Edition 166/XV/2014
 Search    Edition
Cari Artikel
 
Select Edition     
 

Unibraw Malang Kembangkan Posdaya Berbasis Ekonomi
Universitas Brawijaya (Unibraw) Malang dalam waktu dekat akan mengembangkan Posdaya berbasis ekonomi. Langkah-langkah yang akan dilaksanakan berawal dari pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), termasuk di dalamnya Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS). UMKM diyakini mampu memberikan kontribusi yang baik terhadap bidang sosial dan budaya. Tetapi UMKM juga mempunyai kelemahan, kekurangan dan keterbatasan. Hal inilah yang mendasari dibentuknya Posdaya berbasis ekonomi di lingkungan kampus Universitas Brawijaya.
Selengkapnya...PDF

PROGRAM BANTUAN BELAJAR MANDIRI SISWA SMA/SMK/MA DAN BANTUAN BAGI MAHASISWA PTN
Yayasan Dana Sejahtera Mandiri (DAMANDIRI) yang mempunyai tujuan memberdayakan Keluarga Pra Sejahtera dan Keluarga Sejahtera I atau keluarga kurang mampu, sejak tahun 2002 membuka peluang memberikan bantuan biaya "Belajar Mandiri" bagi siswa SMA/SMK/MA, terutama siswa perempuan dari anak keluarga kurang mampu yang pandai.
Untuk setiap Kabupaten / Kota, setiap bulan disediakan kesempatan memperoleh bantuan biaya "Belajar Mandiri" bagi 3 (tiga), 5 (lima) atau l0 (sepuluh) - (sesuai dengan alokasi yang telah ditentukan) orang siswa SMA/SMK/MA yang terpilih.


PROGRAM BANTUAN BELAJAR MANDIRI SISWA SMA/SMK/MA DAN BANTUAN BAGI MAHASISWA PTN
Yayasan Dana Sejahtera Mandiri (DAMANDIRI) yang mempunyai tujuan memberdayakan Keluarga Pra Sejahtera dan Keluarga Sejahtera I atau keluarga kurang mampu, sejak tahun 2002 membuka peluang memberikan bantuan biaya "Belajar Mandiri" bagi siswa SMA/SMK/MA, terutama siswa perempuan dari anak keluarga kurang mampu yang pandai.
Untuk setiap Kabupaten / Kota, setiap bulan disediakan kesempatan memperoleh bantuan biaya "Belajar Mandiri" bagi 3 (tiga), 5 (lima) atau l0 (sepuluh) - (sesuai dengan alokasi yang telah ditentukan) orang siswa SMA/SMK/MA yang terpilih.


Sukses Posdaya Sejahtera, Pacitan
Jadi Guru Posdaya untuk Seluruh Indonesia

Aktivitas Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya) Sejahtera ternyata diam-diam terus memberdayakan masyarakat sekitarnya. Itu sebabnya, Posdaya yang terletak di Lingkungan Plelen, Kelurahan Sidoharjo, Kecamatan Pacitan, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, ini pada pertengahan Oktober 2012 lalu menjadi pusat perhatian berbagai kalangan. Para tokoh dan pejabat teras Kabupaten Pacitan maupun dari luar Pacitan dibuat decak kagum oleh berbagai kegiatan anggota Posdaya Sejahtera ini.
Selengkapnya pdf

Drs Djoko Sulasno Nimpuno, Kepala BKKPPKB Kabupaten Bantul
Posdaya, Model Pemberdayaan Keluarga Super Kompleks

Tumbuh dan berkembangnya Pos-pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya) di Kabupaten Bantul, Yogyakarta tak dipungkiri bila kantor Badan Kesejahteraan Keluarga, Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BKK, PP dan KB) Kabupaten Bantul ini mempunyai andil. Meskipun keberadaan Posdaya itu merupakan hasil kerja keras semua pihak, baik pemerintah daerah, termasuk kepala dusun maupun kader Posdaya, dan lembaga perguruan tinggi yang mendampingi.
Selengkapnya...pdf

Glaukoma, Penyebab Buta Mendadak
Ayah saya penderita penyakit Kecing Manis sekitar 10 tahun, saat ini beliau berusia 54 tahun dan sebenarnya merupakan seorang penggemar olahraga bola yang cukup fanatik. Sekitar lima bulan ini, ayah merasa pada mata kiri sering silau bila melihat cahaya yang agak terang, atau kalau melihat daerah gelap dari bawah pohon sering tak jelas. Selain itu, beliau sering melihat cahaya terang berbagai warna seperti pelanginya.
Selengkapnya...PDF

Bupati Brebes Hj Idza Priyanti, AMd, SE
Posdaya Memakmurkan Desa di Seluruh Brebes

Brebes telah menasbihkan diri sebagai wilayah pengembangan Posdaya. Dengan adanya Posdaya, seluruh masyarakat desa di kabupetan ini, utamanya keluarga-keluarga pra sejahtera atau keluarga miskin harus sejahtera. Dengan Posdaya mudah mudahan Brebes bisa lebih maju dan masyarakatnya lebih sejahtera.
Selengkapnya...PDF

Letjen TNI (Purn) Dr (HC) H Sutiyoso, SH, mantan Gubernur DKI Jakarta
Pemimpin Mesti Berani Ambil Risiko

Indonesia dikenal sebagai negara besar. Bukan saja besar jumlah penduduknya, luas wilayahnya, tetapi mempunyai potensi besar yang dimiliki dari bumi dan alamnya. Demikian pula dengan sumber daya manusia. Jika semua itu ditangani, dikelola, dan dimanaj dengan baik oleh pemimpin yang visioner, memiliki keberanian, tegas, dan mempunyai track record (rekam jejak) yang jelas, maka sangat terbuka bagi Indonesia untuk menjadi negara besar yang sesungguhnya.
MEMANG untuk memanaj bangsa yang terdiri dari berbagai keluarga dengan beragam kondisi ekonomi tidak mudah. Apalagi, di era kondisi bangsa saat ini. Di mana persoalan ekonomi, kemiskinan, "terancam" merosotnya kualitas sumber daya manusia karena mahalnya biaya pendidikan. Hal sama juga terjadi di bidang kesehatan. Mencermati hal itu, bagaimana Letnan Jenderal Purnawirawan Tentara Nasional Indonesia Sutiyoso, yang juga mantan Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta periode 1997-2002, dan 2002-2007 ini memberikan pandangan dan pemikirannya? Kira-kira "manajer" yang tepat untuk memimpin keluarga besar bernama Republik Indonesia itu, seperti apa?
Selengkapnya...PDF

Kependudukan dan Keluarga Berencana
Harus Dijual dalam Paket MDG’s dan HDI

Pada 18-21 Oktober 2009 lalu, Yayasan Damandiri mendapat undangan penting dari Partner on Population and Development (PPD) untuk mengikuti pertemuan internasional di Beijing, RRC. Ternyata, banyak pelajaran yang bisa didapat dan diterapkan di Indonesia. Tak kalah menariknya, bila kunjungan Yayasan Damandiri ini dikaitkan dengan kunjungan rombongan Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) yang mengikuti peringatan 15 tahun dilaksanakannya International Conference on Population and Development (ICPD) atau Konferensi Internasional tentang Kependudukan dan Pembangunan di New York.
Selengkapnya...PDF

“Pundi” Akan Dukung Gerakan Posdaya
Perkembangan Kredit Pundi (Pusaka Mandiri) di berbagai skim selama ini berjalan dengan bagus. Tapi baru menyentuh masyarakat yang bankkable. Ke depan kita akan menyentuh yang belum bankkable sehingga kelompok-kelompok Posdaya yang akan berusaha atau mengembangkan usahanya dapat mengakses kredit dengan prosedur yang mudah, karena tanpa jaminan dan dengan persyaratan bunga yang lebih ringan. Yayasan Damandiri akan menyediakan dana-dana yang prosedurnya mudah karena tanpa jaminan. Dengan persyaratan bunga yang lebih ringan, dibanding bunga pasar yang ada.
Selengkapnya...pdf

Drs Eman R Goring, MA Koordinator Wilayah DNI-KS Nusa Tenggara
Perlu Memperluas Wawasan dan Jangkauan Penanganan Masalah Bangsa

Kalau membicarakan masalah kesejahteraan sosial, tidak dapat dilepaskan dari masalah ekonomi. Itulah pendapat yang dikemukakan Koordinator Wilayah DNKI-KS Nusa Tenggara Drs Eman R Goring, MA. Sebagai orang antropologi, menurutnya dalam menangani masalah pembangunan di bidang sosial harus dilakukan melalui pendekatan secara holistik.

Posdaya Amour Buka Kesadaran Masyarakat Cinta
Kiprah mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, Jawa Barat, dalam melaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya) menuai hasil dan dampak yang menggembirakan. Program yang diusung atas kerja sama Yayasan Damandiri dan UPI Bandung ini, mampu menebar manfaat bagi masyarakat. Salah satunya diwujudkan dengan membentuk Posdaya Amour yang terletak di Kampung Jeungjing RT 02 RW 01, Desa Cinta, Kecamatan Karang Tengah, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Selengkapnya pdf

Nadia Alkaff
Kesadaran Berasuransi Masih Kurang

Kepemilikan asuransi menjadi penting dalam bagian kehidupan wanita berdarah Arab, Perancis dan Semarang ini. Asuransi, bagi Nadia adalah tabungan keluarga yang dipersiapkan sejak dini untuk menjaga kemungkinan buruk yang sewaktu-waktu bisa saja terjadi di kemudian hari. Bekerja sebagai marketing di Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera Kantor Cabang Semarang, Jawa Tengah, ibu tiga anak ini memiliki kemampuan menjaring minat banyak orang untuk mau berasuransi.
Selengkapnya...PDF
Selengkapnya...PDF
Selengkapnya...PDF

Peniru Ulung Alias ‘Lupus Erythematosus’
Nyonya K, 27 tahun, datang ke praktek saya beberapa waktu lalu dengan keluhan menelan sakit sudah empat hari ini, tenggorok terasa gatal dan sakit setengah mati, selain itu badan penderita terasa hancur sekitar empat hari ini. Radang semacam ini sudah dirasakan dua kali dalam sebulan ini, dan sering sekali kena flu ditahun 2007. Ibu K, telah mempunyai putra dua orang, dan merupakan istri dari seorang pegawai negeri.
Selengkapnya...PDF

KELUMPUHAN AKIBAT POLIO
Selama dua bulan terakhir, masyarakat diresahkan dengan ditemukannya kasus penyakit Polio di Sukabumi, dan kemudian pada tempat tempat lain di Indonesia. Padahal, dengan dilakukannya Pekan Imuninisasi Nasional (PIN) sejak sekitar 15 tahun yang lalu, kasus penyakit yang dapat dicegah melalui Imunisasi tidak ditemukan lagi di Indonesia. Karena itu, sejak tahun 2002, akibat ketiadaan dana dan rasa aman yang berlebihan dari pengelola (kalau penderita Polio hanya 1 dari 100 anak, daerah tersebut dapat dikatakan terbebas sementara), Pekan Imunisasi Nasional pun ditiadakan.

Andai Yayasan Damandiri Ada 10
Indonesia Emas Cepat Terwujud

Yayasan Damandiri pada 15 Januari 2012 telah memasuki usianya yang ke-16 tahun. Komitmennya yang tak pernah pudar, terus menggelora dalam membantu meningkatkan kesejahteraan sekaligus mengentaskan kemiskinan masyarakat di tanah air. Tak heran, bila berbagai pihak terutama kalangan perguruan tinggi menuai manfaat yang sangat besar dari kiprah Yayasan Damandiri. Seperti diungkapkan Rektor Universitas Tamansiswa (Unitas) Padang, Sumatera Barat Prof Dr Ir M Zulman Harja Utama.
Selengkapnya pdf

PENANGANAN ANAK TERSEDAK
Bapak Z melalui e-mail awal bulan Februari 2004, meminta saya untuk mengupas masalah tersedak pada anak kecil, karena anak tetangganya berusia sekitar 4 tahun meninggal tersedak setelah meminum pil penurun panas dewasa.. Menurut Bapak Z , waktu bermain-main dengan beberapa teman sebaya, mereka menemukan pil penurun panas / pusing yang biasa diminum orang tua anak tersebut.. Mereka meniru apa yang dilakukan bapak - ibu tetangga waktu meminum obat panas, namun ketika anak tersebut meniru adegan tersebut bapaknya datang dari kantor sehingga mereka terkejut dan si anak tersedak pil penurun panas. Anak tersebut segera merasa sesak, terengah engah, mukanya kemudian membiru. Sang Bapak segera membawa anak tersebut ketempat pak Mantri tetangga mereka, namun si anak tak tertolong dan meninggal.

SK Trimurti, Pejuang Angkatan ’45
Ingin Indonesia Tetap Merdeka dan Jadi Makmur

"Dijajah itu ndak enak," kata Soerastri Karma Trimurti atau yang lebih dikenal dengan sebutan SK Trimurti saat mengawali perbincangan. Meski kini usianya 97 tahun namun di balik sosok rentanya tetap tersimpan jasa besar. Sebagai pejuang ia memiliki andil besar terhadap proses dan jalannya sejarah bangsa Indonesia untuk menjadi bangsa merdeka.



‘Penikmat’ Kredit PUNDI Beromset Milyaran Rupiah
Jatuh-bangun dalam berusaha itu hal biasa. Ini dialami pula pengusaha A Raka Bawa, yang semula bisnis bidang garmen lalu beralih pada usaha handycraft. Pria asal Bali ini malah pernah tertipu dalam jumlah jutaan rupiah. Ia tak kendur, bahkan terus maju bersama mitranya BPR Nusamba Tegallalang, Bali, dengan memanfaatkan Kredit Pusaka Mandiri (PUNDI), hasil kerja sama BPR Nusamba dan Yayasan Damandiri. Kini, A Raka Bawa telah memiliki investasi dan omset yang mencapai milyaran rupiah.

Selamat Datang Tahun 2011
Menyongsong tahun 2011 kita disibukkan dengan berbagai musibah yang secara langsung mengingatkan seluruh anak bangsa untuk menyegarkan kembali modal sosial budaya bangsa yaitu hidup rukun sesama anak bangsa. Hidup berdampingan dengan saling memberikan perhatian dan secara gotong royong menyelesaikan masalah-masalah bersama. Kita juga melihat pemerintah yang dipimpin Presiden SBY berusaha keras mempersatukan seluruh anak bangsa dan berbagai komponen pembangunan untuk turun tangan menyelesaikan berbagai musibah yang terjadi dengan memberi contoh turun langsung ke lapangan. Keteladanan itu segera diikuti oleh seluruh anak bangsa dengan tanpa mempertanyakan resiko yang mungkin dihadapi di lapangan.
Selengkapnya...pdf

Wakil Bupati Bantul Drs H Sumarno PRS
Posdaya Percepat Kesejahteraan Keluarga Pasca Gempa

Siapa sangka Bantul yang telah porakporanda, luluhlantak akibat bencana alam gempa bumi bisa bangkit kembali. Pemerintah Daerah bersama masyarakat bangkit dan menguatkan segenap potensi serta partisipasi semua pihak membangun kembali Bantul seperti sedia kala. Namun, siapa sangka Posdaya menjadi salah program penting dari membangkitkan Bantul tersebut.
Kehadiran Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya) di seluruh pedukuhan di Kabupaten Bantul menjadi pendorong sekaligus pemercepat kebangkitan pasca bumi dasyat pada 27 Mei 2006 lalu. Kerja sama antara Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bantul dengan Yayasan Damandiri dalam program Posdaya memicu peningkatan kesejahteraan keluarga-keluarga di pedukuhan.
Selengkapnya...pdf

Nyeri Pinggang Sebab Batu Saluran Kencing
BAPAK Harun Yth, nama saya Lutfi, laki-laki usia 44 tahun, dengan keluhan nyeri pinggang sekitar 3 bulan ini, dan kadangkala kencing saya berdarah. Selain itu bila pinggang kiri diketok, terdapat rasa sakit di dalam pinggang kiri saya. Saya telah memeriksakan ke Puskesmas dan dirujuk ke Rumah Sakit. Oleh bagian Bedah setelah difoto roentgen bagian perut, pemeriksaan darah dan kencing, saya dinyatakan mempunyai batu ginjal pada ginjal sebelah kiri dan dianjurkan untuk segera dioperasi. Dokter Rumah Sakit tersebut menyatakan bila tidak segera dioperasi, ginjal saya dapat rusak. Mohon penjelasan mengenai batu ginjal, baik penyebabnya serta kemungkinan tindakan yang terbaik bagi saya.

SIDOARJO MEMBANGUN 1500 POSDAYA
Menjelang Hari Kartini tanggal 20 April lalu Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan, Ibu Prof. Dr. Meutia Hatta, mendampingi Bupati Sidoarjo, Drs. Wien Hendarso, MSi. meresmikan pengembangan 1500 Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya) di Kabupaten Sidoarjo. Hadir juga dalam kesempatan tersebut pimpinan Yayasan Damandiri, Prof. Dr. Haryono Suyono, Drs. Mazwar Noerdin dan Dr. Mulyono Daniprawiro, yang merupakan sponsor utama pengembangan Posdaya pada tingkat awal di Kabupaten yang sangat dinamis tersebut.

Kepedulian Yayasan Damandiri pada Mahasiswa Asal Aceh Pasca Gempa dan Tsunami
Bencana alam gempa dan gelombang tsunami di wilayah Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) dan sekitarnya pada Minggu pagi, tanggal 26 Desember 2004 lalu, merupakan bencana yang sangat dahsyat dan telah menarik simpati masyarakat baik lembaga-lembaga nasional dan internasional, instansi pemerintah maupun pihak swasta, termasuk sejumlah yayasan. Simpati tersebut diwujudkan dengan memberikan berbagai macam bantuan, dan Yayasan Damandiri mengalokasikan dana sebesar Rp 2 milyar untuk SPP bagi mahasiswa Perguruan Tinggi asal Aceh.

HUT 76 Tahun Prof Dr Haryono Suyono
Tidak Ada Pesta, Harus Lanjut Kerja

Luar Biasa. Demikian decak kagum yang terlontar dari sejumlah tamu undangan yang hadir memberikan ucapan selamat ulang tahun kepada Prof Dr Haryono Suyono, tepatnya 6 Mei 2014 lalu, di kediamannya di Jl Pengadegan Barat No 4, Jakarta Selatan. Tak ada pesta meriah, tak ada hingar bingar musik, hanya untaian doa bersama, semoga di usia 76 tahun ini, Prof Dr Haryono Suyono diberi kesehatan, panjang umur dan terus berkarya memajukan bangsa.

Maria Endah Hulupi, Communication Officer UNFPA
Perlu Pemahaman Kesetaraan Gender

Bagi mereka yang aktif membahas diskusi soal kesehatan reproduksi dan gender pasti tidak asing dengan sosok perempuan satu ini. Dengan wajah yang selalu tampak cantik dan segar, Maria Endah Hulupi menarik perhatian banyak orang. Sebagai mantan jurnalis The Jakarta Post, Maria memang memiliki kepekaan tersendiri dalam menerima pemikiran orang lain sehingga dipercaya menjadi Communication Officer United Nations Population Fund (UNFPA) yang bermarkas di PBB.
Selengkapnya...PDF
Selengkapnya...PDF
Selengkapnya...PDF

Posdaya Bina Sejahtera Umbulharjo, DIY
Peroleh Damandiri Award 2012

Berkat ketekunan, kedisiplinan, kebersamaan dan terus menguatkan gotong royong sebagai warisan budaya kearifan lokal, Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya) Bina Sejahtera yang berlokasi di RW 04 Kelurahan Sorosutan, Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) ini mampu menyejahterakan warganya menjadi lebih baik.
Selengkapnya pdf

Membangun Karakter Bangsa melalui Gerakan Pramuka
Merosotnya kegiatan penanaman nilai-nilai luhur kebangsaan, berdampak pada kian menyeruaknya hal-hal negatif ke permukaan. Tawuran antarpelajar, antarmahasiswa, antarkampung, tawuran antaretnis, bahkan DPR RI. Fenomena demonstrasi yang tidak santun, bahkan demonstrasi yang disertai pengrusakan semakin menggejala. Disusul dengan kenakalan remaja lainnya yakni penyalahgunaan narkoba, free sex, traficking, pencurian, perampokan, bahkan sampai dengan pembunuhan sadis.
Selengkapnya...pdf

Dunia Kewirausahaan Bantu Mahasiswa Dekat Masyarakat
Mahasiswa menjadi sarjana tidak untuk dirinya sendiri, tetapi untuk semua kalangan. Apalagi saat kuliah banyak dana kegiatan yang diperoleh berasal dari pemerintah, termasuk untuk kegiatan KKN maupun program kewirausahaan dan lainnya. Dengan demikian, sebagai calon pemimpin masa depan, mahasiswa jika kelak menjadi pemimpin akan selalu mengingat, ketika KKN di desa yang mungkin terpencil bisa bersama rakyat atau masyarakat membangun atau merintis usaha dan membuahkan hasil yang produktif dan bermanfaat bagi semua.
Selengkapnya...PDF

KERAJINAN KHAS INDIAN DARI DESA JIWUT BLITAR MENEMBUS MANCANEGARA
Ada perubahan menarik di rumah rumah penduduk ketika "Bocah Nekat" yang satu ini pulang kandang. Denyut perkonomian desa terlihat hidup. Kreatrifitas warga seakan terbangunkan mudiknya Miftakhul Rohman yang beberapa tahun meninggalkan desa kelahirannya, Desa Diwut, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar lebih kurang 3 km arah utara Makam Proklamator Bung Karno.

Pemda Manokwari Bebaskan Biaya Pendidikan SD hingga SMA
Siapa yang tak kenal Kabupaten Manokwari, sebuah kabupaten di Provinsi Papua, dan sekarang masuk ke dalam wilayah Propinsi Papua Barat. Manokwari, demikian nama Kota kabupaten yang sekarang menjadi Ibu Kota Propinsi Papua Barat. Di era otonomi, bagaimana Pemda Manokwari membangun daerah guna mensejahterakan rakyatnya?

APAKAH BAPAK SAYA SUDAH PIKUN?
Oleh Dr Harun Riyanto

Komunikasi dengan keluarga dan lingkungan seringkali tidak nyambung. Misalnya, ia minta makan setiap setengah sampai satu jam karena merasa belum diberi makan oleh anak/mantunya. Atau, meminta sesuatu barang secara berulang-ulang dalam sehari walaupun permintaannya telah dipenuhi oleh keluarga. Kebiasaan lain yang timbul adalah ia sering berpakaian rapi dan keluar rumah tanpa tujuan dan akhirnya pulang diantar tetangga/orang lain. "Apa yang harus dilakukan? Bagaimana cara mengatasinya serta ke mana harus dirujukan?" tanya bapak S.

Tesis & Disertasi mengenai TASKIN dan PSDM di Internet
Selama lima tahun terakhir ini, Yayasan Damandiri, dalam usaha untuk membantu pemberdayaan sumber daya manusia dan pengentasan kemiskinan, telah bekerja sama dengan berbagai Perguruan Tinggi dalam membantu para mahasiswa, khususnya anak keluarga kurang mampu, memperingan beban menghadapi pendidikan dan menyelesaikan studi di perguruan tinggi pilihan mereka. Bantuan itu berupa dana untuk menempuh ujian seleksi memasuki perguruan tinggi, memperingan beban pembayaran SPP dan atau untuk memenuhi kebutuhan akademis lain yang dianggap perlu.


PEMBANGUNAN BERWAWASAN KEPENDUDUKAN HARUS MENJADI PRIMADONA (RAKERNAS KB 2005)
Revitalisasi dan re-estabilished Gerakan Keluarga Berencana Nasional (KB), kembali digodok para pakar dan petinggi negeri ini, di suasana bangsa padat tantangan awal tahun, tepatnya 21-24 Maret 2005. Tidak kurang dari 100 Bupati/Walikota, para Gubernur, kepala2 BKKBN Propinsi dan Kabupaten/Kota serta pimpinan departemen terkait berkumpul di Istana Negara untuk mendengarkan arahan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono, tentang pentingnya Keluarga Berencana pada Pembukaan Rakernas BKKBN Tahun 2005.

Dr Ir Illah Saillah MSc, Ketua Pusat P2SDM IPB Bogor
Perempuan Indonesia Harus Miliki Komitmen

"Sebenarnya perempuan Indonesia saat ini sudah mulai setara dengan kaum perempuan di luar negeri. Itu, kalau kita mau melihat atau berkiblat pada keinginan perempuan di luar negeri."

BPR Nusamba Cepiring Kendal
Posdaya Sangat Menarik dan Prospektif

Keberadaan Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya) yang kini meluas di seluruh pelosok tanah air terus mendapat dukungan dari berbagai pihak. Bukan saja jajaran pemerintah daerah, perguruan tinggi, organisasi sosial dan masyarakat sendiri, namun kalangan perbankan pun menaruh perhatian besar. Satu di antaranya Bank Perkreditarn Rakyat (BPR) Nusamba Cepiring, Kendal, Jawa Tengah,yang sangat komitmen membantu usaha produktif keluarga-keluarga Indonesia khususnya melalui Posdaya guna meningkatkan kesejahteraannya.

Ketua Pelaksana Kegiatan Pengembangan SDM Damandiri – LPM Unsoed Dr sc agr Ir H Yusuf Subagyo, MP:
LPM Unsoed Terapkan Pola KKU

Program magang kerja sama dengan Yayasan Damandiri, menurut Ketua Pelaksana Kegiatan Pengembangan SDM Damandiri - Lembaga Pengabdian Masyarakat Universitas Jenderal Soedirman (LPM Unsoed) Purwokerto, Jawa Tengah, Dr sc agr Ir H Yusuf Subagyo, MP secara teknis tidak ada kendala yang berarti. Mengapa demikian? Karena LPM Unsoed menerapkan pola KKU (Kuliah Kerja Usaha). Ini diterapkan oleh siswa SMA yang memang tidak mendapatkan pelajaran kewirausahaan.
Selengkapnya...PDF
Selengkapnya...PDF

Sidoarjo Membangun 1500 Posdaya
Menjelang Hari Kartini tanggal 20 April lalu Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan, Ibu Prof Dr Meutia Hatta, mendampingi Bupati Sidoarjo, Drs Wien Hendarso, MSi. meresmikan pengembangan 1500 Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya) di Kabupaten Sidoarjo. Hadir juga dalam kesempatan tersebut pimpinan Yayasan Damandiri Prof Dr Haryono Suyono, Drs Mazwar Noerdin dan Dr Mulyono Daniprawiro, yang merupakan sponsor utama pengembangan Posdaya pada tingkat awal di Kabupaten yang sangat dinamis tersebut.

Diskusi Nusantara Institute Menyongsong 100 Tahun Kebangkitan Nasional Jakarta, 16 APRIL 2008
MEMBANGUN BUDAYA BANGSA YANG MAJEMUK UNTUK MEMANTAPKAN PERSATUAN DAN KESATUAN BANGSA

Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Bapak dan Ibu Sekalian, Yang terhormat Bapak Eka Budianta, Yang terhormat Bapak KH Masdar Masudi, Yang Terhormat Bapak Anas Saidi Mahfud, Bapak Subiakto Tjakrawerdaja yth., Bapak Soenarto Soedarno yth., Undangan dan Hadirin yang berbahagia.
Dengan diiringi puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa perkenankanlah kami mengucapkan terima kasih atas kesediaan Saudara untuk hadir pada acara Diskusi Terbatas yang digelar Nusantara Institute hari ini. Untuk diketahui, Nusantara Institute sengaja didirikan sebagai forum diskusi terbuka menampung gagasan-gagasan brilian untuk disumbangkan kepada Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sangat kita cintai. Diskusi yang digelar secara sengaja dikaitkan dengan Pancasila dan hubungannya dengan peringatan seratus tahun Kebangkitan Nasional yang jatuh pada tanggal 20 Mei 2008 yang akan datang.


BUSUNG LAPAR
Ibu Lia baru-baru ini bertanya melalui e-mail mengenai kasus busung lapar yang melanda negara kita sebagai berikut: "Kasus busung lapar yang melanda propinsi NTB dan NTT telah merenggut nyawa 41 anak usia di bawah lima tahun periode Januari 2005-Juni 2005. Selain itu, puluhan penderita busung lapar dirawat di rumah sakit. Sebenarnya apa sih penyebabnya hingga busung lapar bisa terjadi di Indonesia, dan sejauh mana antispasi sektor kesehatan?"

Inneke Koesherawati Berharap yang Terakhir Bukan Hanya Mimpi
Sejak memutuskan mengenakan jilbab tiga tahun lalu, nama Inneke Koesherawati kian identik dengan pengisi acara syi'ar agama Islam di layar televisi. Khususnya bulan Ramadhan 2002 lalu, wajah cantik pemandu acara Kipas (kisah pengalaman agama selebritis) ini menghiasi hampir seluruh stasiun televisi swasta setiap harinya. Penggemar berat Inneke pun mungkin balik bertanya, mengapa senyum menggoda Inneke dengan tampilannya yang Islami ini harus selalu menunggu di peringatan hari raya besar Islam? Jawabnya ada di bulan Juni. Ada apa dengan Inneke di bulan Juni?


Setelah Stroke dan Suami Tiada Berpasrah Diri pada Tuhan Lebih Besar
"Mendengar ungkapan dokter bahwa saya terkena stroke, perasaan saya sedih sekali dan terus menerus menangis, bahkan mental pun sempat jatuh sampai berbulan-bulan karena saya merasa tidak berdaya lagi. Dulu, sewaktu sehat, saya sering membantu orang, sekarang justru saya yang memerlukan bantuan."

Ibu Hj Astuty Hasinah Haryono
‘Saya Harus Berbuat Baik Lebih Banyak’

Semangat pengabdian Ibu Hj Astuty Hasinah Haryono sebagai seorang "ibu masyarakat" boleh jadi tak kalah dengan sosok wanita yang dikaguminya, mantan Ibu Negara almarhumah Ibu Tien Soeharto. Salah satu upayanya, rumah peristirahatan keluarga di Cinangka, Depok, Jawa Barat, ia sulap menjadi Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya), sebagai bukti kecintaannya pada rakyat kecil.
Selengkapnya...PDF



Ada Kewajiban Moral untuk Bantu Sesama
Kendati cita-citanya kandas di tengah jalan, namun wanita cantik satu ini meraih sukses yang jarang diraih wanita lain. Tak kepalang tanggung, kini Rizyana Mirda menduduki jabatan penting di perbankan nasional, yakni sebagai Pimpinan Bidang Operasional Bank Jatim Cabang Malang.

Dongkrak Posdaya Bertambah Pesat
KKN Tematik Posdaya sebaiknya dibagi dua kelompok. Kelompok satu di daerah yang Posdayanya ada yang mati untuk dihidupkan kembali. Kelompok kedua, yang Posdayanya siap untuk ditingkatkan. Mahasiswa STKIP PGRI telah membentuk 227 Posdaya di 12 Kecamatan.
Selengkapnya pdf

DKM Masjid Nurul Huda Ciniru, Kuningan, Jabar:
Posdaya Gagasan Prof Haryono Beri Dampak Positif

Program Posdaya Berbasis Masjid yang digagas Ketua Yayasan Damandiri Prof Dr Haryono Suyono di Masjid Nurul Huda, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, akhir Juli 2007 lalu memberikan kesan yang mendalam bagi masyarakat Cipedes khususnya, umumnya warga Kecamatan Ciniru. Tak lain, karena program tersebut memberikan dampak positif bagi instansi-instansi setempat untuk mengikuti kegiatan-kigiatan yang dilaksanakan dalam Program Posdaya Berbasis Masjid.
Selengkapnya...PDF



Anak Saya Terkena Penyakit Kawasaki?
Retno Pratiwi (dear...@yahoo.com) bertanya, apakah bisa menanyakan masalah penyakit Kawasaki Syndrome? Anak saya (laki-laki, sekarang 7 tahun) sewaktu berumur 4 tahun kena demam. Sudah berobat ke dokter dan diberi antibiotik tapi demam tidak turun. Tanpa gejala lainnya. Waktu itu kami di Makassar. Hari keempat kami bawa ke Jakarta, RSUD Cengkareng, karena masih panas, dan muncul warna kemerahan di sekitar wajah.
Selengkapnya...PDF

Posdaya Percepat Penguatan Ekonomi Masyarakat
Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Sleman adalah pencapaian kesejahteraan masyarakat, berprestasi dan berdaya saing. Sementara Badan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak (BKBPPPA) Kabupaten Sleman juga memiliki misi percepatan untuk ketahanan keluarga pemberdayaan keluarga dan kesetaraan gender.
Selengkapnya pdf

Posdaya Ciptakan Budaya Kerja Keras
Dikembangkannya kegiatan pemberdayaan bidang pendidikan sejak anak usia dini (Batita dan Balita), pelatihan bagi orangtua yang mengantar serta membinaan remaja termasuk mereka yang putus sekolah di lingkungan padukuhan dan desa merupakan upaya menciptakan budaya tidak nganggur dan siap bekerja keras. Dengan demikian anak-anak mulai kecil sudah berbudaya tidak nganggur.
Selengkapnya...pdf

Boyolali Kerahkan 267 Desa, Bangun Posdaya
Memasuki Nopember – Desember 2011, diperkirakan akan terbentuk 269 Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya) di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Masing-masing desa di Kabupaten Boyolali bakal mengikuti jejak Posdaya Barokah, yang telah berhasil mengangkat kesejahteraan masyarakatnya melalui gerakan Posdaya.
Selengkapnya pdf

Dr Ir Illah Saillah, MS, Direktur Akademik Ditjen Dikti Depdiknas
KKN Tematik Posdaya Tumbuhkan Sikap Kepemimpinan Mahasiswa

Kian semaraknya kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya) merupakan kolaborasi apik dari program kerja sama kemitraan antara Yayasan Damandiri dengan berbagai perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta di banyak daerah. Lalu sejauh manakah manfaatnya?
Selengkapnya...PDF

Gagal Ginjal
Saudara Emon, 30 tahun, datang untuk meminta pendapat mengenai bapak Saamin 65 tahun yang sedang dirawat dan dicuci darah di RS F Jakarta Selatan dengan gagal ginjal. Bapak Saamin sendiri adalah pasien praktik sore saya yang telah menjadi pasien saya sejak 20 tahun yang lalau, dan dirujukkan ke RS pada tanggal 26 Oktober 2008 ke RS F di Jakarta Selatan karena Gagal Ginjal dan hypertropi prostate. Beliau mempunyai tiga wanita sebagai istri dan dua puluh satu anak dari hasil perkawinannya dengan ketiga istri tersebut. Bapak Emon minta penjelasan mengapa bisa terjadi pembesaran prostat yang berakibat pada Gagal Ginjal.

‘Diabetic Foot’ atau Kaki Diabetes
Dokter Harun, ibu saya berumur 64 tahun, menderita Kencing Manis sejak 10 tahun yang lalu, namun jarang kontrol ke dokter sebab takut dan biasanya ke pengobatan alternatif. Selama ini tak ada keluhan yang berarti, namun sekitar 2 minggu yang lalu, kaki kanannya luka, sudah berobat ke alternatif, namun terus membengkak. Terlampir kaki beliau yang saya ambil dengan kamera digital.
Yang ingin saya tanyakan, mengapa kaki beliau bisa bengkak seperti itu walaupun telah diberikan rivanol kompres, obat obatan alternatif dan antibiotik oleh ahli alternatif? Apakah kaki beliau masih dapat diselamatkan? Selain itu, apakah penyakit Kencing Manis diturunkan kepada anaknya, dan anak yang mana? Kami semuanya empat bersaudara, saya sendiri sekarang berumur 42 tahun, tinggi badan 158 cm dan berat badan 82 kg dan merupakan ibu rumah tangga dengan enam anak.
Selengkapnya...PDF

Penyakit Kaki Gajah dan Kita
Penyakit kaki gajah mulai ramai diberitakan sejak akhir tahun 2009, akibat terjadinya kematian pada beberapa orang. Sebenarnya penyakit ini sudah mulai dikenal sejak 1500 tahun oleh masyarakat, dan mulai diselidik lebih mendalam ditahun 1800 untuk mengetahui penyebaran, gejala serta upaya mengatasinya. Baru ditahun 1970, obat yang lebih tepat untuk mengobati filarial ditemukan. Rubrik ini berusaha menjelaskan mengapa hal tersebut dapat terjadi dan mengapa penanggulangan Penyakit Kaki Gajah harus segera dilaksanakan.
Selengkapnya...PDF

MEMPERSIAPKAN DATA BASIS UNTUK PEMBANGUNAN
Bulan lalu ada tiga Seminar yang berkaitan dengan kependudukan yang sangat menarik. Pertama, Pertemuan Para Walikota dari sepuluh negara di Kobe yang menghasilkan Deklarasi Kobe untuk mendorong pengembangan sumber daya manusia, khususnya di daerah perkotaan. Kedua, Seminar Kependudukan oleh Panitia Bersama Peringatan Hari Kemerdekaan RI pada tanggal 19 Agustus di Jakarta, dengan pidato utama oleh Calon Presiden RI 2004, Bapak Susilo Bambang Yudoyono (SBY). Ketiga, Seminar Pengembangan Manusia oleh Lembaga Indonesia untuk Pengembangan Manusia (LIPM) pada tanggal 21 Agustus di Surabaya, dengan pidato utama oleh Menteri Dalam Negeri RI, Bapak Hari Sabarno.

BKKBN Jatim Siap Otonomi dan Go Internasional
Pada Keppres Nomor 103 Tahun 2001, di dalam era otonomi daerah unit Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) kewenangannya akan diserahkan kepada pemerintah daerah. Guna menyongsong hal tersebut, BKKBN Jawa Timur (Jatim) sudah melakukan beberapa langkah sistematis. Sejauh mana dr Sugiri Syarif, MPH, selaku Kepala BKKBN Propinsi Jatim memperjuangkan seutuhnya institusi tersebut di era otda nanti?

Idul Fitri Makin Marak
Dalam menyongsong Idul Fitri Tahun 2013 ini, banyak sekali perubahan yang terjadi, terutama suasana di sekitar masjid di desa-desa. Masjid yang selama ini dipergunakan sebagai tempat beribadah bagi umat Islam, akhir-akhir ini sudah mulai bertambah fungsi dan kegunaannya. Bukan sekedar sebagai pusat ibadah saja, tetapi sudah mulai berkembang menjadi pusat-pusat pemberdayaan umat. Beberapa perguruan tinggi Islam sudah mulai melirik, dan tidak sedikit yang mengirim mahasiswanya ke desa-desa dalam rangka kuliah kerja nyata Tematik Posdaya Berbasis Masjid.

MEMBANGUN INFORMASI PEDESAAN
Salah satu alasan kenapa penduduk Indonesia miskin adalah karena pengetahuan dan akses informasi yang sangat rendah. Oleh karena itu sejak masa orde baru pemerintah gencar memperkenalkan dan melaksanakan program pendidikan dan merangsang pengembangan komunikasi dan informasi sampai ke tingkat pedesaan. Pengembangan program pendidikan sampai ke tingkat pedesaan itu diteruskan sampai hari ini sehingga wajar sembilan tahun hampir saja tuntas. Jaringan informasi yang di masa lalu sudah sampai kepedesaan melalui berbagai media komunikasi dengan dirangsang partisipasi masyarakat melalui pembentukan kelompok pendengar radio, pembaca media massa dan pemirsa TV, atau Kelompencapir, terputus dan belum sempat dilanjutkan kembali.

MEMBANGUN INFORMASI PEDESAAN
Salah satu alasan kenapa penduduk Indonesia miskin adalah karena pengetahuan dan akses informasi yang sangat rendah. Oleh karena itu sejak masa orde baru pemerintah gencar memperkenalkan dan melaksanakan program pendidikan dan merangsang pengembangan komunikasi dan informasi sampai ke tingkat pedesaan. Pengembangan program pendidikan sampai ke tingkat pedesaan itu diteruskan sampai hari ini sehingga wajar sembilan tahun hampir saja tuntas. Jaringan informasi yang di masa lalu sudah sampai kepedesaan melalui berbagai media komunikasi dengan dirangsang partisipasi masyarakat melalui pembentukan kelompok pendengar radio, pembaca media massa dan pemirsa TV, atau Kelompencapir, terputus dan belum sempat dilanjutkan kembali.



Prof Dr Imam Suprayogo, Rektor UIN Maliki Malang
Damandiri Award Kekuatan Baru Kembangkan Posdaya

Hari Ulang Tahun Yayasan Damandiri ke-16 dimeriahkan dengan digelarnya Penganugerahan Damandiri Award 2012. Acara yang berlangsung semarak namun sarat dengan makna ini, diam-diam ternyata memberi pengalaman berharga sekaligus contoh teladan bagi para penerimanya. Seperti yang dituturkan Prof Dr H Imam Suprayogo, Rektor Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang, Jawa Timur, sebagai peraih Damandiri Award 2012 Kategori Perguruan Tinggi.
Selengkapnya pdf

Drs Andi Djuarsah
Direktur Utama Bank Sulsel
Bersama Damandiri Berhasil Gerakkan Lapangan Kerja

Program pengentasaan kemiskinan yang diusung Yayasan Damandiri sebagai upaya membantu pemerintah di daerah-daerah dirasakan sangat sejalan. Program pemberdayan Yayasan Damandiri juga dinilai mampu menciptakan lapangan kerja. Meksi ukuran keberhasilannya pun dapat diukur dari tingkat pendapatan daerah. "Memang tidak secara langsung, tapi paling tidak kami melihatnya bahwa keberhasilan itu bisa menggerakkan lapangan kerja," kata Direktur Utama Bank Sulsel Drs Andi Djuarsah.
Selengkapnya...PDF
Selengkapnya...PDF
Selengkapnya...PDF


Damandiri Siap Luncurkan 3 Skim Kredit
Penguatan Usaha Ekonomi

Yayasan Damandiri siap mempertajam program penguatan usaha ekonomi kader-kader Posdaya yang tergabung dalam kelompok-kelompok untuk memperoleh dukungan dana penguatan usaha melalui tiga skim kredit.
Konsistensi Yayasan Damandiri dalam membina kelompok-kelompok masyarakat yang tergabung dalam Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya) atau di Jakarta bernama Rukodaya (Forum Komunikasi Pemberdayaan Keluarga) semakin nyata. Upaya yang dilakukannya ini tidak lain untuk memperkuat komitmennya membantu pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan dan mengurangi kebodohan.
Selengkapnya pdf

Dari Kerja Sama LPPM UM Metro Lampung dengan Yayasan Damandiri:
Kader Dasawisma Lampung Kembangkan Posdaya

Para ibu di sekitar kampus Universitas Muhamadiyah Metro, Lampung, yang tergabung dalam Dasawisma Melati 19 dan 18 cukup berbangga hati, karena "proyek usaha" yang digeluti selama ini sebagai usaha sampingan membantu keluarga mendapat perhatian dari civitas kampus. Mereka mendapat binaan sekaligus pinjaman uang tanpa bunga dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UM Metro yang bekerja sama dengan Yayasan Damandiri untuk mengembangkan Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya) dari para kader kelompok Dasawisma.
Selengkapnya...PDF



LPPM UNS Edy Legowo:
Posdaya Dorong Percepat MDGs

Program pengembangan SDM dan pemberdayaan Keluarga/Masyarakat (Posdaya) pola kemitraan sangat bernilai strategis dalam percepatan pembagunan bangsa Indonesia khususnya dalam pencapaian MDG's dan peningkatan peringkat indeks pembangunan manusia (HDI). Disamping itu, Posdaya memiliki nilai strategis untuk mengembalikan nilai-nilai budaya dan moral bangsa yang mulai terabaikan seperti nilai kegotong-royongan, kepedulian terhadap sesama, saling membantu, mencintai lingkungan dan yang sejenisnya.
Selengkapnya...PDF

Wirausahawan Bantul Bangkit Kembali
Nadi kehidupan masyarakat Bantul kini mulai berberdenyut. Padahal, gempa bumi 27 Mei 2006 lalu telah memorakporandakan kabupaten di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) ini. Bahkan, sektor ekonomi nyaris terhenti lantaran gempa dahsyat meluluhlantakan berbagai bidang yang ada. Bagaimanakah masyarakat Bantul bangkit kembali dari keterpurukan mereka? Benarkah mereka kini mulai bangkit kembali menata kehidupannya? Siapa saja yang mendorong mereka sehingga bisa surpive?

Selengkapnya...PDF
Selengkapnya...PDF

Gemari Show 23 Mei 2008
100 Tahun Hari Kebangkitan Nasional
Bangkitkan Kembali Pendidikan Nasional

Acara Gemari Show 23 Mei 2008 pukul 19:30-21:00 wib ditayangkan secara langsung oleh stasiun TVRI Pusat, Jakarta. Acara ini mengangkat isu-isu yang berkenaan dengan pembangunan manusia Indonesia Dengan tajuk "100 Tahun Hari Kebangkitan Nasional dengan Membangkitkan Kembali Pendidikan Nasional ". Hadir dalam acara ini sebagai narasumber DR Fasli Djalal Dirjen Dikti Depdiknas, Prof DR A. Suparman Rektor Universitas Terbuka, Prof DR Arif Rahman, Pakar Pendidikan dari UNJ.
Dosen-dosen dan para siswa calon bidan jurusan kebidanan dari Rumah Sakit Dr Cipto Mangun Kusumo, Ibu-ibu dari BKKB Jakarta Timur, Ibu-ibu dan Bapak-bapak dari BKKB Prov DKI Jakarta, dan para pimpinan dari Yayasan Damandiri termasuk pak Subiakto Tjakrawerdaja, Pak Bambang dari Stepki Jakarta, Bapak Syaiful Arifin dari pendidikan Jaya, siswa Sekolah Luar Biasa Tuna Grahita Budi Asih, Guru-guru SLB dari provinsi Banten. Selaku Host Prof Dr Haryono Suyono, Dewi Hughes. Berikut petikan acara Gemari Show....
Sesi 1
Sesi 2
Sesi 3
Sesi 4


Nyi WULANINGSIH TRAMPIL MEMAINKAN KUDA
Dalang perempuan muda berbakat Nyi Wulaningsih (21th) terlahir dilingkungan masyarakat pengrajin wayang kulit Manyaran, Wonogiri. Ketrampilannya begitu matang dan mengesankan ketika Wulan memainkan kuda dan penunggangnya ditengah barisan dengan iringan kepyak yang serasi. Semuanya terlihat hidup, mengundang tanya orang yang memahami dunia pakeliran. Tidak semua dalang memiliki ketrampilan demikian.

Gemari Show 28 Maret 2008
"Pendidik dalam Membangun Sumber Daya Manusia Berkualitas"

Acara Gemari Show 28 Maret 2008 pukul 19:30-21:00 wib disiarkan langsung oleh TVRI Pusat, Jakarta. Acara ini mengangkat isu-isu yang berkenaan dengan pembangunan manusia Indonesia Dengan tajuk "Pendidik dalam Membangun Sumber Daya Manusia Berkualitas".
Hadir dalam acara ini sebagai narasumber Bpk DR Irwan Akid, Rektor Universitas Muhammadiyah Makassar, Bpk Supriadi, Pembantu Rektor dari Universitas Negeri Semarang, Bpk DR Prof Bedjo Suyanto, Rektor Universitas Negeri Jakarta, Dosen dari Akademi Kebidanan Cipto Mangunkusumo, Guru-guru SLB Serang Banten, UPPKS dari Jakarta Utara, Mahasiswa dan mahasiswi Stikom Interstudi Ilmu Komunikasi jurusan Broadcast
Selaku Host Prof Dr Haryono Suyono, Peggy Melati Sukma. Berikut petikan acara Gemari Show....
Sesi 1(Audio)
Sesi 2 (Audio)
Sesi 3 (Audio)



Mahasiswa STKIP PGRI Bentuk 227 Posdaya
Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya) sebaiknya dibagi dua kelompok. Kelompok satu di daerah yang Posdayanya ada yang mati untuk dihidupkan kembali. Kelompok kedua, yang Posdayanya siap untuk ditingkatkan. Mahasiswa Sekolah Tinggi Keguruan Ilmu Pendidikan (STIKP) PGRI Pacitan, Jawa Timur, sukses membentuk 227 Posdaya di 12 Kecamatan.
Selengkapnya pdf

Gemari Show 23 Mei 2008
100 Tahun Hari Kebangkitan Nasional
Bangkitkan Kembali Pendidikan Nasional

Acara Gemari Show 23 Mei 2008 pukul 19:30-21:00 wib ditayangkan secara langsung oleh stasiun TVRI Pusat, Jakarta. Acara ini mengangkat isu-isu yang berkenaan dengan pembangunan manusia Indonesia Dengan tajuk "100 Tahun Hari Kebangkitan Nasional dengan Membangkitkan Kembali Pendidikan Nasional ". Hadir dalam acara ini sebagai narasumber DR Fasli Djalal Dirjen Dikti Depdiknas, Prof DR A. Suparman Rektor Universitas Terbuka, Prof DR Arif Rahman, Pakar Pendidikan dari UNJ.
Dosen-dosen dan para siswa calon bidan jurusan kebidanan dari Rumah Sakit Dr Cipto Mangun Kusumo, Ibu-ibu dari BKKB Jakarta Timur, Ibu-ibu dan Bapak-bapak dari BKKB Prov DKI Jakarta, dan para pimpinan dari Yayasan Damandiri termasuk pak Subiakto Tjakrawerdaja, Pak Bambang dari Stepki Jakarta, Bapak Syaiful Arifin dari pendidikan Jaya, siswa Sekolah Luar Biasa Tuna Grahita Budi Asih, Guru-guru SLB dari provinsi Banten. Selaku Host Prof Dr Haryono Suyono, Dewi Hughes. Berikut petikan acara Gemari Show....
Sesi 1
Sesi 2
Sesi 3
Sesi 4

Sesi 1
Sesi 2


Dari Peringatan 40 Hari Wafat Pak Harto di Astana Giribangun, Jateng:
‘Pak Harto Adalah Seorang Pemimpin Bangsa’

Saat rembang petang menjelang maghrib, hujan yang semula rintik-rintik mulai deras disertai embusan angin. Pohon-pohon bergoyang ketika angin meniup bukit hijau bernama Astana Giribangun, yang terletak di Karanganyar, Solo, Jawa Tengah. Tak pelak, daun-daun yang menguning pun ikut berguguran. Di Masjid Giribangun, seorang pria bertubuh tinggi tegap dan berhidung bangir, berkulit putih dibalut kemeja hitam dengan kopyah hitam, terlihat khusyuk di saf terdepan melaksanakan salat sunah. Semua jamaah masjid agaknya sangat mengenali pria itu. Pria berwajah ganteng itu tak lain, Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto.
Selengkapnya...PDF

Gagal Ginjal
Saudara Emon, 30 tahun, datang untuk meminta pendapat mengenai bapak Saamin 65 tahun yang sedang dirawat dan dicuci darah di RS F Jakarta Selatan dengan gagal ginjal. Bapak Saamin sendiri adalah pasien praktik sore saya yang telah menjadi pasien saya sejak 20 tahun yang lalau, dan dirujukkan ke RS pada tanggal 26 Oktober 2008 ke RS F di Jakarta Selatan karena Gagal Ginjal dan hypertropi prostate. Beliau mempunyai tiga wanita sebagai istri dan dua puluh satu anak dari hasil perkawinannya dengan ketiga istri tersebut. Bapak Emon minta penjelasan mengapa bisa terjadi pembesaran prostat yang berakibat pada Gagal Ginjal.
Selengkapnya...PDF

Semangat Proklamasi dalam Pengentasan Kemiskinan
Suasana hari ulang tahun kemerdekan Republik Indonesia ke-63 masih terasa di segenap lapisan masyarakat. Rasa senang dan riang gembira terpancar di wajah-wajah mereka, seakan melupakan beban hidup yang dialami dari hari ke hari. Bagaimana tidak kalau sebagian masyarakat masih menghadapi ketidakpastian dalam beberapa hal, seperti harga kebutuhan pokok yang mahal, kesempatan kerja yang terbatas dan mahalnya biaya pendidikan.
Selengkapnya...PDF



Anggota Posdaya Bisa Naik Haji
Di Malang Selatan, tepatnya di Dusun Bajulmati, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, kata peraih Damandiri Award 2012 Kategori Perguruan Tinggi Prof Dr H Imam Suprayogo, Rektor Universitas Islam Negeri Maliki Malang, Jawa Timur, menganjurkan agar masyarakatnya mempunyai cita-cita jangka panjang. Ia mengajak anggota Posdaya yang muslim supaya bisa naik haji semua. “Naik haji itu memang mahal, maka naik hajinya tidak sekarang, tetapi naik hajinya rame-rame sepuluh tahun yang akan datang,” ujarnya.
Selengkapnya pdf

Gemari Show 28 Maret 2008
"Pendidik dalam Membangun Sumber Daya Manusia Berkualitas"

Acara Gemari Show 28 Maret 2008 pukul 19:30-21:00 wib disiarkan langsung oleh TVRI Pusat, Jakarta. Acara ini mengangkat isu-isu yang berkenaan dengan pembangunan manusia Indonesia Dengan tajuk "Pendidik dalam Membangun Sumber Daya Manusia Berkualitas".
Hadir dalam acara ini sebagai narasumber Bpk DR Irwan Akid, Rektor Universitas Muhammadiyah Makassar, Bpk Supriadi, Pembantu Rektor dari Universitas Negeri Semarang, Bpk DR Prof Bedjo Suyanto, Rektor Universitas Negeri Jakarta, Dosen dari Akademi Kebidanan Cipto Mangunkusumo, Guru-guru SLB Serang Banten, UPPKS dari Jakarta Utara, Mahasiswa dan mahasiswi Stikom Interstudi Ilmu Komunikasi jurusan Broadcast
Selaku Host Prof Dr Haryono Suyono, Peggy Melati Sukma. Berikut petikan acara Gemari Show....
Video Sesi 1
Video Sesi 2

Video Sesi 3

Video Sesi 4

Video Sesi 5


Audio Sesi 1
Audio Sesi 2

Audio Sesi 3



Prof Dr Alwi Shihab, Menko Kesra Kabinet Indonesia Bersatu
Penanggulangan Kemiskinan Prioritas Agenda Nasional

Berapakah jumlah penduduk miskin di Indonesia sesungguhnya? Dan berapa persen jumlah penduduk miskin dari seluruh penduduk Indonesia? Bagaimanakah kondisi mereka? Perlukah didakan Konferensi Nasional pengentasan kemiskinan? Yang pasti, kata Menko Kesra Kabinet Indonesia Bersatu Prof Dr Alwi Shihab, Jumlah penduduk miskin yang cukup tinggi tersebut membutuhkan pelayanan yang lebih baik agar secara bertahap tapi pasti dapat dikurangi.

Ayu Azhari Meski Sibuk Tetap Lakukan Kegiatan Sosial
Meski seringkali dilanda gosip, karir Ayu Azhari (31) tetap cemerlang. Terbukti, ia merupakan satu-satunya bintang Indonesia yang terpilih sebagai aktris terbaik pada Festival Film Asia Pasifik (FFAP) ke-46 di Jakarta, beberapa waktu lalu. Dibalik itu, ia pun ternyata aktif menggalang dana di bidang sosial. Lalu, bagaimana prinsip aktris ini dalam mendidik anak-anaknya?

Dr H Ahmad Zahro, MA Beribadah, Mengabdi dan Membangun
Jika kebanyakan orang memilih berebut kursi jabatan, berbeda yang dilakukan Dr H Ahmad Zahro, MA. Direktur Program Pascasarjana Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum, Jombang, ini justru menolak jabatan tinggi yang pernah ditawarkan kepadanya, termasuk menolak menjadi rektor sebuah perguruan tinggi. "Berkarya di masjid pun mendatangkan rejeki atau materi.

LUCKY HERAWATI, “DOKTOR POSYANDU”
BANYAK orang memandang sebelah mata, bahkan sinis terhadap kegiatan Pos Pelayanan Terpadu (POSYANDU), sebuah wadah aktivitas kaum wanita dalam meningkatkan derajat kesehatan keluarga yang dilaksanakan terpadu, di bawah bimbingan berbagai instansi antara lain Kesehatan dan BKKBN. Ternyata hasil penelitian menunjukkan bahwa Posyandu banyak manfaatnya dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan keluarga dan masyarakat yang berarti ikut memberikan andil dalam mengangkat tahapan kualitas manusia terutama di pedesaan.

Dr Fuad Bawazier, Dewan Pengawas Yayasan Damandiri::
Bung Karno dan Pak Harto Nasionalis Sejati

Doktor Fuad Bawazier bukanlah analis ekonomi biasa, pendidikan dan pengalamannya sebagai Dirjen Pajak dan mantan Menteri Keuangan ini memberikan perspektif kebijakan yang riil dan inovatif untuk kemajuan bangsa. Bahkan, tulisan-tulisannya yang tajam telah pula membawa warna baru bagi perkembangan perekonomian Indonesia yang terpuruk saat ini.

AYAH empat orang anak dari buah cintanya dengan istri tercinta Hj Suryati binti Supardi, lahir di Tegal, Jawa Tengah, 22 Agustus 1949 sejak kecil hingga remajanya banyak dihabiskan di Cilacap, Jawa Tengah, karena sejak Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas ia selesaikan di Kota yang berjargon "Bercahaya" (Bersih, Elok, Rapi, Ceria, Hijau, Aman dan Jaya).
Setelah menamatkan Sekolah Menengah Atas pada 1968, ia melanjutkan pendidikan sarjananya dimulai pada Fakultas Ekonomi Akuntansi Universitas Gajah Mada (UGM) yang diselesaikan pada 1974, dilanjutkan mengambil Master di Economic Institute Boulder Colorado USA pada 1983, sedangkan PhD diselesaikan di Fakultas Ekonomi University of Maryland USA pada 1988.
Selengkapnya...PDF
Selengkapnya...PDF
Selengkapnya...PDF

Drs HM Idham Samawi, Membangun Komitmen Bersama Bangun Kesejahteraan Keluarga
Semangat desentralisasi dan otonomi daerah telah memberikan makna yang sangat berarti dalam berbagai segi pembangunan daerah mulai dari tingkat penentuan kebijakan sampai tingkat implementasinya. Sejumlah kewenangan dan urusan yang sudah dilaksanakan sejak diberlakukannya UU No. 22 Tahun 1999 tentang Pemda semakin membuka kesempatan untuk melakukan pembaharuan manajemen penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah.



Puasa yang Aman bagi Penderita Kencing Manis
Assalamu'alaikum Wr Wb, dokter Harun, Nama saya SS, pasien bapak di Mampang Prapatan, mohon nasehatnya untuk penyakit Diabetes. Apakah cukup makan nasi saja kalau saur di subuh , dan kalau buka puasa minum susu"D" yg khusus untuk orang diabetes, makan camilan dan buah appel. Terima kasih dokter atas jawabannya, dan mohon maaf lahir batin sehubungan bulan puasa 2009 (SMS diterima 19 Agustus 2009).
Selengkapnya...PDF

Prof Dr Haryono Suyono:
Inti Gagasan Pembangunan Pak Harto

Inti dari gagasan pembangunan Pak Harto (Presisen RI kedua) adalah membangun manusia Indonesia seutuhnya. Pada waktu dunia belum berkiprah dengan Human Development Index (Indek Pembangunan Manusia) Indonesia sudah memulai merubah pembangunan dengan titik sentral penduduk, titik sentral manusia.
Selengkapnya...PDF

MICRO CREDIT FISIBEL UNTUK PENGENTASAN KEMISKINAN.
Masyarakat dunia dalam Global Micro Credit Summit (GMCS) ke II tahun 2006 di Nova Scotia. Halifax (negara bagian) Kanada, bertekat untuk tahun 2006-2015 mampu menyentuh pengentasan kemiskinan bagi 175 juta penduduk miskin melalui Micro Kredit (Micro finance). Pertemuan yang berlangsung 12 s/d15 Nopember 2006, tersebut kembali mengkampanyekan dan menegaskan kepada dunia bahwa pendekatan melalui Micro Finance adalah fisibel untuk memberdayakan penduduk miskin secara langsung dan dapat meningkatkan kesejahteran dari kondisi miskinnya sehingga pengeluarannya tidak dibawah 1 (satu) dollar per hari.
Selengkapnya...PDF
Selengkapnya...PDF


Oos M Anwas
Kampanye Pembangunan via Televisi

Setiap menjelang pemilu atau pilkada, banyak calon legislatif, calon presiden, atau calon kepala daerah yang nongol di layar kaca. Sebagai penonton kadang-kadang kita merasa geli melihat acting mereka yang kaku dan terkesan dipaksakan. Maklum saja mereka bukan artis/aktor. Mereka "terpaksa" tampil di layar kaca karena menyadari bahwa media televisi merupakan media massa yang ampuh (powerfull) dalam memengaruhi masyarakat.
Selengkapnya...PDF

Dr Sunarjo, Ms, MSc, Ketua LIPM
Menggiatkan Gerakan Peningkatan Kualitas Manusia Indonesia

Sebagai kalangan kampus, Ketua Lembaga Indonesia untuk Pengembangan Manusia (LIPM) Dr dr Sunarjo, Ms, MSc merasa sangat prihatin dengan kondisi mutu sumber daya manusia (SDM) bangsa ini. Ia bahkan tidak hanya cukup dengan rasa prihatin, tetapi harus berbuat untuk mengupayakan peningkatan kualitas SDM.

Posdaya Marak di berbagai Kabupaten dan Kota
Hari ini bangsa Indonesia yang beragama Islam mulai menjalankan ibadah puasa. Awal bulan Ramadan mengingatkan akan segera datangnya Hari Raya Idul Fitri dengan segala ritualnya yang memerlukan dana yang cukup besar. Peristiwa ini merangsang banyak penanggung jawab pembangunan bertekad agar keluarga bahagia dan sejahtera di daerahnya segera diwujudkan. Karena itu, disamping berita gegap gempita adanya pejabat yang dicaci di media masa karena dugaan korupsi, masih banyak pemimpin daerah yang bekerja keras mendampingi warganya bersatu memberdayakan keluarganya agar cita-cita keluarga yang bahagia dan sejahtera segera terwujud.



315 Mahasiswa Unitas Padang Gelar KKN Tematik Posdaya
Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya) kian diminati berbagai perguruan tinggi di tanah air. Buktinya, pada acara Ramah Tamah antara Rektor dan Keluarga Besar Universitas Tamansiswa (Unitas) Padang, Sumatera Barat, dengan Pengurus Yayasan Damandiri, Senin 12 September 2011 lalu, dibeberkan pelaksanaan KKN Tematik Posdaya oleh 315 mahasiswa Unitas Padang. Mereka disebarkan di sembilan kabupaten/kota Provinsi Sumatera Barat.
Selengkapnya pdf

Bank Sampah Posdaya Bahagia
Bikin Nasabah Bahagia

“Jangan kalah sama abang-abang, kita kan bank...” Demikian kilah ibu-ibu Posdaya Bahagia saat merangkul masyarakat sekitar untuk menjadi nasabah Bank Sampah. Bedanya lagi, abang-abang sampah itu kaleng saja tidak dibeli. Tetapi, di bank sampah, segala macam sampah seperti kaleng, tutup botol bahkan label pelastik dapat dibeli. Dan nasabah pun menerima buku tabungan setiap kali setor sampah.

PAUD Siti Padmirah Semakin Marak Kegiatan
Harapan kedepan, kami berusaha semaksimal mungkin agar PAUD Siti Padmirah, Pucangsewu, Pacitan bisa berperan mencerdaskan anak-anak bangsa, yang bisa menggantikan generasi tua kita menjadi Generasi Penerus Cerdas dan berakhlak mulia yang menggantikan kita, sehingga membawa Negara Indonesia ini menjadi Negara yang lebih maju, aman, makmur dan tertib dalam beragama.
Selengkapnya...PDF

Dengan KKN Tematik Posdaya Gerak KKN Fokus
Dr Ir Illah Sailah MS, Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti ) Kementerian Pendidikan Nasional menyatakan, bahwa pihaknya sangat mendukung pelaksanaan KKN Tematik Posdaya. "Kita sangat mendukung pelaksanaan KKN Tematik Posdaya.
Selengkapnya...pdf

Posdaya 45 Hijaukan Kota Sejahterakan Warga
Empat lima memiliki makna heroik bagi arek-arek Suroboyo . Di maraknya warga bangsa berjuang meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui gerakan Posdaya, semangat berjuang arek-arek Suroboyo kembali mewarnai kegiatannya. Bahkan Posdaya Empat Lima yang dibangunnya mampu mengukir tinta emas tampil sebagai pelopor dalam pemberdayaan keluarga, masyarakat dan bangsanya. Posdaya Empat Lima terpilih sebagai juara pertama tingkat nasional dalam upaya pemberdayaan kesejahteraan warganya. Kiprahnya mampu menarik daerah lain untuk belajar tentang kegiatan Posdaya yang dibangunnya.
Selengkapnya...PDF

Dimulai Dari Satu Kilo Telur Kini Omzetnya Puluhan Juta Rupiah
Kerja apapun, kalau dilandasi dengan semangat tinggi, ulet, pantang menyerah dan tidak malu-malu karena memang halal pasti akan membuahkan hasil.
Ini juga yang dialami Hj Sukartiningsih Ali Kusno. Dimulai dari Satu kilogram telur, rotinnya ditawarkan dari warung kewarung, kadang hanya dipandang sebelah mata. Tapi karena ulet, pantang menyerah, kini usahanya berkembang dan omzetnya lebeih dari sratus juta sebulan.


Anneke R Morin Berharap Miliki Pemimpin yang Mampu Beri Solusi Soal Kependudukan
Persoalan kependudukan dan gerakan program Keluarga Berencana (KB) harus dihidupkan kembali secara serius. Sebab, jika tidak, bisa menghambat lajunya gerakan pembangunan, khususnya di era otonomi daerah. Menurut peraih penghargaan Institusi Masyarakat Pedesaan (IMP) Terbaik Nasional 2004 Anneke R Morin, hanya ada satu pilihan, yakni pemerintah mendatang sendiri harus berani membangun kesadaran sekaligus menjadikan pembangunan kependudukan sebagai prioritas unggulan.

SETELAH RAIMUNA, MAJU TERUS
Akhir bulan lalu, bersamaan dengan dimulainya tahun ajaran baru, para remaja, Pramuka Penegak dan Pandega, yang mengikuti Raimuna 2003 telah kembali ke kampung untuk melanjutkan kehidupannya seperti sedia kala, bersekolah menyiapkan diri menyongsong masa depan dengan penuh harapan. Selama sepuluh hari kita bangga menyaksikan tidak kurang dari 7000 Pramuka Penegak dan Pandega, dengan penuh ceria berkumbul bersama mengikuti berbagai acara serta merancang kerjasama untuk masa depan yang tertib dan damai.

Direktur Utama BPD DIY Drs Harsoyo, MSi:
Posdaya Sejahterakan Jamaah Masjid

Program Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya) yang tengah digarap Prof Dr Haryono Suyono, menurut Direktur Utama Bank Pembangunan Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta (BPD DIY) Drs Harsoyo, MSi, merupakan gagasan luar biasa. "Karena, Posdaya dikembangkan dari Posyandu yang sekarang sudah ada, sambil menghangatkan kembali posyandu yang akhir-akhir ini dampaknya mulai berkurang. Ini sangat bermanfaat bagi masyarakat/' paparnya.
Selengkapnya...PDF

Uniku Kembali Gelar KKN Tematik Posdaya
KKN Posdaya Tingkatkan Derajat Kesehatan

Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya) kini menjadi agenda rutin berbagai perguruan tinggi di tanah air. Pelaksanaannya pun kian menuai pujian dan sambutan positif dari berbagai kalangan. Tak pelak, setiap kegiatan itu digelar kerap disambut antusias baik kalangan civitas akademika maupun masyarakat luas yang menjadi lokasi KKN Tematik Posdaya. Hasilnya, mampu memberi sumbangan berharga dalam upaya mengentaskan kemiskinan sekaligus meningkatkan derajat kesehatan, kesejahteraan dan kemandirian masyarakat.

Perajin Airguci dan Batu Bata Butuh Pemberdayaan
Kaum perempuan perlu diberdayakan agar bisa mandiri dan tidak terjebak dalam tindakan yang negatif. Namun kebanyakan dari mereka, bila usahanya sudah berjalan, terkendala oleh kurangnya modal. Seperti halnya sekelompok kaum perempuan di Kecamatan Martapura Timur, Banjar Baru, Kalimantan Selatan. Mereka telah puluhan tahun memberdayakan diri sebagai perajin airguci, yakni produk kerajinan mirip sulaman.
Selengkapnya...PDF

Kandepag Sumbar: EMBARKASI HAJI KEBANGGAAN SUMATERA BARAT SEMAKIN LENGKAP
Kepala Kantor Wilayah Departemen Agama Sumatera Barat Drs.H.Darwas didampingi Drs.H.Japeri,MM, Kepala Bidang Haji, Zakat dan Wakaf, berkata Embarkasi Haji Padang Sumatera Barat, kini semakin lengkap. Selain asrama berkapasitas 1200 tempat tidur, embarkasi juga sudah dilengkapi klinik permanen, gudang permanen, aula kedatangan, aula pemberangkatan, alat-alat peraga yang dibutuhkan jamaah untuk manasik dan masjid yang cukup megah.
Selengkapnya...PDF

MASJID BAITUROHMAT, Kesembon Kabupaten Malang, Jatim.
POSDAYA KELUARGA SEMAKIN MEMAKMURKAN MASJID

Masjid Baiturohmat berdiri megah diantara kaki Gunung Kawi dan Gunung Kelud Jawa Timur. Masjid Baiturohmat beralamat Jl. Raya Sukosari Kecamatan Kesembon Kabupaten Malang berlokasi sekitar kurang lebih 80 Km arah Barat dari kota Malang. ini dibangun oleh YAMP (Yayasan Amal Bhakti Muslim Pancasila) dan diresmikan oleh presiden RI kedua HM.Soeharto, diawal tahun 90-an.
DKM (Dewan Kerja Masjid) Masjid Baiturohmat bekerjasama dengan Kepala Pemerintahan setempat serta warga desa Sukosari Kabupaten Malang dan juga melibatkan Posyandu (Kesehatan Balita), Yayasan AL Ikhlas (Pedidikan), Yayasan Madina (Kesehatan, Rumah Sakit Islam Madinah) serta dukungan dari Yayasan Damandiri, telah mewujudkan program Posdaya Keluarga berbasis Masjid.


Page: <Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 Next>
 

Gemari | KBI Gemari | Dharmais | Harian Pelita | Majalah Amanah | Dradio 103.4 FM
Damandiri | Trikora | Dakab | Gotong Royong | Yastroki | Supersemar | Yamp | Indra


Home | Profil | Kontak Kami | Buku Tamu
Redaksi Damandiri : redaksi@gemari.or.id
Copyright © 2003 gemari.or.id
designed by Gemari Online