos ke Pelosok Kampung
Meski banyak yang anggota Posdayanya terkena musibah banjir, Posdaya Bahagia justru menggelar bakti sosial membantu keluarga-keluarga korban banjir yang ada di pelosok Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Semua itu dilakukan agar kader-kader Posdaya bisa mencari solusi bila dihadapkan dalam kondisi seperti apapun dan lebih peduli terhadap lingkungan.

INDONESIA KEHILANGAN PUTRA TERBAIKNYA
Untuk kesekian kalinya Indonesia kehilangan salah seorang putra terbaiknya. Dengan tenang pada hari Minggu lalu, di Rumah Sakit Cedars Sinai, di Los Angeles, Amerika Serikat, setelah mengalami sakit untuk beberapa hari, bahkan sempat koma, Bapak H. Bustanil Arifin SH., mantan Menteri Koperasi yang berhasil, mantan Kepala Bulog, mantan Ketua Umum DNIKS dan berbagai jabatan penting lain di Republik Indonesia tercinta ini, wafat dengan tenang.

Dengan Data Tujuan MDGs Bisa Tercapai
Setelah mengikuti perkuliahan yang cukup panjang dan melelahkan, akhirnya Bapak Mazwar Noerdin, salah satu Deputi Direktur Yayasan Damandiri dan juga mantan Sestama BKKBN Pusat berhasil menyelesaikan program Doktor Ilmu Manajemen Pemerintahan di Universitas Satyagama Jakarta, dengan hasil yang luar biasa “Cum laode”. Hasil luar biasa ini berkat kerja keras dan cerdas yang selalu ditanamkan oleh Prof Dr Haryono Suyono kepada semua orang termasuk para staf dan pembantunya.
Selengkapnya pdf

Bupati Karanganyar Drs H Juliyatmono, MM Posdaya, Efektif dan Strategis Entaskan Kemiskinan
Bupati Karanganyar Drs H Juliyatmono, MM, menilai, Posdaya yang digagas Prof Dr Haryono Suyono merupakan salah satu langkah efektif dan strategis untuk menembus agar keluarga-keluarga bisa ke luar dari zona kemiskinan. “Kita ingin ke luar dari zona kemiskinan, masing-masing keluarga kita berdayakan dengan berbagai program agar pembangunan manusia makin hari makin maksimal. Dengan mampu mengurangi angka kemiskinan, lalu menyiapkan keluarga yang berkualitas dan sejahtera. Kalau itu sudah tercapai, berarti bangsa ini akan bergerak lebih maju dan lebih cepat, karena problemnya ada di kemiskinan,” tutur Bupati Karanganyar yang berpasangan dengan Rohadi Widodo masa bhakti 2013-2018 ini meyakinkan.

Memantapkan Keadilan Sosial di Pedesaan
Pertengahan bulan ini adalah Hari Lahir pahlawan perempuan Indonesia, Raden Ajeng Kartini. Sebagai seorang perempuan Jawa yang setia pada orang tua dan suaminya, R.A. Kartini berjuang melalui bersurat mengutarakan kehidupan dan cita-citanya. Dalam suasana yang lebih heroik, para pejuang kita mengembangkan Pancasila sebagai pedoman hidup yang luar biasa. Dalam semangat Pancasila itu, sila kelima adalah keadilan sosial bagi seluruh Rakyat Indonesia, keadilan yang sengaja disiapkan untuk semua, bukan hanya bagi mereka yang beruntung.

MERINTIS KOTA MENJADI PENGGERAK KEBERSAMAAN
Minggu lalu Menko Kesra Dr. HR Agung Laksono, dalam kesempatan membuka pertemuan para Walikota seluruh Indonesia membahas upaya pemberdayaan keluarga dalam rangka pengentasan kemiskinan melalui Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya) di kota Surabaya, menyerukan agar semua kalangan membangun kebersamaan antar berbagai kalangan. Kebersamaan atau kerja gotong royong yang menjadi jati diri bangsa itu perlu disegarkan, karena tantangan yang kita hadapi bersama bukan bertambah ringan tetapi justru bertambah berat.

MENCEGAH DISABILITAS MELALUI POSDAYA
Proses disabilitas atau kecacatan dimulai dari keadaan keluarga yang miskin, tidak memadai atau kecelakaan yang terjadi pada keluarga yang bersangkutan. Menyadari hal ini, sesuai dengan amanat UU no 11 tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial, sejak beberapa waktu lalu Dewan Nasional Indonesia untuk Kesejahteraan Sosial (DNIKS), berusaha mengembangkan pemberdayaan sebagai upaya dini mencegah atau mengurangi terjadinya disabilitas melalui upaya pengentasan kemiskinan secara besar-besaran.

Sulistyohadi DS,
Direktur Usaha Mikro, Kecil, Menengah dan Koperasi Bank Bukopin
Sektor UKM Masih Jadi Primadona

Sektor Usaha Kecil dan Menengah (UKM), diam-diam masih menjadi primadona yang menjadi pilihan masyarakat dalam mengelola usahanya. Ini diakui Direktur Usaha Mikro, Kecil, Menengah dan Koperasi (UMKM) Bank Bukopin Sulistyohadi DS pada Majalah Gemari belum lama ini.Selengkapnya...PDF
Selengkapnya...PDF

PROPINSI SUMATRA SELATAN MEMBANGUN KEAJAIBAN DUNIA
Kalau lima tahun terakhir ini kita tidak berkunjung ke Sumatra Selatan, khususnya ke kota Palembang, tentu kita akan terkejut atas kemajuan yang luar biasa. Pada waktu ini, bertepatan dengan akan dilangsungkannya Perhalatan Besar Sea Games yang konon akan dibuka pada tanggal 11 Nopember tahun 2011 yang akan datang, seluruh infrastruktur sedang dibangun dengan gegap gempita. Jalan-jalan diperlebar, sarana olah raga di mana mana dibangun atau disempurnakan, jaringan hotel-hotel baru, restoran, tempat rekreasi, pelayanan telekomunikasi secara sistematis dikembangkan di semua sudut kota. Tidak terkecuali Mall, toko dan jaringan pelayanan calon pembelanja sudah jauh-jauh hari diantisipasi dengan baik untuk melayani permintaan pengunjung serta masyarakat yang diperkirakan akan meledak.

Pendidikan Kewirausahaan Sangat Bermanfaat bagi Pengembangan Manusia Indonesia di Masa Depan
Pendidikan menjadi kebutuhan luas di masyarakat. Bukan saja pendidikan formal di bangku sekolah, melainkan pendidikan nonformal yang mencakup berbagai bidang kehidupan di masyarakat. Pendidikan ketrampilan termasuk pendidikan kewirausahaan akan sangat bermanfaat bagi pengembangan manusia Indonesia di masa depan.

Mahasiswa KKN Posdaya Unirow Tuban
Jadi Sahabat Masyarakat Bangun Desa

Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Tuban, Jawa Timur semakin mantap dengan gagah melepas mahasiswanya turun ke desa-desa melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Posdaya. Mahasiswa bukan saja bisa menyukseskan misi yang diembannya membentuk Posdaya di setiap desa, tetapi berhasil menjadi sahabat masyarakat dalam membangun kesejahteraan desa.

Pengukuhan Pengurus Koalisi Indonesia untuk Kependudukan dan Pembangunan Kota Metro
Pembangunan Keluarga Berbasis Penduduk

Permasalahan kependudukan dewasa ini sangat berkaitan erat dengan pembangunan keluarga. Pembangunan keluarga, menurut Prof Dr Haryono Suyono, adalah penyegaran pembangunan norma keluarga kecil yang bahagia dan sejahtera. Pembangunan keluarga sejahtera tahun 1993 resmi dicanangkan di Provinsi Lampung. Jadi, Lampung mempunyai arti yang luar biasa sebagai tempat pencanangan pembangunan keluarga sejahtera.

Bangun Nagari dengan Posdaya
Mengubah Egoisme Jadi Kebersamaan

Nagari Tarung-tarung di Kecamatan IX Koto Sungai Lasi, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, merupakan satu dari 24 Nagari tertinggal, kini beranjak meninggalkan sebutan itu. Adalah Posdaya Galanggang Buekyang dibentuk oleh seluruh masyarakat nagari ini membangkitkan gerakan pembangunan untuk menempatkan pada jajaran Nagari yang lebih maju.
Selengkapnya pdf

Pancangkan Panji-Panji UNG Kampus Peradaban
Peserta Kuliah Kerja Sinergi Pemberdayaan Masyarakat (KKS) Tematik Posdaya tahun 2010 diminta menjalankan tugas dengan baik. Diharapkan pada awal Agustus 2010 semua desa tempat lahan KKS sudah mempunyai Posdaya, yang di Gorontalo sudah dimulai dari Kabupaten Boalemo. Mahasiswa juga diharapkan melakukan koordinasi dengan berbagai pihak. Untuk itu Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) SKPD diharapkan dapat mendukung kegiatan mahasiswa ini. Harapan tersebut disampaikan Rektor UNG Prof Dr Nelson Pomalingo, MPd saat melepas mahasiswa KKS Tematik Posdaya terjun ke desa-desa, Rabu, 7 Juli 2010. "Mahasiswa datang tidak membawa uang. Mereka hanya membawa diri, konsep, pikiran dan tenaga. Oleh karena itu dukungan SKPD baik provinsi maupun kabupaten/kota sangat kami butuhkan,"tambahnya.
Selengkapnya...pdf

LIMA KABUPATEN KOTA BERBAGI KEMANDIRIAN
Minggu lalu empat kabupaten dan satu kota berbag.ai upaya membangun masyarakat mandiri dan sejahtera. Kabupaten Sleman dan Kulon Progo serta Kota Yogyakarta yang terlebih dahulu telah berhasil mengajak masyarakatnya bersatu dalam Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya) menjadi tuan rumah dari kunjungan kerja Bupati, jajaran SKPD dan pimpinan organisasi masyarakat dari Kabupaten Boyolali dan Pacitan untuk berbagi pengalaman. Setelah melakukan kunjungan kerja yang intensif, kedua Kabupaten bertekad untuk mengajak masyarakatnya melaksanakan Instruksi Presiden RI nomor 3 tahun 2010 melaksanakan program-program pembangunan yang berkeadilan.

Perlu Strategi Penangulangan Stroke Mencakup Aspek Preventif, Terapi Rehabilitas
Penderita stroke saat ini menjadi penghuni terbanyak di bangsal atau ruangan pada hampir semua pelayanan rawat inap penderita penyakit syaraf. Karena, selain menimbulkan beban ekonomi bagi penderita dan keluarganya, stroke juga menjadi beban bagi pemerintah dan perusahaan asuransi kesehatan.

LIMA KABUPATEN KOTA BERBAGI KEMANDIRIAN
Minggu lalu empat kabupaten dan satu kota berbag.ai upaya membangun masyarakat mandiri dan sejahtera. Kabupaten Sleman dan Kulon Progo serta Kota Yogyakarta yang terlebih dahulu telah berhasil mengajak masyarakatnya bersatu dalam Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya) menjadi tuan rumah dari kunjungan kerja Bupati, jajaran SKPD dan pimpinan organisasi masyarakat dari Kabupaten Boyolali dan Pacitan untuk berbagi pengalaman. Setelah melakukan kunjungan kerja yang intensif, kedua Kabupaten bertekad untuk mengajak masyarakatnya melaksanakan Instruksi Presiden RI nomor 3 tahun 2010 melaksanakan program-program pembangunan yang berkeadilan.

Melatih keterampilan wanita, busana, kecantikan, rias pengantin hinggga PR
Berdiri megah di dekat pusat pertokoan yang berlokasi di Pasirkaliki Bandung, Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Ariyanti kian menunjukkan jati dirinya sebagai satu-satunya tempat 'kursus ' di Indonesia yang cukup komplet. Terutama, semua itu banyak ditujukan untuk melatih keterampilan wanita dari soal tata boga, busana, kecantikan, rias pengantin hingga public relation. Tiap tahunnya, 75 persen dari lulusan LPP Aryanti siap mandiri dengan membuka lapangan kerja baru atau bekerja di perusahaan lain.

LPP Ariyanti Peluang Alternatif Menjanjikan
Meski sudah memiliki nama, LPP Ariyanti Bandung tidak segan-segan memberikan cicilan SPP bagi siswanya. Bahkan, sampai selesai di wisuda pun lulusan Ariyanti ada yang masih mencicil uang semasa kuliah dengan gaji yang diterimanya dari hasil bekerja mengandalkan ijazah Ariyanti. Hal ini merupakan terobosan menarik di dunia pendidikan yang belum pernah dilakukan lembaga pendidikan lain di Indonesia.

Melongok Syuting Keluarga Cemara di Universitas Jenderal Soedirman, Jateng:
ARA TEMUI MAHASISWI PENERIMA BANTUAN SPP
Perjuangan hidup yang begitu berat telah dilalui Keluarga Cemara. Keadaan ini mampu menempa keluarga ini menjadi lebih matang dalam menapaki kehidupan di masa datang. Terlebih setelah mereka memenangkan kasus perusahaan abah di pengadilan, yang memutuskan pihak tergugat harus mengembalikan semua harta kekayaan abah. Mampukah keluarga ini mempertahankan tradisi kesederhanaan dan sikap kepedulian terhadap sesama setelah mereka kembali menjadi kaya, atau justru malah sebaliknya?

Permasalahan Anak Masih Tinggi
Keberhasilan pembangunan anak tidak terlepas dari keberhasilan pelaksanaan pembangunan pemberdayaan perempuan dan perwujudan kesetaraan gender. Anak yang berkualitas dihasilkan oleh perempuan yang berkualitas pula, karena pembentukannya terjadi sejak anak masih dalam kandungan. Untuk itu, dalam melaksanakan seluruh kebijakan, program dan kegiatan pembangunan anak, selalu diintegrasikan dengan pembangunan kesetaraan gender dan pemberdayaan dan perlindungan perempuan.
Selengkapnya...pdf

SRIKANDI POSDAYA BERGERAK CEPAT
Setelah Srikandi Posdaya muncul di Bantul, Ibu Bupati Bantul, Ibu Hj. Sri Surya Widati Samawi, pada tingkat Kabupaten bergerak cepat beberapa tahun lalu, kemudian muncul Srikandi pada tingkat kecataman dilakukan oleh Ibu Dra. Sri Harmintarti, MM, Camat Pengasih. Berturut-turut mucnul Ibu Dra. Siti Rochmiyati, M.Pd dari Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa, Ibu Ir. Zasmeli Suhaemi, MP. dari Universitas Taman Siswa Padang, Ibu Dra. Rita Yuliastuti, MSi dari Universitas Ronggolawe Tuban, Ibu Dr. Sudarti, MKes dari Universitas Jember, Ibu Ir. Iha Haryani, SE, MM dari Universitas Pancasila Jakarta, mbak Dian Budi Anggraeni dari Pacitan, kini muncul Srikandi-Srikandi baru yang bergerak cepat dengan gegap gempita.



Berkat Rumput Laut
Kelompok Tani Elok Mekar Sari Semolowaru Sejahtera

Rumput laut bisa diolah menjadi apa saja. Berkat pelatihan yang didapatnya, rumput laut pun dapat ‘disulap’ menjadi makanan bergizi. Selain menyehatkan juga menambah income keluarga. Berkat tangan dingin H Damanhuri, CHCM, Pimpinan Pusat Pelatihan Mandiri Kelautan dan Perikanan, UD Mawas Surabaya, Kelompok Tani Elok Mekar Sari RW 08 Kelurahan Semolowaru Kecamatan Sukolilo Kota Surabaya telah membuktikannya.

BERKURBAN KARENA ALLAH
Minggu depan, ummat Islam di seluruh dunia akan memperingati Hari Raya Idul Adha 1436 H. Peringatah Hari Raya Idul Adha selalu mengharukan karena kita semua diingatkan cerita yang saangat menyentuh karena seorang ayah, Nabi Ibrahim AS, atas dasar keimanan dan ketaqwaannya kepada Allah, Tuhan Yang Maha Kuasa, siap, sanggup dan dengan ikhlas mengorbankan anaknya.

Posdaya Menginspirasi Kaum Perempuan
Kegiatan Posdaya sangat bermanfaat. Meskipun dalam Posdaya itu ada beberapa kegiatan binaan yang dilakukan kelompok Tim Penggerak PKK, tetapi tidak saling tumpang tindih. Karena kegiatannya justru saling bersinergi secara apik. Benarkah, berbagai kegiatan dalam Posdaya telah banyak memotivasi kaum perempuan dan para ibu?
Selengkapnya...pdf

UU SJSN Masih Terkendala Otonomi Daerah
Perluasan Jaminan/Asuransi Kesehatan Nasional untuk menjamin seluruh penduduk (Universal Coverage) sudah tidak bisa ditunda lagi mengingat saat ini yang membutuhkan pelayanan kesehatan bukan hanya penduduk miskin yang sudah tercover, namun juga mereka yang berada pada lapisan menengah, yang bila sakit sedikit jatuh miskin (Sadikin). Karena biaya pengobatan di Indonesia saat ini dirasa cukup mahal dan memberatkan.

Festival Posdaya Fair Meriahkan HUT Boalemo ke-11
Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya) kian semarak merambah pelosok-pelosok desa di bumi pertiwi tercinta. Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo, salah satu di antaranya daerah yang menyosialisasikan sekaligus merealisasikan Program Posdaya sebagai upaya mengentaskan kemiskinan di daerahnya. Tak heran, pada Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Boalemo ke-11 menggelar acara Festival Posdaya Fair, ini menunjukkan Posdaya disambut antusias warganya.
Selengkapnya...pdf

OTONOMI SETENGAH HATI
Oleh : Priyono Tjiptoheriyanto

Pada saat ayam jantan berkokok tanggal 1 Januari 2001, dimulailah babak baru dalam pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Sekitar 400 Pemerintah Kabupaten dan Pemerintah Kota akan mendapat kebebasan untuk mengatur rumah tangganya sendiri. Otonomi yang sangat luas mulai dijalankan bagi daerah-daerah yang memang telah siap melakukannya.

Marshanda:
Sayangilah Diri Sendiri dan Jauhi Narkoba

Marshanda, artis cantik yang baru beranjak remaja pemeran Lala dalam Sinetron Bidadari, memiliki kiat tersendiri dalam membentengi dirinya terhadap pengaruh narkoba. Tak ubahnya remaja gaul lainnya, apalagi hidup di lingkungan gemerlap pesta bintang, Marshanda atau yang akrab disapa Caca, juga doyan nongkrong di mall, mencoba sesuatu hal yang baru dan "tebar pesona" pastinya. "Tetapi semua itu harus dilakukan dengan cara yang positif. Harus berani katakan 'tidak' untuk narkoba," tegas pemeran Kasih dalam sinetron Kisah Kasih Di Sekolah.

Pembangunan di Sragen Padukan Bidang Kesehatan, Pendidikan dan Peningkatan Ekonomi
Tahun 2005 mulai diperkenalkan program baru yaitu pengembangan siswa dan remaja unggul melalui sekolah unggulan, peningkatan mutu guru serta pengembangan mutu sekolah dengan bantuan perlengkapan yang dibutuhkan. Sedangkan untuk mahasiswa, menurut Bupati Sragen H Untung Wiyono, pihaknya menyediakan bantuan keringanan SPP untuk mahasiswa smester akhir.

Yayasan Nurul Bantani Mencetak Santri Mandiri
Badan Koordinasi Kegiatan Kesejahteraan Sosial (BK3S) Provinsi Banten banyak membawahi Koordinasi Kegiatan Kesejahteraan Sosisal (K3S) yang ada di Kabupaten dan Kota se Provinsi Banten. BK3S Banten juga membina beberapa Yayasan yang ada di Provinsi Banten sendiri.
Salah satu Yayasan yang bernaung di bawah BK3S Provinsi Banten adalah Yayasan Nurul Bantani yang berlokasi di Dalung, Cipocok Jaya yang saat ini mendidik sebanyak 300 anak didik, dengan perincian sebanyak 90 siswa diantaranya anak yatim piatu dan anak dari kalangan kaum dhuafa. Semua anak asuh tinggal di asrama yang disediakan oleh yayasan. Mereka rata-rata masih berasal dari daerah Banten khususnya Serang seperti Ciomas, Pandeglang, Padarincang, Labuan, dan Lebak.
Selengkapnya...PDF

BELAJAR BERSATU DARI PEMANJAT PINANG YANG CERDIK
Setelah minggu lalu kita memperingati Hari Proklamasi Kemerdekaan RI yang ke 58, suasana pesta kebanggaan, dengan berbagai acara yang menarik, yang serius atau yang santai dan lucu, untuk memperingati perjuangan para pahlawan pendahulu, kita harus segera bekerja keras melanjutkan upaya pembangunan. Namun demikian, sementara merenung berbagai acara yang lucu dan menarik, kita patut belajar bagaimana rakyat banyak menikmati, bahkan kadang-kadang mensiati, tetapi tetap dengan penuh ceria, berbagai lomba yang diadakan oleh panitia.



Di Kantor Walikota Palembang
Palembang Gelar Pelatihan Posdaya

Kota Palembang sangat serius dalam hal pengentasan kemiskinan. Keseriusan tersebut tercermin dari dilakukannya sosialisasi dan pelatihan Posdaya, sebagai pintu masuk menggiatkan program gerakan pemberdayaan keluarga.
Sebelum acara launching pos-pos pemberdayaan keluarga (Posdaya) Kota Palembang yang dirangkaikan dengan pengambilan gambar variety show Gemari TVRI Sumatera Selatan, terlebih dahulu diawali dengan melakukan kegiatan sosialisasi dan pelatihan Posdaya, bertempat di Auditorium Parameswara Lantai 2, Kantor Walikota Palembang.
Selengkapnya pdf

Posdaya Loh Manis
Hasil Partisipasi Masyarakat

Posdaya sebagai lembaga forum silaturahmi kegiatan pemberdayaan keluarga dan masyarakat memiliki peran strategis dalam menumbuhkan partisipasi masyarakat di perkotaan maupun pedesaan. Meskipun Posdaya masih kedengaran baru, tetapi sejatinya sudah tumbuh di masyarakat sejak lama. Posdaya merupakan warisan budaya pembangunan masa lalu yang bermanfaat, bersifat lentur dan demokratis, serta sarat dengan sikap gotong royong.
Selengkapnya...pdf

Sulawesi Tengah Deklarasikan Posdaya
Dalam upaya pengentasan kemiskinan, Provinsi Sulawesi Tengah mendeklarasikan Posdaya sebagai ujung tombak pengentasan kemiskinan dan pemerataan kesejahteraan. Posdaya sudah 3 tahun bersinergi dengan program-program pembangunan provinsi dan kabupaten kota di Provinsi Sulawesi Tengah.

DR H Bomer Pasaribu, BERI KESEMPATAN KARYAWAN MEMILIKI SAHAM PERUSAHAAN
Pasar bebas pada hakikatnya tidak memperdulikan hak dan asasi manusia, keadilan, ketimpangan, nasionalisme dan sebagainya. Karena, menurut mantan Menteri Tenaga Kerja DR H Bomer Pasaribu, MS, yang menjadi ideologi ekonomi pasar bebas adalah di mana modal dapat diperanak-pianakkan lebih berlipat ganda. Di situlah modal tanah airnya.

Fathya Artha Utami DARI MC ACARA ULTAH SAMPAI WAWANCARAI PRESIDEN
Sejumlah prestasi di bidang akting, menyanyi, MC maupun seni lukis pernah dijuarai Fatia, artis cilik serba bisa yang dua tahun belakangan ini akrab menjadi Pengantar Acara Anak Trans TV. Dari predikat None Cilik Jakarta tahun 2000 hingga kejuaraan menyanyi dan modelling, pemeran utama Gelas-Gelas Berdenting yang filmnya meraih penghargaan pada Festifal Film Asia di Korea dalam rangka menyambut Hari Anak ini telah meraih sekitar dua ratus piala penghargaan. Uniknya, semua dipelajari hanya dengan "mencuri ilmu" dari orang-orang pandai di sekitarnya, tanpa les, kursus maupun memanggil guru ke rumah. Bagaimana peran orang tua dalam mendidik anak berbakat seperti Fatia?

Posdaya Atasi Problema Gaya Hidup Remaja
Gaya hidup remaja terutama kalangan pelajar dan mahasiswa tengah menjadi isu hangat kependudukan nasional. Kurangnya pemahaman dalam mengatasi berbagai masalah yang mereka hadapi ternyata berdampak serius terhadap gagalnya pengendalian pertumbuhan penduduk dan pencapaian Millennium Development Goals (MDGs) pada 2015. Itulah sebabnya, pada Senin 17 Juni 2013 lalu Yayasan Damandiri dan Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Pusat sepakat kondisi di atas akan dijadikan isu besar kependudukan yang digarap melalui Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya).

MENGIRIM MAHASISWA PEJUANG KE DESA
Pengalaman menarik yang dinikmati oleh mahasiswa maupun masyarakat yang mendapat kunjungan dari mahasiswa KKN tematik Posdaya merangsang berbagai perguruan tinggi, biarpun pada bulan Ramadhan, tetap mempersiapkan mahasiswa untuk melakukan KKN tematik Posdaya. Ditengah bulan Ramadhan, Universitas Muhammadiyah Bengkulu, melalui kerja keras tiga Srikandinya, Ketua LPPM, Dr. Ir. Eva Oktavidiati, MSi, Kabag Pengabdian, Ir. Wismalinda Rita, MP, dan Kabag Penelitian, Dr. Nurhaita, MP, mempersiapkan sekitar 1.204 mahasiswa untuk melakksanakan KKN di semua Kabupaten/Kota di provinsi Bengkulu.

Kabupaten Sleman Pusat Gerakan Posdaya di DIY
Masjid bukan sekadar sarana ibadah belaka. Masjid juga bisa dijadikan sarana meningkatkan kesejahteraan jama'ahnya, baik di bidang ekonomi, pendidikan dan kesehatan. Itu semua bisa digerakkan melalui Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya) yang dikembangkan Yayasan Damandiri. Peresmian Masjid Soekiratul Muslimat di Dukuh Sangonan, Kecamatan Godean, Kabupaten Sleman Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada 1 Maret 2009 lalu oleh Menteri Agama RI Maftuch Basuni telah menandai awal berkibarnya pengembangan Posdaya di Kabupaten Sleman.
Selengkapnya...PDF

Pemimpin yang Mengayomi Publik
Dengan munculnya Instruksi Presiden nomor 3 tahun 2010 yang lalu, tentang Pembangunan Yang Berkeadilan, kemungkinan besar karena adanya phenomena baru yang muncul di tengah-tengah masyarakat terutama dalam bidang kependudukan. Pembangunan yang gencar dilaksanakan terkait dengan adanya upaya untuk mengatasi kemiskinan dan kebodohan di tanah air tercinta ini. Meskipun upaya yang dilakukan selama ini terkesan membosankan, dan oleh sebagian orang dianggap sesuatu yang biasa dan terkesan tidak sungguh-sungguh, namun kita semua harus optimis, bahwa upaya pengentasan kemiskinan dan kebodohan, apabila semua pihak ikut secara aktif berpartisipasi, maka hasilnya akan lebih membanggakan.
Selengkapnya pdf

Posdaya, Posyandu Era Reformasi
Program Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) yang dulu sering digaungkan oleh Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasonal (BKKBN) kini dianggap sudah kehilangan gemanya. Karena kegiatan Posyandu yang ada saat ini lebih menjadi milik departemen tertentu. Oleh karena itu, ungkap Prof Dr H Haryono Suyono, yang juga penggagas Posyandu di Indonesia, untuk merangsang partisipasi masyarakat, Posyandu era reformasi ini diharapkan bisa berkembang menjadi Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya). Selengkapnya...PDF
Selengkapnya...PDF

GERAKAN PEMBANGUNAN KELUARGA DI GUNUNGKIDUL
Minggu lalu, secara gegap gempita Bupati Gunungkidul, Ibu Hj. Badingah, SSos, didampinggi Ketua DPRD, Drs. Sutata, segenap jajaran SKPD, Sekda, pimpinan tujuh perguruan tinggi, PKK, seluruh Camat dan Kepala Desa serta pemimpin organisasi lainnya, bersama Yayasan Damandiri, menggelar launching gerakan pengentasan kemiskinan melalui Pundi berbasis MDGs yang dikawal Inpres nomor 3 tahun 2010 serta didukung oleh PBB.

Peserta OST Posdaya Saksikan Masyarakat Ambil Peran Pembangunan
Yayasan Damandiri yang selama ini dikenal giat melakukan kegiatan pemberdayaan masyarakat sebagai upaya memotong rantai kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui tiga fokus kegiatan pemberdayaan. Tiga kegiatan pemberdayaan memotong rantai kemiskinan itu adalah pendidikan sebagai upaya memotong kebodohan. Kedua, pemberdayaan bidang kesehatan keuarga dan masyarakat, serta pemberdayaan ekonomi kewirausahaan sebagai langkah memotong rantai kemiskinan.

Page: <Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 Next>
 

Gemari | KBI Gemari | Dharmais | Harian Pelita | Majalah Amanah | Dradio 103.4 FM
Damandiri | Trikora | Dakab | Gotong Royong | Yastroki | Supersemar | Yamp | Indra


Home | Profil | Kontak Kami | Buku Tamu
Redaksi Damandiri : redaksi@gemari.or.id
Copyright © 2003 gemari.or.id
designed by Gemari Online